
Arga kemudian melepaskan tangan Nela di lengannya, lalu menghadap pada Nela dan memegang kedua tangannya.
"Nela, aku memang sangat mencintai mu, tapi aku tidak akan memaksa dirimu untuk mencintaiku" ucap Arga.
"Arga, apakah karena satu kesalahanku, menutup rasa cinta ku padamu selama ini" balas Nela.
Arga yang mendengar penyataan Nela, tidak menjawab dan masi saja terlihat dingin pada Istrinya.
Nela kemudian berdiri dan berjalan masuk ke dalam kamar Arga, membuat Arga menatapnya dan tersenyum tipis.
"Dia memang keras kepala" gumam Arga dan mengikuti langkah Nela masuk kamarnya.
Nela melihat-lihat sekeliling kamar Arga dan menoleh melihat Arga di belakangnya, "Aku boleh menginap di sini kan?" tanya Nela kemudian berjalan duduk di atas kasur.
Arga menatap ke sembarang arah, tidak menjawab pertanyaan istri nya dan berusaha menahan diri pada Nela.
__ADS_1
"Diam mu itu, ku artikan aku di izinkan" sambung Nela lalu tersenyum manis.
Arga kemudian berjalan ke arah balkon dan menatap pemandangan kota metropolitan yang gemerlap.
Usaha Nela untuk membujuk suaminya, tidak berhenti sampai di situ, dia kemudian mengambil lingerie seksi yang di bawahnya di tas selempang nya.
Nela tersenyum menatap Lingerie di tangan nya dan masuk dalam kamar mandi untuk memakainya.
Nela terlihat cantik dan seksi dengan Lingerie merah yang di pakai nya sekarang, dia kemudian berjalan pelan kearah balkon dan langsung memeluk suaminya dari belakang.
"Sayang aku tidak akan berhenti berusaha meminta maaf padamu, sampai kamu memaafkan ku" ucap Nela sambil menyandarkan wajahnya di punggung Arga.
Arga kemudian memutar tubuhnya menghadap pada Nela dan langsung memeluk istri dengan erat, "Sayang kamu tidak perlu melakukan semua ini, aku tidak bisa marah padamu terlalu lama, aku hanya kecewa saja karena kamu menyembunyikan hal se intim itu padaku" tutur Arga.
"Maafkan aku sayang" ucap Nela dengan terisak dalam pelukan Arga.
__ADS_1
Arga melepas pelukannya, "Ssst.. berhenti lah sayang meminta maaf, karena ini bukan sepenuhnya salahmu" balas Arga sambil menatap Nela tampa berkedip.
Detik berikut nya, Arga langsung mencium bibir mungil istri nya dengan lembut, membuat Nela memejamkan matanya menikmati ciuman suaminya yang sudah di rindukan nya.
Arga juga menikmati bibir istri nya yang sudah di rindukan nya dan tangan kirinya melingkar di pinggang Nela, sementara tangan kanannya sudah asyik bermain di buah kenyal istrinya.
Cukup lama permainan bibir mereka berlangsung panas, hingga akhirnya Arga berjalan masuk membuat Nela bejalan mundur.
Setelah berada di samping ranjang, Arga langsung membaringkan Nela di atas kasur tampa melepas ciuman nya.
Permainan keduanya berlangsung panas di atas ranjang, hingga tidak terasa mereka sudah sama-sama polos dan pakaian mereka sudah berhamburan di lantai.
Setelah cukup lama pemanasan, Arga mulai menekan pinggulnya berulang-ulang, sementara mulutnya sedang asik bermain di buah kenyal milik istrinya.
Cukup lama permainan Arga berlangsung dan sudah banyak gaya yang di lakukan nya, sementara Nela sudah tidak berdaya dengan permainan perkasa suaminya.
__ADS_1
Arga yang melihat istrinya sudah tidak berdaya, barulah Arga mengeluarkan larva panas yang ada dalam tubuh nya, kemudian mencium kening Nela dan berbaring di samping Istrinya sambil memeluk tubuh polosnya.