
Malam hari telah tiba, Nela sudah terlihat cantik karena malam ini dia akan Launching lagu terbarunya yang di selenggarakan oleh lebel musik yang menaunginya.
Elmira kemudian menghampiri nya di depan meja rias dan duduk di samping nya, "Nela semoga kali ini lagu kamu akan sukses dan di sukai masyarakat" ucap Elmira.
"Iya tante" balas Nela dengan wajah sedih.
"Kenapa Nela sayang" tanya Elmira.
"Gak kok tante, aku hanya sedih karena salah satu orang tuaku tidak ada untuk mendukungku" curhat Nela.
"Kata siapa Nela, kedatangan ku kesini untuk mengatakan kalau Mami kamu sedang ada di ruang VIP menunggumu" ucap Elmira.
"Benarkah?, aku menemui Mami dulu tante" ucap Nela dan berjalan keluar menemui Kirani.
Nela membuka pintu ruangan VIP, tempat di mana Kirani menunggu nya, "Mami" panggil Nela, saat melihat Kirani sedang bicara dengan produser musik nya.
"Nela, kamu sudah datang nak" jawab Kirani.
"Permisi nyonya, saya keluar dulu" pamit produser itu.
"Baik pak" balas Kirani.
"Nela siap-siap, sejam lagi kita akan mulai acara nya" ucap produser itu pada Nela.
"Siap Pak" jawab Nela, kemudian Produser itu berjalan keluar.
Nela kemudian menghampiri mamahnya dan langsung memeluknya, "Mami, aku kira Mami tidak datang kali ini" ucap Nela.
Kirani melepas pelukannya, "Mami tidak mungkin, tidak hadir di acara penting putri kesayangan Mami" balas Kirani sambil duduk bersama Nela di sofa.
"Makasih yah Mam, karena selalu mendukung Nela dari belakang" ucap Nela.
"Iya sayang, dapat salam dari papah mu" sambung Kirani.
"Papah titip salam padaku, tidak salah Mam" tanya Nela.
"Tidak sayang, karena papah mu melihatmu jauh lebih baik sekarang" jawab Kirani.
**
Saatnya acara berlangsung dan para fans Nela sudah siap menunggu idola mereka tampil.
__ADS_1
Kirani dan Elmira duduk di kursi VIP untuk menyaksikan Nela menyanyikan lagu terbarunya.
Setelah acara pembukaan sudah selesai, sekarang waktu nya Nela akan Launching lagu terbarunya.
Nela sudah berdiri ditengah panggung dan hanya satu lampu yang menyoroti dirinya, musik pun mulai di putar kemudian lampu menyala terang dan video klip lagu Nela juga di putar di belakangnya.
Sementara musik di putar Nela melihat sekeliling dan mencari keberadaan Arga dan Azka.
Nela mulai melantunkan lagu nya dengan suaranya yang merdu dan fans sangat antusias mendengarkan lagu baru dari idolanya tersebut.
Di tengah lagu, tiba-tiba salah satu lampu menyoroti di bagian penonton dan terlihat lah Arga sedang memegang buket bunga, terlihat sangat tampan dengan baju kemeja hitam yang menambah ketampanan nya.
Arga kemudian berjalan naik ke panggung dan lampu tidak pernah berhenti menyoroti nya hingga sampai di samping Nela.
Nela langsung tersenyum bahagia melihat kedatangan suaminya dan Arga menatap bangga pada istrinya sambil memberikan buket bunga yang dibawanya, lalu Nela mengambil buket bunga tersebut.
Arga merangkul pinggang istrinya sampai lagu selesai kemudian langsung mencium kening Nela, dan di susul tepuk tangan yang gemuruh oleh para penonton.
Kemudian MC mendekati mereka, "Wow ini adalah kejutan, pak Arga tiba-tiba datang di tengah lagu untuk mendukung istrinya, ada yang ingin di sampaikan" ucap MC tersebut.
Nela mulai bicara, "Benar sekali ini sangat kejutan karena awalnya saya mengira, suami saya hanya akan memberi dukungan di belakang panggung, tapi ternyata beliau hadir langsung di depan penggemar kami" ucap Nela.
