Gadis Virgin Milik CEO

Gadis Virgin Milik CEO
NELA DAN AZKA AKHIRNYA MENIKAH


__ADS_3

Nela baru saja ingin menjawab pertanyaan Azka, tapi tiba-tiba pintu kamar di bukan oleh Gala.


"Mamah dan Om Azka ternyata di sini" panggil Gala sambil berjalan masuk.


Azka langsung menangkap Gala dan menggendong nya, "Kebetulan, Om ingin meminta pendapat Gala" ujar Azka lalu mendudukkan Gala di atas ranjang, sementara Nela hanya diam saja.


"Apa Om?" tanya Gala.


Azka kemudian berjongkok di depan Gala agar bisa sejajar, "Gala mau gak, kalau Om Azka jadi Papahnya Gala" tanya Azka, membuat Nela membulatkan matanya mendengar pertanyaan Azka pada putra nya.


"Mau banget Om" jawab Gala kegirangan.


"Horeee Gala akan punya papah" ucap Gala lalu berlari keluar untuk memberitahu kakek dan Neneknya.


Nela kemudian mendekati Azka dengan ragu dan Azka menoleh melihat Nela, menciptakan suasana menjadi canggung.


"Nela, apa lagi yang kamu ragukan, Gala saja langsung setuju" tanya Azka berusaha membujuk Nela.


"Kalau Gala sudah setuju, aku sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi" jawab Nela sedikit ragu.


Azka yang mendengar jawaban Nela, reflek memeluk Nela dengan erat, "Makasih Nela" ucap Azka kemudian melepas pelukan nya, lalu mencium kening Nela.


Nela hanya diam mematung melihat reaksi Azka dan selanjutnya Azka berjalan keluar.


Nela masih berdiri di tempatnya dan memegang kening nya yang di cium Azka barusan, "Azka mencium aku barusan" ujar Nela tidak menyangka, lalu menarik nafasnya kasar untuk menenangkan hati yang terasa gelisah.


*******


Hari pernikahan pun tiba, pesta berlangsung sederhana dan tertutup, karena Nela tidak ingin media meliput nya, yang di undang juga hanya keluarga inti dan sahabat terdekat saja


Nela dan Azka memilih acara outdoor dengan tema warna putih.


Saat ini Azka sedang berada di satu ruangan, menunggu acara di mulai dan menatap dirinya di depan cermin dengan baju pengantin warna putih, yang terlihat sangat tampan.


Tiba-tiba datang lah Zara dan Steven yang juga datang dari luar negri untuk menghindari acara pernikahan putra satu-satunya.


"Azka, putra ku" panggil Zara.


"Mamah, Papah kalian sudah datang" jawab Azka.


"Putra ku, jadilah laki-laki yang bertanggung jawab dari semua hal dan selalu menjadikan wanita adalah ratumu" nasehat Steven.

__ADS_1


"Iya Pah" jawab Azka.


"Nak kami keluar dulu, kami ingin menemui Papah Marvin dan tante Kirani dulu" timpal Zara.


"Baik Mah, Pah" balas Azka.


Setelah kepergian Zara dan Steven, muncul Bella menghampiri Azka yang juga melihat kedatangan nya.


"Kak Azka selamat yah akhirnya kamu bisa bersama wanita yang selama ini kamu idamkan" ucap Bella.


"Bella, aku bisa memiliki nya tapi Nela belum tau perasaanku yang sebenarnya, dasar utama kami menikah hanya untuk kebahagiaan Gala" ungkap Azka.


Bella kemudian tersenyum, "Kak Azka, aku bisa menjamin kalau Kak Nela pasti akan segera mencintai kakak, karena kalian sudah saling mengenal dari hal yang kecil hingga hal besar" tutur Bella.


"Kamu benar Bel, aku juga memikirkan itu" balas Azka.


"Kalau begitu aku menemui kak Nela dulu kak" ucap Bella, kemudian meninggalkan Azka.


**


Di dalam kamar pengantin, Nela sudah siap dan terlihat sangat cantik.


Nela sedang duduk di depan cermin, "Meski pun ini pernikahan kedua ku, tapi kenapa aku tetap degdegan" ucap Nela dan melihat dirinya di cermin.


