
Wanita itu menolah, membuat Arga membeku karena wajah wanita itu sangat mirip dengan mantan pacarnya, mendiang Jasmin.
"Jasmin" gumam Arga.
"Pagi pak Arga" ucap wanita itu.
Arga belum bicara, dia benar-benar tidak menyangka ada wanita yang sangat mirip dengan mantan pacar nya, karena setahunya Jasmin tidak punya saudara kembar.
"Nama saya Jessi, pak Arga" ucap wanita itu sambil mengulurkan tangannya.
"Silahkan duduk nona Jessi" ucap Arga membalas uluran tangan Jessi.
"Maaf Pak Arga, kedatangan saya terlalu pagi, karena siang ingin saya akan kembali terbang keluar negri, minggu depan saya baru kembali lagi" jelas Jessi.
"Baik nona Jessi, kita akan membahas proyek yang akan kita kembangkan di luar negeri" sambung Arga.
"Baik Pak Arga" jawab Jessi dan keduanya bicara dengan serius, membahas strategis bisnis selanjutnya.
Setelah Jessi sudah pulang, Arga kembali keruangan nya kemudian segera membuka laci meja kerja nya dan terlihat foto Jasmin.
Arga mengambil foto Jasmin dan menatap nya, "Jasmin, kenapa ada wanita yang sangat mirip dengan mu, siapa wanita itu" pikir Arga.
**
Nela sedang berada di mobilnya menuju ke lokasi syuting dan di dampingi Rita asisten pribadinya sekarang, Rita sedikit kaku karena dia juga pandai untuk bela diri.
Nela melihat asisten nya, "Rita sudah tau jadwal aku hari ini" tanya Nela.
"Sudah Non, kita akan menuju lokasi syuting video klip" jawab Rita.
"Rita panggil Nela saja, usai kita kan tidak bedah jauh" sambung Nela.
"Baik Nela, jadwal hari ini hanya itu" balas Rita.
"Gitu dong biar akrab" sambung Nela.
Rita terlihat tersenyum meski gerak geriknya sangat kaku,
"Jangan terlalu kaku biar akrab, anggap saja kita berteman" bisik Nela.
"Baik Nela" jawab Rita, sudah mulai lebih santai.
Nela kemudian bersandar di kursi mobilnya, "Nyamannya, Arga lagi ngapain yah" gumam Nela sambil mengambil HPnya dan menghubungi Arga.
"Halo Arga" ucap Nela, setelah melihat wajah Arga di layar HPnya.
"Halo juga Nela" jawab Arga.
"Arga mobilnya sangat nyaman" ucap Nela.
"Nyaman mana, saat bersamaku?" tanya Arga.
"Jawabnya nanti saja, aku sudah sampai di lokasi syuting" jawab Nela.
__ADS_1
"Yah sudah daah" ucap Arga.
"Dah juga Arga" balas Nela, lalu mematikan panggil video.
Nela dan Rita turun dari mobil dan Elmira sudah menunggu nya di lokasi tersebut, "Siapa wanita ini Nela" tanya Elmira karena pertama kali melihat Rita.
"Kenalkan dia Rita tante, asisten pribadi aku" jawab Nela, terlihat Rita menunduk hormat.
Pandangan mata Elmira tertuju mobil baru Nela, "Wah mobil baru nih" ucap Elmira.
"Pemberian Arga tante" jawab Nela.
"Nela seharusnya kamu tidak usah syuting deh, tinggal di rumah saja kamu bisa membeli apapun yang kamu mau" tutur Elmira.
"Tante jangan bahas itu, bernyanyi adalah hidupku jadi aku akan selalu bernyanyi" balas Nela.
"Yah sudah Nela, sekarang baca naskah baru kita mulai syuting" sambung Elmira.
**
Siang harinya Bella baru saja pulang sekolah dan masi mengenakkan seragam putih abu-abu dan Bella masi berapa di dalam mobilnya.
Tiba-tiba Bella teringat Azka dan iseng mengirimkan Azka pesan.
"P" pesan Bella.
"Iya Bella" langsung di balas oleh Azka, membuat Bella tersenyum bahagia.
"Lagi apa kak Azka, cepat banget balas nya" tulis Nela.
Bella tidak membalasnya lagi dan terlihat berfikir, "Pak kita Apartemen xxx dulu baru kita pulang ke rumah" ucap Bella pada sopirnya.
