Gadis Virgin Milik CEO

Gadis Virgin Milik CEO
ZARA MENIKAH LAH DENGANKU


__ADS_3

Zara tersentuh dengan apa di lakukan Steven padanya, dia berdiri dengan mata berkaca-kaca karena terharu.


Steven yang melihat kedatangan Zara, langsung menghampirinya dan mengulurkan tangannya untuk mengandeng Zara menuju meja yang sudah di siapkan untuk dinner malam ini.


Zara yang sudah tersentuh dengan dinner romantis yang di lakukan Steven, membuatnya tidak bisa berkata apa-apa dan langsung mengulurkan tangannya, hingga Steven menggandeng nya menuju meja makan.


Steven menarik kursi untuk di duduki Zara dan kemudian duduk di samping Zara, "Bagaimana Zara kamu suka tempat ini?" tanya Steven.


Zara sedikit ragu untuk menjawab, "Iya tempat ini sangat romantis, tapi kenapa kamu melakukan semua ini" tanya balik Zara.


"Karena aku sudah mengetahui kebenarannya kalau ternyata, kamu tidak pernah menikah dengan Marvin" ungkap Steven.


Zara langsung menunduk setelah mendengar pertanyaan Steven, "Aku memang wanita yang bodoh Steven, aku tidak bisa memberikan kasih sayang sendiri pada putraku sendiri, dan berbanding terbalik dengan Kirani yang bisa membesarkan putrinya sendiri tampa bantuan orang lain" tutur Zara, menyesali semua apa yang dia lakukan selama ini.


Marvin langsung menggenggam tangan Zara, "Berhenti menyalahkan diri sendiri Zara, karena semua masalah ini berawal dari kesalahanku yang tidak ingin bertanggung jawab atas bayi kita, tapi Tuhan berkata lain, secara kebetulan aku di pertemuan depan Kirani dan banyak membantunya bersama putrinya, meski tidak sebesar Marvin membantu dirimu selama ini" ucap Steven menjelaskan pada Zara, kalau selama ini dia dan Marvin sebenarnya bertukar peran secara kebetulan.


"Apa? kamu dan Kirani sudah saling mengenal sebelum nya?" tanya Zara tidak percaya.


"Iya selama ini kami berteman baik dan yang mengatakan kalau kamu dan Marvin tidak pernah menikah adalah Kirani, itu lah yang membuatku berani mendekatimu" jawab Steven dengan sejujurnya.


"Jadi semua ini rencana mereka" tebak Zara.


"Maksud kamu apa Zara?" tanya Steven tidak mengerti.


"Marvin juga menemui ku dan menasehati ku, agar bisa memberi kesempatan kedua bagi seseorang yang membuat kesalahan" jelas Zara.


"Anggap saja rencana mereka berhasil" timpal Steven lalu tersenyum dan di balas senyuman juga oleh Zara.


Steven kemudian mengambil makan di atas meja dan memotongnya, "Zara makan lah dulu, nanti makan nya dingin" ucap Steven, sambil mengangkat sendok untuk menyuapi Zara.


Zara jadi terharu mendapat perhatian dari seseorang, karena semalam di tinggal Steven, Zara tidak pernah membuka hati nya pada seseorang, meski Marvin tidak pernah melarang nya berhubungan dengan siapa pun.


"Aaahk buka mulut nya dong Zara" ucap Steven.

__ADS_1


Akhirnya Zara membuka mulut nya dan memakan makanan yang di berikan Steven, sambil tersenyum dengan mata berkaca-kaca kerena terharu.


Steven langsung menatap serius pada Zara dan mengusap air matanya, "Maafkan aku Zara" ucap Steven.


"Sudah lah Stev, jangan minta maaf terus sekarang aku sudah memaafkan mu" balas Zara.


"Terima kasih Zara" ucap Steven lalu tersenyum, kemudian mereka menikmati makan bersama.


Setelah menikmati makanannya, Steven dan Zara duduk melihat pemandangan malam yang indah, mereka bisa tertawa bersama kembali.


"Zara ini terasa mimpi bisa bersama kamu lagi" ucap Steven.


"Aku juga tidak pernah berfikir kalau kamu akan datang ke indo lagi" balas Zara.


