Cowok Cantik Milik Zahra

Cowok Cantik Milik Zahra
Single Baru


__ADS_3

Hari ini adalah peluncuran single Lu Chen beserta Sunny Chen, mereka menggelar sebuah konferensi pers untuk meresmikan pelucuran single tersebut. Aaron Lu menjelaskan bahwa ini merupakan duet single pertamanya Lu Chen dengan penyanyi wanita dan penyanyi wanita pertama yang mendapatkan kesempatan emas ini adalah Sunny Chen rekan satu agencynya. Dan perkataan Aaronpun membuat semua awak media menjadi bertanya-tanya soal alasan Sunny Chen terpilih sebagai rekan duetnya.


“Apa ada alasan pribadi di balik pembuatan single ini?.” (bahasa mandarin) Tanya seorang wartawan laki-laki dari salah satu media online.


“Tidak ada alasan pribadi di balik ini, ini murni saya memilih Sunny Chen karena kompetensinya di dunia tarik suara.” (bahasa mandarin) Jawab Lu Chen yang langsung mengambil alih pertanyaan.


“Apa gosip bahwa anda memiliki hubungan pribadi dengan Sunny Chen sebelumnya itu benar adanya?. Bahkan kalian dikabarkan berkencan saat di Indonesia?.” (bahasa mandarin) Tanya wartawan lainnya.


“Saya rasa berita itu dilebih-lebihkan dan kami saat ini sedang fokus pada pekerjaan kami saja.” (bahasa mandarin) Jawaban Lu Chen yang dibenarkan oleh Sunny Chen dengan anggukannya.


Namun para awak media tidak berhenti sampai di situ merekapun mulai menanyakan kembali perihal foto yang ada di media yaitu foto misterius Lu Chen yang sedang berkencan dengan seorang wanita dan mereka berpikir kalau wanita yang ada di dalam foto tersebut adalah Sunny Chen.


Aaronpun akhirnya menghentikan pertanyaan para awak media dengan pernyataan bahwa mereka kemari adalah untuk promosi single terbaru bukan membahas tentang pribadi. Dan Aaronpun meminta pengertian para awak media agar tetap fokus kepada acara hari ini dan mengesampingkan perihal gosip yang beredar. Untungnya mereka mengerti dan suasana dapat terkendali kembali.


Dan acarapun berlanjut dengan sesi tandatangan untuk CD album Lu Chen yang terdapat single duetnya dengan Sunny Chen. Dan CD tandatangan tersebut akan disebar di beberapa toko musik sebagai hadiah untuk para pembeli pertama di toko tersebut.


Dan penutup acara tersebut adalah performa Lu Chen bersama Sunny Chen. Mereka menampilkan performa yang luar biasanya kepada para tamu undangan yang hadir. Dan acara tersebut dimanfaatkan oleh para awak media untuk membuat gosip mereka berdua, seolah-olah Lu Chen dan Sunny Chen adalah pasangan yang sempurna.


Bila dilihat dari Lu Chen yang pertama kalinya membuat single duet dengan penyanyi wanita. Dan bila dilihat dari lirik yang Lu Chen ciptakan di dalam lagunya, sangat mendalam seperti tertulis untuk kekasih tercintanya. Dan yang sebenarnya memang lagu tersebut untuk kekasihnya Zahra.


Tapi Lu Chen belum memberitahukan soal lagu tersebut kepada Zahra. Ia berniat ingin memberikan kekasihnya itu kejutan pada tahun baru ini. Namun yang terjadi mereka justru hilang kontak, hingga tidak tahu apakah surprise Lu Chen akan berhasil kepada kekasihnya itu. Lu Chen sangat mengharapkan kekasihnya tersebut segera memberikan kabar kepadanya.


***


Selepas acara Lu Chenpun kembali ke Light Entertainment bersama dengan Sunny Chen dan Xiao Feng. Lu Chen terlihat sangat lesu dan sepanjang jalan mulutnya tak bersuara sepatah katapun, hingga Sunny mencoba memecah keheningan dengan pertanyaannya.


“Ehh.. Lu Chen, kapan Zahra ke Beijing?.” (bahasa mandarin) Tanya Sunny ragu-ragu.


Xiao Feng yang mulai melirik ke arah Sunny dengan tatapan nyalang, Xiao Feng seolah-olah mengisyaratkan bahwa Sunny sedang membangunkan macan yang sedang tidur.


“Oh maaf Lu Chen kamu tak perlu menjawabnya, sungguh!.” (bahasa mandarin) Sunny yang menarik kembali pertanyaannya.

__ADS_1


“Oh tidak apa-apa Sunny, seharusnya ia akan kembali, hanya saja aku tak tahu kapan.” (bahasa mandarin) Lu Chen yang menjawab dengan senyum sedikit terpaksanya dan kemudian kembali dengan senyum kecut selepas menjawab pertanyaan dari Sunny.


“Oh benarkah?. Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengannya. Karena ku rasa dengan Zahra berada di Beijing, aku bisa memiliki tambahan teman.” (bahasa mandarin) Sunny yang sangat antusias dengan kembalinya Zahra.


“Yah, begitu juga denganku, aku sangat sangat sangat mengharapkannya.” (bahasa mandarin) Ingin menangis tapi Lu Chen coba tahan karena ada Sunny Chen di hadapannya.


Dan Xiao Fengpun lagi-lagi melirik ke belakang, ia mencoba mengisyaratkan Sunny untuk segera diam dan jangan banyak bicara lagi. Dan Sunnypun berhenti berbicara, ia takut dengan tatapan Xiao Feng yang seperti banteng mengamuk itu.