"Baik Non" jawab sopir itu, kemudian menuju ke apartemen Azka.
**
Di apartemen Azka, Azka masi berbaring di atas ranjangnya hanya memakai baju kaos dan bokser sepaha.
Azka kembali melihat HPnya, "Kenapa Bella tidak membalas" pikir Azka.
Tidak lama kemudian bel apartemennya berbunyi, Azka berjalan keluar kamarnya dan segera membuka pintu apartemen nya.
Terlihat Bella masi dengan serang putih abu-abu nya, sedang berdiri di balik pintu.
"Bella" ucap Azka, karena dia tidak menyangka Bella akan datang di apartemen nya.
"Hay kak Azka, ini aku bawakan bubur ayam" ucap Bella sambil mengangkat bubur yang di bawanya.
"Masuk dulu Bella" ajak Azka dan memberi jalan untuk Bella masuk, Bella pun melangkah masuk.
"Bella makasih yah sudah di bawakan makanan" ucap Azka.
"Kak Azka istirahat saja di kamar, nanti aku bawakan bubur nya" balas Bella sambil berjalan ke arah dapur.
__ADS_1
Azka memang kurang fit, jadi dia masuk kembali ke kamar nya dan duduk bersandar di ranjang nya, sedang menunggu Bella.
Bella kemudian masuk dengan membawa semangkuk bubur dan duduk di hadapan Azka.
"Sekali lagi makasih yah Bella" ucap Azka.
"Santai saja kak, sekarang buka mulut nya" ucap Bella sambil menyodorkan sendok berisi bubur di depan mulut Azka untuk menyuapinya.
Azka membuka mulut nya dan malah mengingat momen-momen bersama Nela, karena biasanya kalau dia kurang enak badan, Nela lah yang datang untuk menyuapinya.
Reflek Azka memeluk Bella, karena terlalu merindukan Nela, membuat Bella terkejut, tapi Bella diam saja karena sebenarnya dia sudah menyukai Azka.
Setelah beberapa saat, baru lah Azka menyadari kalau yang dia peluk bukan lah Nela melainkan Bella.
Azka melepas pelukannya, "Maaf Bella" ucap Azka.
"Tidak apa-apa kak, kalau ada masalah cerita saja dengan Bella" balas Bella.
"Ayo kak makan lagi" sambung Bella dan kembali menyuapi Azka sampai buburnya habis.
"Bel, minggu ini ada acara, kalau tidak ada kita jalan yah" ajak Azka.
Bella yang sudah sangat menyukai Azka, hatinya langsung berbunga-bunga mendengar ajakan Azka.
"Boleh juga Kak, kebetulan aku gak ada acara" jawab Bella.
**
Nela baru saja selesai syuting dan jalan pulang melewati perusahaan Jansen group, Nela jadi teringat dengan suaminya.
"Pak kita singgah ke perusahaan Jansen group dulu" ucap Nela pada sopirnya.
"Baik Non" balas sopir nya.
Mobil Nela sudah sampai di lobi kantor dan Nela berfikir sejenak, lalu melihat Rita di samping nya, yang masi terlihat kaku.
"Rita untuk hari ini cukup dan kamu bisa pulang istirahat" ucap Nela pada Rita.
"Biak Nela" balas Rita dengan sopan.
"Pak antar Rita pulang, biar aku pulang dengan suamiku" perintah Nela dan segera turun dari mobil nya.
Setelah menikah, ini pertama kalinya Nela mengunjungi Arga di perusahaan, semuanya pegawai melihat kedatangan Nela dan langsung menunduk hormat, karena meski pun Nela tidak bekerja di perusahaan Jansen group, tapi mereka mengetahui kalau pewarisnya tetap lah Nela Princess Jansen.
Nela langsung naik keruangan Arga, setelah pegawai menunjukkan ruangannya, dan mengetuk pintu ruangan Arga.
"Masuk" suara Arga dari dalam.
Nela perlahan membuka pintunya dan melihat Arga sedang duduk di kursi kesabaran nya.
"Arga" panggil Nela.
Arga yang mendengar suara Nela langsung melihatnya dan berdiri untuk menyambutnya.
__ADS_1
Arga yang dari tadi pagi frustasi sejak bertemu dengan Jessi, wanita yang sangat mirip dengan matan pacar nya. setelah melihat kedatangan Istrinya yang pertama di perusahaan, semenjak dia di angat menjadi direktur utama, membuat wajahnya langsung berubah bahagia.