"Pak Arga ada yang ingin anda sampaikan pada istrinya tercinta?" tanya MC Itu.
Ternyata semua itu di saksikan Azka di belakang penonton dan membawa buket bunga seperti biasa jika Nela Launching lagu baru.
Azka mengusap air mata yang menetes di sudut matanya dan menjatuhkan buket bunga yang di pegang nya, tapi semua itu di saksikan oleh Bella di belakang nya.
Bella kemudian menghampiri Azka dan mengambil bunga yang di jatuh kan Azka, "Kak Azka menyukai kak Nela?" tanya Bella yang berdiri di samping Azka sambil melihat ke arah panggung. Sebenarnya Bella juga terluka mengetahui pria yang di taksirnya ternyata menyukai wanita lain.
Azka terkejut dengan kehadiran Bella yang tiba-tiba di samping nya, "Bella kamu di sini?" tanya balik Azka.
"Kak Azka mending ikut denganku" ajak Bella.
"Kemana Bel" tanya Azka.
"Ikut aja kak" jawab Bella sambil menarik tangan Azka.
Sementara di atas panggung tatapan Nela sedang mencari Azka, tapi dapat di saksikan oleh Arga dan Arga yakin kalau Nela mencari Azka, membuat nya salah paham.
"Apa aku menjadi orang ketiga dalam hubungan persahabatan Azka dan Nela, apakah sebenarnya mereka saling mencintai tapi tidak ada yang berani mengatakan sebelumnya" batin Arga.
__ADS_1
**
Bella kemudian membawa Azka di tas gedung dan dapat menyaksikan lampu-lampu ibu kota dari tempat itu.
"Sekarang kak Azka teriak sekencang-kencangnya, pasti rasa sakit nya berkurang" ucap Bella.
"Teriak?" tanya Azka tidak mengeti.
"Teriak Kak, seperti ini aaaaahk, ayo coba" ucap Bella.
"Aaahk" Azka mulai teriak.
"Kurang kerasa kak, tambah lagi suara nya Aaaaaaaaaahk" teriak Bella mengajari Azka.
"Aaaaaaaaaahk" teriak Azka mengikuti cara Bella.
"Sekali lagi kak Aaaaaaaaaahk" teriak Bella lagi.
"Aaaaaaaaaahk" keduanya teriak bersamaan.
kemudian keduanya tertawa bersama, "Bagaimana kak, apa merasa lega" tanya Bella.
"Iya Bella, semua beban pikiran berkurang" jawab Azka.
Kemudian keduanya berjalan dan duduk di bangku yang ada di tempat itu.
Bella menatap Azka yang melihat ke depan, "Apa kak Nela mengetahui perasaan kak Azka?" tanya Bella.
Azka menoleh melihat Bella, " Nela tidak tau Bel, dulu aku terlalu takut menghancurkan persahabatan kami, tapi sekarang semuanya sudah terlambat, biarlah aku mengubur dalam-dalam perasaan ku ini" jujur Azka, membuat mata Bella berkaca-kaca merasa kasian dengan Azan.
Bella Kemudian memeluk lengan kekar Azka, "Apa kak Azka butuh pelarian?" tanya Bella.
Azka menunduk Melihat Bella, "Maksud kamu apa Bel" tanya Azka.
"Aku siap jadi pelariannya kak Azka" sambung Bella masi memeluk lengan Azka.
Azka melepas tangan Bella di lengan nya, kemudian memegang kedua bahu Bella, "Kamu nembak kakaknya?" tanya Azka serius.
"Iya, aku suka dengan kak Azka, aku tidak ingin seperti kak Azka hanya memendam rasa dan pada akhirnya mengubur rasa itu sendiri" ungkap Bella.
"Bella kamu masi sekolah dan belum waktunya kamu menyukai seseorang, kamu fokus sekolah dulu yah" nasehat Azka, karena Azka berfikir kalau perasaan Bella hanya sebatas suka-sukaan anak sekolahan.
__ADS_1
"Kak Azka menolak aku" tanya Bella dengan mata berkaca-kaca.
Azka menjadi panik melihat Bella menangis, "Bella kamu serius suka dengan kakak?" ucap Azka kembali bertanya dengan masi memegang kedua bahu Bella.