
Acara Nela pun berlangsung meriah dan semangat fans Nela tidak pernah berhenti, selama acara di mulai.
Arga, Azka dan Bella tentu sudah ada di barisan terdepan, selama acara berlangsung euforia penonton tidak pernah padam.
Di tengah acara, ketika Nela istirahat bernyanyi, tiba-tiba lampu menyoroti penonton VIP.
Ternyata seseorang yang di sorot itu adalah Marvin dan Kirani, yang membuat Nela langsung terharu karena tidak menyangka papahnya akan datang.
Marvin dan Kirana kemudian berjalan naik panggung, sementara Nela sudah meneteskan air mata harunya.
Nela juga berjalan pelan menghampiri kedua orang tuanya dan langsung memeluk papahnya terlebih dahulu, karena ini pertama kali Marvin datang di acara nya.
"Papah" panggil Nela lirih.
"Selamat yah sayang" ucap Marvin sambil melepas pelukannya dan mengusap air mata putrinya.
Nela kemudian beralih memeluk mamahnya, "Mami" ucap Nela.
"Iya sayang" jawab Kirani.
MC menghampiri mereka, "Wow wow ini luar biasa, kalian sebagian para penggemar Nela, tentu sudah tau siapa Nela princess Jansen. Benar dia adalah putri tunggu dari Marvin Jansen CEO Jansen group, selama perjalanan karir dari Nela, dia tidak pernah memanfaatkan nama besar dari orang tuanya, hingga dia bisa mencapai puncak karir nya sampai saat ini" ucap MC itu dengan lantang.
"Maaf tuan Marvin, apa ada yang ingin di sampaikan ke pada putri anda" ucap MC itu lagi sambil memberikan Mic pada Marvin.
Marvin mengambil mic itu dengan wibawanya, "Saya Marvin Jansen, sangat bangga dengan putri saya Nela Princess Jansen, dengan apa yang di capai nya sekarang" ucap Marvin.
Nela menatap papah nya, "Papah, Mami, terima kasih kalian selalu ada untuk Nela dan terimakasih juga pada suamiku tercinta yang ada di salah satu kursi penonton" ucap Nela dan di susul tepuk tangan para Fans nya.
__ADS_1
Arga langsung berdiri dan berjalan naik panggung dengan memegang buket bunga, kemudian menyerahkan bunga itu kepada Istrinya.
"Makasih sayang" ucap Nela sambil mengambil bunga tersebut dan mereka berpelukan.
"Pak Arga, silahkan ada yang ingin di sampaikan ke pada istri anda?" tanya MC tersebut.
Arga melepas pelukannya, "Saya Arga Mahendra sangat bangga dengan istri saya dan kalian perlu tua, sebelum saya menikahinya, saya juga termasuk penggemar berat seperti kalian" ungkap Arga lalu mencium kening istrinya.
"Wah ini benar-benar luar biasa, pantas saya anda terlihat sangat mencintai istri anda" timpal MC itu lagi.
Sementara Nela mantap bahagia melihat suaminya, "Sayang saat ini aku sudah percaya padamu dan ingin sekali punya anak darimu, jadi aku akan berhenti meminum pengaman agar kita segera mempunyai anak" batin Nela.
kemudian Nela bicara, "Terimakasih sayang, atas dukungannya selama ini dan aku juga ingin berterimakasih pada seseorang yang juga ada di tengah kursi penonton, beliau adalah Azka Ricardo" ucap Nela menggandeng tangan suaminya.
"Silahkan pak Azka di persilahkan naik ke atas panggung" ucap MC tersebut.
Azka kemudian berjalan naik di atas panggung dan setelah berada di samping Nela, Nela langsung melepas tangannya di legan suaminya dan menghadap pada Azka, membuat Arga menatap tangan istrinya yang melepas lengannya.
"Azka ini merupakan teman masa kecil saya dan bisa berperan sebagai kakak saya juga, beliau selalu mendukung karir saya dari kecil sampai sekarang dan sampai saya mempunyai suami, terima kasih Azka" ungkap Nela, lalu memeluk sahabat nya.
Sementara tatapan Azka tertuju pada Arga, seolah-olah menantangnya dan di balas tatap tajam oleh Arga, kemudian Azka melepas pelukannya.
"Kalian semua pasti bangga mempunyai idola seperti Nela Princess Jansen, yang mempunyai tiga pria hebat yang berada dalam hidup nya untuk mendukung nya" ucap MC nya dan di susul tepuk tangan yang meriah para penonton.
Acara pun berlangsung kembali dan Nela kembali mempersembahkan menampilkan spektakuler nya, yang membuat para penggemarnya terhipnotis oleh aksi-aksi panggung nya.
****
__ADS_1
Akhirnya acara pun sudah selesai dan berlangsung lancar, Nela langsung menemui kedua orang tuanya yang sudah lebih dulu ke ruang VIP.
Nela langsung memeluk papah nya dengan majah, "Papah" ucap Nela.
"Papah bangga dengan mu nak dan kamu beruntung mempunyai suami yang mendukung mu sampai puncak karir mu" ucap Marvin sambil mengusap kepala putri nya.
Kemudian Nela beralih memeluk Mamanya, "Mami malam ini aku sangat bahagia" ucap Nela.
"Iya sayang, semoga kedepannya kamu bisa secepatnya memiliki bayi, agar kebahagiaanmu bisa sempurna" balas Kirani, sambil melepas pelukannya dan mengelus pipi putri nya.
"Iya Mam" jawab Nela.
**
Sementara itu Arga sedang berbicara dengan produser lebel musik, agar tetap merahasiakan pada Nela bahwa semuanya sekarang di bawa naungan Jansen group.
Dari arah belakang datang lah Azka dengan berjalan santai menghampiri Arga dan produser itu berjalan keluar.
Hingga tinggal lah Arga dan Azka membuat suasana berubah menjadi dingin di sekeliling nya, karena saat ini mereka sekarang beradu saling menatap, seakan akan tidak ada yang ingin mengalah.
"Pak Arga, apa anda sudah mengerti maksud saya, anda bisa lihat sendiri tadi, betapa Nela menganggap ku sangat berarti dalam hidupnya" jelas Azka masi menatap tajam pada Arga.
Arga tersenyum mengejek tidak mau kalah, "Pak Azka, anda jangan salah mengartikan sikap baik wanita, saya rasa kuping mu itu bisa mendengar kalau saya adalah suaminya dan sedangkan anda hanya sahabat nya" balas Arga dan tidak kalah tajam menatap Azka.
"Oke status suami yang kamu banggakan itu sekarang, coba kamu pikir, apa ada hal yang hanya kalian berdua yang tahu, yang tidak Nela mengatakan padaku" tutur Azka dengan nada pelan tapi menekan suaranya.
"Tapi sudah lah pak Arga, sepertinya anda akan kesulitan menjawabnya, jadi tidak usah di jawab" sambung Azka, lalu berjalan pergi.
__ADS_1