"Jadi kamu tidak pernah menungguku kembali?" tanya Steven.


"Untuk apa aku menunggu pria yang sudah menyakiti ku" jawab Zara.


"Zara menikah lah denganku, aku janji tidak akan menyakiti kamu lagi" ucap Steven sambil membuka kotak kecil yang berisi cincin berlian.


Zara langsung meneteskan air mata harunya, "Iya aku mau" jawab Zara sambil mengangguk.


Steven langsung memeluk Zara dan menggendongnya sambil berdiri, "Zara coba lihat ke arah sana" ucap Steven sambil menunjuk sebuah kembang api yang sudah di sediakannya kalau Zara menerima lamarannya.


Zara turun dari gendongan Steven dan menyaksikan kembang api yang di tunjuk Steven, Zara terlihat terpukau dengan apa yang di lakukan Steven padanya, "Ini sangat romantis" ucap Zara lalu melihat Steven.


Steven tersenyum lalu membuka kembali kotak cincin berlian, kemudian memakaikan di jari manis Zara.


Zara melihat cincin berlian di jari manisnya dengan wajah yang bahagia, lalu menatap Steven.


Kemudian kali ini Zara yang memeluk Steven dengan erat dan di balas oleh Steven sambil mengelus rambut Zara.


********

__ADS_1


Hari pernikahan Elmira dan Ryan.


Hari ini akan di gelar pernikahan Elmira dan Ryan secara terbuka karena Elmira adalah selebriti terkenal dan mengundang beberapa Aktor dan Aktris terkenal juga.


Hati ini adalah acara akad, jadi akan di gelar Outdoor dan hanya mengundang keluarga dan Teman terdekat saja, karena malamnya baru akan di gelar pesta yang meriah secara Indoor di hotel berbintang milik Jansen group.


Ryan terlihat tampan dengan baju pengantin yang dia pakai hari ini, di tambah wajahnya yang terlihat bahagia dan senyum yang selalu terukir di bibirnya, karena sedang menunggu calon mempelainya datang.


Sementara di barisan para tamu sudah ada Marvin dan Kirani duduk berdampingan, dan juga terlihat Steven dan Zara duduk di barisan yang sama.


Tidak lama kemudian mempelai wanita telah tiba di dampingi oleh Nela, Elmira terlihat memancarkan aurat kecantikan dengan gaun pengantin yang di dipakainya dan iringi tepuk tangan para undangan.


Pada akhirnya acara akad nikah sudah selesai, Ryan dan Elmira mengalami para tamu undangan yang datang.


Ketiga pasangan itu berdiri bersama dan Kirani mendekati sahabatnya kemudian memeluknya, "Elmira selamat yah, akhirnya kamu menjadi seorang istri" ucap Kirani lalu melepas pelukan nya.


"Iya akhirnya Rani, aku juga tidak menyangka kalau aku akan menikah secepat ini" timpal Elmira.


"Delapan tahun bukan waktu yang cepat Ra" timpal Zara dan di balas tawa oleh semuanya.


Marvin kemudian mendekati sekertaris pribadinya sekaligus sahabatnya, "Selamat yah Ryan, akhirnya perjuangan mu selamat ini tidak sia-sia dan kamu mendapatkan wanita yang kamu cinta" ucap Marvin pada sahabatnya.


Ryan tersenyum mendengarkan ucapan selamat dari Marvin padanya yang terkesan mengejeknya.


Zara juga mendekati Ryan, "Selamat yah Ryan, akhirnya kamu bisa menikahi Elmira" ucap Zara.


Kirani kemudian mendekati Steven dan mengandeng lengannya, "Terus kapan kalian akan menyusul mereka" tanya Kirani dengan santai.


"Segera Rani, aku sudah melamarnya dan dia sudah menerimanya" jawab Steven sambil berbisik di telinga Kirani.


Mata Marvin tertuju pada tangan istrinya yang mengandeng lengan Steven, langsung saja Marvin mengandeng pinggang kirani sambil menuju meja makanan, "Kamu mau makan apa sayang" tanya Marvin.


"Aku mau ini, ini dan yang ini" ucap Kirani sambil menunjuk semua makanan yang dia mau.

__ADS_1


__ADS_2