Sebenarnya Xiao Feng tahu Lu Chen beberapa hari ini sedang galau, karena dirinya yang tak dapat menghubungi Zahra. Mau bagaimana lagi, Xiao Fengpun tak dapat membantunya, bukan berarti ia tidak mencoba untuk menghubungi Zahra. Ia sempat mencobanya, namun hasilnya sama seperti Lu Chen iapun tak dapat menghubunginya.


***


Zahra sedang sibuk dengan beberapa designnya yang akan dikirim kepada kliennya. Amberpun juga terlihat sibuk membantu Zahra untuk menambahkan beberapa warna pada designnya.


Dan disela pekerjaan mereka, tiba-tiba terdengar suara notifikasi dari ponsel Zahra. Dan Zahrapun menghentikan kegiatannya lalu melihat sekilas ponselnya itu. Dan ternyata itu adalah notifikasi dari toko tempat ponselnya diperbaiki.


“Dari siapa?.” Tanya Amber.


“Dari toko servis Handphone. Hari ini ponselku sudah bisa diambil.” Jawab Zahra.


“Gak apa-apa, nanti pulang baru aku sekalian ambil. Lagipula sim cardku juga sudah gak berfungsi, harus ke gerai dahulu untuk perbaikan, tapi aku belum sempat.” Ungkap Zahra yang memang sudah berganti nomor.


“Apa Lu Chen udah tahu?. Kamu kan susah menghafal nomor. Jangankan nomor klien, nomorku aja kamu gak ingat!.” Tanya Amber yang memang tahu kalau temannya itu sukar dalam menghafal nomor, lebih tepatnya malas.


“Ya ampun!!. Aku lupa tanya apa Lu Chen udah tahu soal ini ya?. Aku udah titipin Jessica soal ini. Tapi kenapa Lu Chen masih belum kasih kabar?.” Tanya Zahra yang lupa soal Lu Chen.


“Hadeuhhh!!. Udah pasti si pelupa satu itu pasti juga lupa!. Udah sekarang aku telpon Xiao feng aja. Kebetulan aku simpan nomornya.” Ucap Amber yang mencoba membantu Zahra.


Dan saat itu juga Amber menghubungi Xiao Feng.


“Halo, dengan Xiao Feng?.” (bahasa mandarin) Tanya Amber.

__ADS_1


“Maaf ini siapa?.”  (bahasa mandarin) Tanya Xiao Feng yang memang belum menyimpan nomor Amber.


“Ini aku Amber, maaf mengganggu.”  *(bahasa mandarin) *


“Oh tidak apa-apa Amber, aku sedang tidak sibuk.” (bahasa mandarin) Ucap Xiao Feng yang tak ingin Amber sungkan terhadapnya.


“Zahra ingin berbicara denganmu.”  (bahasa mandarin) Amber langsung memberikan ponselnya kepada Zahra.


“Xiao Feng, apa kabarmu?.” (bahasa inggris) Sapa Zahra.


“Aku baik, bagaimana denganmu?.” (bahasa inggris) tanya Xiao Feng kembali.


“Xiao Feng, aku hanya ingin bertanya kabar Lu. Apa dia baik-baik saja?.” (bahasa inggris) Tanya Zahra yang ingin tahu keadaan Lu Chen kekasihnya.


“Zahra, mengapa kamu tidak ada kabar?. Dia sangat menderita, kamu sungguh tidak tahu?.” (bahasa inggris) Jawab Xiao Feng yang memang benar adanya beberapa hari ini mood Lu Chen sedang tidak baik.


“Maafkan aku, tiba-tiba saja ponselku rusak dan Sim Cardku juga tak berfungsi hingga aku harus ganti nomor. Dan aku lupa menghubunginya. (bahasa inggris) Sesal Zahra yang mendengar keadaan Lu Chen dari Xiao Feng.


“Tidak apa-apa, itu biasa terjadi. Tapi aku sebenarnya senang ia menderita seperti ini. Setidaknya itu menghibur diriku karena seringkali dikerjai olehnya. Kamu tahu sifatnya seperti apa?. Sangat lucu melihat dia menderita karenamu. Hahaha!.” (bahasa inggris) Ucap Xiao Feng yang sering kali dibuat kesal oleh kekasih Zahra itu.


“Yah begitulah Lu Chen, aku minta maaf atas dirinya. Tapi apa kamu bisa memberikan nomornya kepadaku?. Sebenarnya aku lupa menghafal nomornya, karena kejadiannya sangat tiba-tiba.” (bahasa inggris) Jawab Zahra yang membuat kaget Xiao Feng karena Zahra tak tahu nomor telpon Lu Chen.


“Hah, ini pertama kalinya wanita tak mengingat nomor Lu Chen. Kau memang hebat Zahra!. Pantas saja Lu Chen takluk padamu, tapi sebenarnya aku memiliki sedikit ide gila untukmu.” (bahasa inggris) Ucap Xiao Feng yang tiba-tiba memiliki ide gila di pikirannya.


“Apa itu?.” (bahasa inggris) Tanya Zahra yang penasaran dengan ide gila Xiao Feng.


Entah ide gila apa yang diberikan Xiao Feng kepada Zahra. Namun sepertinya dapat membuat Lu Chen merana karenanya.


 


Author 

__ADS_1


Kira-kira ide gila apa yang diberikan Xiao Feng kepada Zahra guys!


 


__ADS_2