Gadis Virgin Milik CEO

Gadis Virgin Milik CEO
NELA HAMIL YANG KEDUA


__ADS_3

Beberapa minggu telah berlalu, Bella dan Roy sudah ingin bertunangan, acara nya pun akan segera di gelar malam ini, di hotel berbintang milik Jansen Group.


Nela sedang siap-siap di depan cermin untuk menghadiri acara sahabatnya itu, Nela terlihat cantik dan anggun dengan gaun warna hitam yang di kenakan nya, karena tema pertunangan Bella adalah warna hitam.


Rambut Nela di angkat keatas, hingga memperlihatkan leher jenjangnya, tiba-tiba Azka muncul dan langsung memeluk pinggangnya dari belakang.


"Sayang kamu sudah siap?" tanya Azka berbisik di telinga Nela.


Nela tersenyum melihat Azka di cermin, "Sudah sayang, ayo kita berangkat" jawab Nela.


Azka kemudian mencium leher Nela dan belum melepas pelukan nya di pinggang Nela, "Sayang kamu sangat cantik dan aku tidak bisa berpaling melihat nya" ucap Azka.


Nela memutar tubuhnya menghadap Azka, "Sayang sudah dong, nanti kita terlambat" ucap Nela.


Azka beralih mencium kening Nela, "Sayang bagiku ini seperti mimpi, bisa memiliki mu seutuhnya" tutur Azka.


Nela berbisik pada Azka, "Sayang apa kamu merasakannya, kalau iya kamu tidak mimpi" sambil mencubit pinggang Azka.


Nela secepatnya ingin menjauh karena kalau di biarkan, pasti mereka akan terlambat, tapi Nela tidak bisa menjaga keseimbangan tubuh nya, untung saja Azka sigap menangkap pinggang nya.


"Sayang Hati-hati" ucap Azka dengan lembut, kemudian Azka membatu Nela untuk berdiri.


"Maaf yah Sayang" ucap Nela.


"Lain kali jangan jail dengan suami" balas Azka.


Nela kemudian memeluk legan suaminya dan mencium pipi Azka, "Maaf yah, ayo kita berangkat sayang" ajak Nela.


Keduanya pun berjalan keluar dan kali ini Gala tidak ikut, karena mungkin acara nya akan sampai larut malam.


***


Di acara pertunangan Bella dan Roy sudah berlangsung meriah, tamu undangan sudah berdatangan.


Sementara di luar sana Nela dan Azka sudah tiba dan ada penyambutan istimewa untuk mereka, karena yang datang adalah anak dan menantu dari Marvin Jansen pemiliki hotel tersebut.


Para media pun sudah siap di luar sana, memotret kedatangan Nela dan Azka untuk di jadikan topik terbaru.


Nela menggandeng lengan Azka masuk ke dalam hotel dan semua mata tertuju pada mereka.


Para bodyguard menghalangi wartawan yang ingin mewawancarai Nela, karena selama kematian Arga, Nela menutup diri nya dari media, bahkan pernikahan nya dengan Azka tidak memberitahukan media.


Nela kemudian melihat Azka dan menghentikan langkahnya, kemudian mengangkat satu tangannya, memberi isyarat pada bodyguardnya untuk tidak menghalangi para wartawan.


"Silahkan, bagi yang ingin bertanya, saya akan menjawab nya" ujar Nela.

__ADS_1


Salah satu wartawan ternama bertanya, untuk mewakili semua, "Nyonya Nela, kabar anda baik?" tanya wartawan berbasa-basi.


"Seperti yang kalian liat, saya baik-baik saja" jawab Nela.


"Apa benar kabar yang beredar kalau nyonya Nela sudah menikah dengan Tuan Azka?" tanya wartawan itu lagi.


Nela tersenyum dan mengusap lengan Azka, "Iya kabar itu benar, saya sudah menikah dengan Azka" jawab Nela dengan jelas.


"Kenapa anda memilih Azka, pria yang sudah menjadi sahabat anda dari kecil?" timpal wartawan yang lain.


"Karena saya mencintainya dan beliau juga mencintai saya" jawab Nela singkat dan padat. Membuat Azka tersenyum bangga, akhirnya Nela mengakui hubungan mereka di depan umum.


"Wow jawaban luar biasa, bagai mana komentar Tuan Azka?" tanya wartawan itu lagi.


"Saya menikahinya karena saya mencintai sahabat saya dan ini adalah salah satu pesan mendiang Pak Arga untuk menjaga istri dan Putra nya" jelas Azka, agar tidak ada lagi yang bertanya panjang lebar.


Nela terkejut dengan pernyataan Azka barusan, kemudian menatap Azka dengan penuh tanda tanya, karena sebelumnya dia tidak pernah mendengar Azka mengatakan itu.


"Ini yang terakhir Nyonya Nela, apa Anda akan kembali ke panggung hiburan?" sambung wartawan lainnya.


