
Azka dan Nela langsung bertatapan saat mendengar pertanyaan Karyawan toko itu.
“Iya, boleh membantu kami, untuk model terbaru” Sahut Azka, membuat Nela terdiam karena Azka tidak membantah pernyataan karyawan tersebut.
“Silahkan tuan dan nyonya ikut dengan ku, biar aku antar” balas karyawan itu.
Nela dan Azka kemudian mengikuti Karyawan tersebut dan sampai di bagian baju anak laki-laki dengan model terbaru.
“Nel sepertinya ini sangat cocok dengan Gala?” tanya Azka sambil memperlihatkan satu pasangan pakaian.
Nela masi terdiam, memikirkan sikap Azka yang bersikap biasa saja setelah pernyataan karyawan tadi.
“Nel apa yang kamu pikirkan” ujar Azka sambil mengusap lengan Nela dengan lembut, membuat Nela tersadar.
“Gak kok Azka, baju ini sangat lucu” balas Nela lalu mengambil baju itu di tangan Azka.
Setelah memilih beberapa pakaian, Azka dan Nela menuju kasir dan Azka lebih dulu mengeluarkan kartunya.
“Azka apa yang kamu lakukan” ucap Nela mencegah tangan Azka.
Azka menatap Nela, “Sekali-kali membayarkan belanjaan anak dari memiliki Jansen group, tidak ada salahnya” balas Azka sambil memberikan kartunya pada kasir. Nela tidak bisa berkata apa-apa lagi, dia hanya bisa tersenyum.
***
Azka dan Nela kemudian menuju salah satu restoran yang ada di mall itu dan mereka memilih ruangan VIP.
“Sebentar lagi Bella datang” ujar Nela.
Baru saja Nela selesai bicara, Bella dan Roy sudah datang.
__ADS_1
“Kak Nela, kak Azka” panggil Bella.
“Apa kabar Bel” tanya Azka.
“Baik kok kak, kenalkan pacar aku namanya Roy dan Roy kenalkan kak Azka dan kak Nela” balas Bella.
Roy kemudian mengulurkan tangan nya dan di balas oleh Azka dan Nela.
“Kalian duduk lah” sambung Nela.
Bella dan Roy kemudian duduk dan ke empat nya memesan makanan, tidak lama kemudian makanan pun datang dan ke empat makan sambil ngobrol.
Azka menatap Bella sambil tersenyum dan membuat Bella sedikit tidak enak, jadi dia berusaha mencairkan suasana.
“Kak Azka sudah punya pacar?” tanya Bella tiba-tiba, membuat Nela dan Roy menatap ke arah Azka.
“Aaa amm” gumam Azka.
“Memangnya Azka punya wanita pujaan” tanya Nela heran, karena sebagai sahabat Nela tidak mengetahui nya.
“Seperti kalian sudah lama saling mengenal yah” sahut Roy, memotong pembicaraan mereka.
“Benar banget sayang, Kak Nela ini adalah seorang penyanyi ternama, lima tahun yang lalu dan aku salah satu fans berat nya dan kak Azka adalah sosok pria yang seperti kakak aku sendiri" jawab Bella.
Roy baru saja ingin membalas, tapi tiba-tiba HPnya berdering, "Maaf saya angkat telpon dulu" ujar Roy tersenyum sambil berdiri dan menjauhi meja makan.
"Aku ke toilet dulu, kebelet nih" sambung Nela dan secepatnya ke toilet.
Tinggal lah Azka dan Bella berdua saja, membuat mereka langsung bertatapan, tapi keduanya langsung mencoba mencairkan suasana.
__ADS_1
"Kak Azka belum mengungkapkan perasaan nya dengan kak Nela" ujar Bella yang lebih dulu bicara.
"Ssst... belum Bel, jangan pernah katakan padanya" jawab Azka.
"Kak Azka luar biasa, sampai kapan akan mengakhiri masa lajang nya" tanya Bella.
"Jangan pedulikan diriku, sekarang aku tanya, apa kamu bahagia sekarang?" tanya balik Azka.
"Sangat bahagia dan benar kata kak Azka dulu, kalau aku akan bertemu dengan banyak pria nantinya dan akan memilih yang terbaik" jawab Bella lalu tersenyum dengan manis.
"Kamu berhak mendapatkan pria yang tepat, karena kamu wanita yang luar biasa" balas Azka.
"Sepertinya kalian membicarakan hal yang serius" sahut Roy yang sudah kembali ke meja makan.
"Kamu benar Roy, Kamu beruntung mendapatkan wanita seperti Bella dan jaga baik-baik adik kami" pesan Azka.
"Itu pasti kak Azka, karena aku sangat mencintai nya" balas Roy.
Roy kemudian melihat ke arah Bella, "Sayang kita duluan, ada hal penting yang ingin aku selesaikan secepatnya" timpal Roy.
Bella langsung berdiri, "Yah sudah, kak Azka kami pulang sekarang dan katakan dengan Kak Nela kami balik duluan" ucap Bella sambil berdiri.
"Baik" jawab Azka sambil mengangguk dan menatap kepergian mereka.
Tidak lama kemudian Nela datang dan melihat Seliling, "Loh Bella dan pacarnya kemana?" tanya Nela sambil duduk di kursi nya.
"Mereka balik duluan, Roy sedang ada urusan penting" jawab Azka.
"Oh gitu, kalau gitu kita pulang saja sekarang" ajak Nela.
__ADS_1
"Yah sudah" balas Azka dan kedua pun meninggal Restoran itu.