Nela langsung menoleh, "Bella untuk kamu di sini, aku sangat degdegan nih" ucap Nela.


"Tapi Kak Nela, aku juga tidak tau untuk mengurangi rasa degdegan di hari pernikahan" balas Bella.


"Oh yah Bel apa boleh aku bertanya, bisakah kamu memberikan siapa wanita pujaan Azka, kenapa dia memilih menikahi ku, bukan nya memperjuangkan cintanya" tanya Nela tiba-tiba, membuat Bella menjadi bingung harus jawab apa.


Tiba-tiba HP Bella berdering, Bella segera melihatnya dan ternyata panggilan dari Roy, "Kak aku angat dulu, mungkin Roy sudah datang" ucap Bella dan segera meninggalkan kamar Nela.


Nela menatap kepergian Bella, "Aku akan mencari taunya nanti" gumam Nela.


**


Waktu pernikahan pun tiba, Azka sudah menunggu Nela di depan penghulu dan dari arah belakang datang lah Nela yang berjalan dengan anggun.


Azka menoleh melihat Nela, membuatnya tidak berkedip melihat kecantikan Nela yang di balut gaun pengantin.


Pada akhirnya, Azka dan Nela sudah resmi menjadi suami istri, Azka langsung menarik nafas nya lega.

__ADS_1


Azka dan Nela kemudian menyalami tamu yang hadir dan setelah itu, Azka dan Nela mencari Gala.


Ternyata Gala bersama Marvin dan Kirani, Azka dan Nela langsung menghampiri mereka.


"Gala" panggil Azka kemudian menggendong nya.


"Iya Om" jawab Gala.


"Jangan panggil Om lagi dong, sekarang kan Om sudah menikah dengan Mamah, jadi panggil nya Papah" tutur Azka.


"Iya Gala lupa Pah" ucap Gala.


Nela tersenyum melihat wajar putranya yang terlibat bahagia, begitu pula dengan Marvin dan Kirani.


Sementara itu Bella dan Roy pulang lebih dulu, karena Bella takut kalau Nela menayangkan kembali wanita yang di cinta Azka.


****


Malam pun telah tiba, Nela sedang duduk di ranjang pengantin nya dan masi memakai gaun pengantin, dia sangat gelisah dengan perasaan nya saat ini.


Pintu pun di buka oleh Azka dan Azka juga terlibat sangat canggung saat melihat Nela sedang duduk di atas ranjang, dia belum bisa percaya akhirnya Nela sudah menjadi istri nya sekarang.


"Azka"


"Nela"


Panggil mereka bersamaan, karena keduanya sama-sama canggung.


"Nela bicara lah dulu" ucap Azka, kemudian berusaha mencairkan suasana dengan berjalan menghadapi Nela dan duduk di depan nya.


Nela mulai bicara, "Azka aku tau, pernikahan kita hanya untuk kebahagiaan Gala, jadi aku tidak mungkin egois, aku tidak akan melarang mu mengejar wanita yang kamu cinta dan aku juga tidak akan mencari tau siapa wanita itu" tutur Nela.


Azka langsung tersenyum melihat perkataan Nela, "Untuk apa aku mengejar wanita itu lagi, sedangkan wanita itu sudah menjadi milik ku sekarang dan sedang berada di depan ku, terlihat sangat cantik" batin Azka.


Azka tidak bisa menahan diri dan langsung memeluk Nela dengan lembut, "Nela sekarang kamu sudah menjadi istri ku, jadi kewajiban ku adalah membahagiakan kamu dan Gala" ucap Azka belum melepas pelukannya.


Nela sangat nyaman didalam pelukan Azka, membuatnya meneteskan air mata harunya, mendengar penyataan Azka.


Azka menyadari Nela sedang menangis dan perlahan melepas pelukannya, "Hey kamu menangis Nela" tanya Azka dengan lembut.


"Aku hanya terharu Azka" jawab Nela.

__ADS_1


Azka kemudian mengusap air mata Nela dan menatap wajah cantik Nela, lalu matanya tertuju pada bibir Nela.


Azka secepatnya berdiri, karena takut tidak bisa mengendalikan dirinya, "Nela ganti pakaian mu, aku keluar dulu" ucap Azka lalu berjalan keluar.


__ADS_2