
Tak terasa sudah dua jam lamanya rapat antara Lu Chen, Zahra, Amber beserta Xiao Feng akhirnya selesai sudah. Dengan tangan terampil dari Zahra beserta selera fashion Amber membuat kostum Lu Chen menjadi dinamis dan fashionable. Di tengah-tengah kesibukan mereka yang sedang saling berdiskusi suara ponsel Lu Chen berbunyi. Lu Chen segera menghentikan kegiatannya dan menjawab ponselnya.
“Halo?.” (bahasa mandarin)
“Halo Lu! Ini aku Jiazhen.” (bahasa mandarin)
Ternyata yang menelpon Lu Chen adalah Jiazhen, suami dari Jessica sekaligus teman Lu Chen saat SMA.
“Oh, Jiazhen. Apa kabar? Ada apa kamu menelpon?.” (bahasa mandarin) Lu Chen penasaran tiba-tiba Jiazhen menelpon dirinya, karena sejak Gala Dinner mereka belum pernah sekalipun bertukar kabar.
“Aku baik, Lu Chen apa kamu sibuk hari ini?. Aku berniat mengundangmu ke Mansion ku malam ini. Dan jangan lupa ajak Xiao Feng manajer mu itu.” (bahasa mandarin) Jiazhen mengundang Lu Chen beserta Xiao Feng untuk makan malam ke Mansion nya, karena dirinya juga berjanji saat Gala Dinner lalu untuk mengundang Lu Chen ke Mansion nya.
“Hari ini?. Sebenarnya aku harus kembali ke perusahaan untuk membicarakan single terbaruku dengan composer, tapi sepertinya bisa ku undur besok.” (bahasa mandarin) Lu Chen mengosongkan semua jadwal hari ini untuk undangan Jiazhen, karena ini juga memberinya kesempatan untuk mengantar Zahra pulang. Karena Lu Chen masih enggan untuk berpisah dari kekasihnya itu, maklum ibarat pasangan itu sedang anget-angetnya.
“Baiklah, aku akan menunggumu malam ini!. Jangan lupa ajak Xiao Feng!.” (bahasa mandarin) Jiazhen langsung menutup telponnya dengan Lu Chen.
“Siapa?.” Zahra bertanya dengan raut wajah penasarannya.
“Sepertinya aku tidak dapat menghadiri meeting hari ini dengan George. Xiao Feng kau harus membatalkannya segera!.” (bahasa mandarin)
“Apa? Kamu tahu jadwal dia sangat padat. Sangat sulit untuk mendapatkan waktu kembali. Lu Chen jangan bercanda!.” (bahasa mandarin)
Xiao Feng masih tidak habis pikir dengan artisnya itu, yang suka main cancel dadakan tanpa adanya alasan khusus.
“Karena malam ini aku ada undangan makan malam dari Jiazhen. Dan kamu juga diajak Xiao Feng!.” (bahasa mandarin) Lu Chen memberitahukan hal tersebut dengan wajah sumringah sembari menoleh ke arah Zahra.
“Maksudmu apa? Aku tidak mengerti bahasamu. Zahra yang hanya bingung sedari tadi mendengar Lu Chen dan Xiao Feng yang berbicara dengan bahasa mandarin yang tidak ia mengerti. Dan Amber pun yang melihatnya menahan tawa karena melihat ekspresi kebingungan dari sahabatnya itu.
“Hari ini kita ada undangan makan malam dari Jiazhen.” Lu Chen menerjemahkannya dengan bahasa Indonesia kepada Zahra.
“Hah? Jiazhen? Suami Jessica?.” Zahra terkejut dengan ajakan suami sahabatnya itu yang sangat mendadak. Dan Zahra pun mencium aroma-aroma udang di balik bakwan dari ajakan Jiazhen tersebut.
__ADS_1
Zahra mulai melirik Amber, karena dia yakin Amber pasti mengetahui rencana dari Jiazhen. Tapi Amber hanya melebarkan ke dua tangannya ke samping seolah-olah dirinya tidak tahu menahu soal ini.
“Awas kamu Amber!.” Bathin Zahra menggerutu.
Xiao Feng yang pusing dengan sikap Lu Chen yang suka semaunya itupun harus membatalkan jadwal Lu Chen malam ini. Memang sulit menjadi manajer artis besar seperti Lu Chen, karena yang terpenting baginya saat ini adalah menjaga mood dari artisnya itu.
“ Nasib… nasib…! Kamu yang pacaran kok aku yang susah?.” (bahasa mandarin) Xiao Feng bergumam dalam hati.
***
Mobil mewah Lu Chen sudah sampai pekarangan depan mansion Jiazhen. Di depan lobby sudah terlihat Jiazhen beserta sang istri menyambut kedatangan Lu Chen beserta Zahra, Amber dan Xiao Feng.
Senyum Jiazhen beserta Jessica melebar ketika Lu Chen datang turut membawa serta Zahra. Dan Lu Chen pun terlihat menggenggam tangan Zahra tanpa malu-malu di hadapan JiaZhen dan juga Jessica.