"Saya akan fokus dengan keluarga kecil saya dan sudah cukup saya berada di dunia entertainment, untuk penggemar saya terimakasih untuk dukungannya selama ini" ucap Nela, kemudian berjalan pergi dan Azka menggandeng mesra pinggang istri nya.


***


Acara tukar cincin pun berlangsung dan disertai tepuk tangan para tamu undangan, termasuk Nela dan Azka yang berdiri di barisan depan.


Azka kemudian merangkul pundak Nela, "Semoga hubungan mereka langgeng dan sampai pernikahan" ucap Azka.


"Itu harus sayang, masa sampai pertunangan saja" balas Nela.


"Kamu benar sayang, ayo kita memberi selamat pada mereka" sambung Azka, sambil berjalan merangkul pinggang Nela.


Setelah keduanya sudah berada di depan Bella dan Roy, Bella lebih dulu menyapa mereka.


"Kak Nela Kak Azka terimakasih, kalian sudah hadir di pertunangan kami" ucap Bella.


"Iya Bella dan selamat untuk kalian berdua" ujar Nela.


Azka menatap Roy, "Roy, saya harap kamu bisa menjaga Bella dan akan selalu membahagiakan nya" pesan Azka.


"Seperti nya Pak Aska sangat menyangi Bella" balas Roy ingin memastikan apakah Azka masi mempunyai perasaan pada Bella.


Azka kemudian melepas tangan nya di pinggang Nela dan merangkul pundak Bella, "Kami sangat menyanyi Bella, dia sudah seperti adik kami sendiri, jadi kamu berani menyakitinya, kamu akan berhadapan denganku sebelum orang tuanya" tutur Azka lalu melepaskan tangan nya di pundak Bella.


"Siap, saya akan selalu membahagiakannya dan Bella akan lupa untuk bersedih" balas Roy.

__ADS_1


Bella tersenyum merasa sangat bahagia, "Kalau begitu Kak Nela harus menyumbangkan suara emasnya, untuk penggemar berat kakak di hari pertunangan nya" pinta Bella.


"Oke karena kamu yang minta, aku akan persembahan satu lagu spesial untuk kalian berdua" balas Nela.


Nela kemudian mulai berjalan naik panggung dan di susul tepuk tangan oleh para hadirin, semua orang antusias ingin melihat penampilan Nela, karena ini pertama kalinya Nela tampil di depan umum setelah di tinggal Arga.


Nela mulai melantunkan suara merdunya dan bisa membuat semua tamu undangan terhanyut, dalam lantunan setiap syair yang di lantunkan nya.


Setelah Nela selesai bernyanyi, semua orang bertepuk tangan memberi apresiasi untuk penampilan Nela yang spektakuler bagaikan menonton konser, kemudian Azka menjemput Nela di atas panggung.


Bella dan Roy juga menghampiri mereka berdua, "Kak Nela makasih yah" ucap Bella.


"Iya Bella, kami pulang dulu" balas Nela.


Kemudian Nela dan Azka berjalan keluar hotel, tiba-tiba Nela merasa pusing dan memegang kepalanya.


"Sayang kamu kenapa?" tanya Azka sambil merangkul pundak Nela, tapi Nela tidak menjawab karena dia langsung pingsan di pelukan Azka.


Azka sangat khawatir, "Sayang" ujar Azka, kemudian menggendong Nela menuju mobilnya dan langsung menuju rumah sakit.


Mobil Azka sudah sampai di rumah sakit dan Nela sudah berada dalam salah satu ruangan, sedang di periksa dokter, sementara Azka di luar sangat khawatir.


Beberapa saat kemudian dokter perempuan keluar, Azka langsung menghampiri nya, "Dok istri saya baik-baik saja kan?" tanya Azka.


Dokter itu tersenyum, "Selamat yah Pak Azka, Ibu Nela sedang mengandung, Ibu Nela tidak apa-apa dan bisa langsung pulang" jawab dokter itu.


Azka sangat bahagia mendengar pernyataan Dokter itu, "Terimakasih Dok" sambung Azka.


"Saya permisi dulu dan Pak Azka bisa menemui Ibu Nela sekarang" balas Dokter itu, kemudian berlalu pergi.


Azka langsung menemui Nela di dalam dan melihat Nela yang sudah sadar.


Nela tersenyum melihat Azka, sementara Azka menghampiri Nela dengan mata berkaca-kaca dan langsung memeluk istri nya dengan erat.


"Sayang sebentar lagi Gala akan mempunyai Adik" ucap Azka dengan haru.


"Iya sayang" balas Nela mengangguk dengan mata berkaca-kaca.


Azka melepas pelukan nya lalu menatap wajah Nela, kemudian mengangkat dagu Nela dan perlahan mencium bibir Nela dengan lembut.


Keduanya pun berciuman dengan mesra.


SELESAI


Terimakasih untuk pembacaan setiaku selama ini🙏, cerita nya sampai di sini saja. love you untuk kalian semua ❤, semoga kalian semua akan selalu menyukai karya-karya author selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2