“Selamat Datang!.” (bahasa mandarin) Jiazhen menyambut kedatangan Lu Chen dengan semangat.
“Akhirnya aku bisa mampir ke Mansion mu juga. Setelah enam tahun lamanya kita tidak bertemu sobat!.” (bahasa mandarin) Lu Chen menjabat tangan Jiazhen dengan penuh semangat pula layaknya teman akrab yang sudah lama tidak bertemu.
“Baiklah langsung saja kita masuk ke ruang makan. Ayo!.” Jessica mempersilahkan seluruh tamu untuk masuk ke dalam mansion.
Sesampainya di ruang makan mereka dikejutkan dengan Confetti yang datang tiba-tiba di depan Zahra dan Lu Chen. Zahra dan Lu Chen pun menatap satu sama lain, seolah bingung dengan apa yang terjadi.
“Selamat ya! Akhirnya pecah telor juga!.” Amber yang berdiri di belakang ikut memberi selamat bersama dengan Jiazhen dan juga Jessica.
Lu Chen dan Zahra yang masih bingung dengan apa yang terjadi berusaha tersenyum untuk menetralkan suasana.
“Pecah telor?.” Lu Chen bertanya kepada Jiazhen maksud dari ucapannya Jiazhen itu. Karena jujur sudah lama tidak di Indonesia banyak istilah-istilah di Indonesia yang tidak ia mengerti.
“Maksudnya, akhirnya Zahra sudah tidak jomblo lagi.” (bahasa mandarin) Jiazhen bertepuk tangan meriah setelah mengatakan hal itu kepada Lu Chen. Padahal sebenarnya bukan cuma Zahra yang pecah telor dirinyapun belum pernah pacaran sebelumnya. Jadi bisa dikatakan keduanya baru pecah telor.
“Ehem! Yang pecah telor itu dua-duanya bos!.” (bahasa mandarin) Xiao Feng menegaskan kepada Jiazhen yang dia sudah anggap seperti bosnya sendiri, karena Jiazhen juga merupakan pemilik saham dari Light Entertainment tempatnya bekerja.
__ADS_1
Wajah Lu Chen dan Zahra seketika memerah, karena malu dengan istilah pecah telor yang disematkan teman-temannya itu. Namun hati mereka saat ini sangatlah bahagia, karena ternyata teman-temannya itu mendukung hubungan mereka. Dan kini mereka yakin bahwa badai yang akan datang dapat mereka atasi bersama-sama.
***
Jakarta, Kediaman Keluarga Lu
Tok! Tok! Tok!
“Masuk!.” Suara lelaki paruh baya yang masih terlihat tampan diusianya meminta seseorang yang ada di luar ruangannya untuk segera masuk.
Terlihat wajah yang tidak asing yaitu Mr. Lucas yang kita tahu sebelumnya adalah asisten dari Nyonya Lu yaitu Jiang Xi.
“Bagaimana kabar Lu? Apa kau sudah melaksanakan apa yang ku perintahkan?.” Lelaki paruh baya itu meminta Mr. Lucas menyampaikan berita dari Lu Chen. Lelaki paruh baya dengan tatapan yang datar itu adalah Jackson Lu ayah kandung dari Jason Lu aka Lu Chen.
Mr. Lucas pun memberikan sebuah tablet yang berisi salah satu berita yang sedang trending di Cina saat ini.
Jackson Lu yang melihat hal itu langsung membuang tablet tersebut ke lantai hingga layarnya retak.
“Cepat kau selidiki wanita yang bersamanya! Dan selidiki juga pergerakan mantan istriku. Aku yakin dia tahu soal ini.” Jackson Lu memegangi dadanya yang terasa sakit akibat melihat berita tersebut.
Sontak membuat seorang wanita cantik yang namanya sedang trending akhir-akhir ini di Indonesia karena telah menikah dengan pengusaha sukses asal Cina yaitu Niki Freya. Dengan wajah khawatir yang dibuat-buatnya itu, menuju sang suami yang terlihat menahan sakit.
“Diam kau! Aku tidak butuh bantuanmu! Menyingkir!.” Jackson Lu yang merasa jijik dengan istrinya itu, lebih memilih dibantu Mr. Lucas untuk menuju ke kamarnya.
Memang benar Jackson Lu dan artis cantik asal Indonesia ini menikah beberapa bulan lalu. Tapi hal itu dikarenakan Jackson Lu dijebak oleh artis cantik itu, Jackson Lu diberikan obat perangsang di minumannya saat sedang bertemu dengan salah satu kliennya di bar saat awal tahun lalu.
Dan Niki mengancam akan membeberkan perbuatan tak senonoh Jackson Lu yang berani menjamah tubuhnya saat itu kepada media. Dan untuk menutupi hal tersebut, Jackson Lu terpaksa menikahi artis bermuka dua itu untuk menutup aibnya.
Author
__ADS_1
Wah wah! Ternyata selain ada rubah betina, juga ada ular bermuka dua guys!