Gadis Virgin Milik CEO

Gadis Virgin Milik CEO
NELA AKU KECEWA DENGAN MU


__ADS_3

Setelah kepergian Azka, Arga menemui Nela yang bertemu para penggemar nya yang memberinya beberapa bunga ucapan selamat.


Arga dan Nela juga berdiri di tengah-tengah fans nya dan Nela memegang beberapa buket bunga yang di berikan penggemarnya.


Tiba-tiba Nela bersin-bersin dan hidupnya tersebut, membuat Arga jadi bingung.


Azka yang kebetulan melihat mereka dan segera menghampiri Nela, kemudian menyingkirkan salah satu bunga yang di pegang Nela, "Nela kamu ceroboh sekali, tidak melihat kalau di salah satu bunga tersebut, ada bunga yang membuatmu alergi" ucap Azka bernada khawatir.


Agar yang melihat perhatian Azka pada Nela, membuat nya bernafas berat, "Bahkan aku juga tidak tau, kalau Nela mempunyai alergi di salah satu bunga" batin Arga lalu melihat ke sembarang arah.


"Makasih yah Azka, kamu selalu mengingat hal-hal kecil tentang ku" ucap Nela lalu melirik suaminya yang terlihat dari wajahnya kalau sedang cemburu.


"Ini bukan hal kecil Nela, tapi ini akan menyiksamu" balas Azka sambil melihat ke arah Arga penuh arti.


Kemudian fans Nela yang ada dia segitu, sudah pergi dan meninggal kan mereka bertiga.


Arga kemudian merangkul pinggang istrinya, "Ayo saya kita pulang, pasti kamu sangat capek" ajak Arga dan di balas anggukan oleh Nela.


"Arga kami duluan yah" pamit Nela dan berlalu pergi.


Sementara Arga menatap kepergian kedua suami istri tersebut itu, "Aku harus memastikan perasaan Nela yang sebenarnya untuk siapa" ucap Azka.


****


Arga dan Nela sudah sampai di rumah nya dan mereka sudah berganti pakaian, sementara itu Nela sedang berada di kamar mandi.


Arga sedang duduk di pinggir tempat tidur dan masi teringat setiap kata-kata Azka, Arga kemudian berdiri dan menyenggol buku agenda Nela di atas meja kecil di samping tempat tidur, hingga terjatuh.

__ADS_1


Arga membungkuk untuk mengambilnya dan melihat kemasan pil KB yang terselip di dalam buku agenda tersebut, Arga penasaran dan mengambil kemasan pil KB tersebut.


Di saat yang bersamaan, Nela juga keluar dari kamar mandi dan membuatnya sangat kaget saat melihat Arga memegang kemasan pil KB miliknya.


Arga menatap tajam kemasan pil KB itu dan beralih menatap tajam pada istri nya. Arga sekarang menyimpulkan kalau ucapan Azka benar, kalau Nela sebenarnya tidak mencintai nya karena dia menghindari punya anak darinya.


Nela langsung menghampiri suaminya, "Sayang jangan salah paham, aku bisa jelasin" ucap Nela dengan mata berkaca-kaca sambil terisak.


Arga masi menatap tajam istrinya, dengan tubuh bergetar menahan amarahnya, "Nela aku kecewa dengan mu" ucap Arga dengan bibir bergetar dan langsung meninggal Nela yang berlinangan air mata.


"Arga tunggu dengan kan aku dulu" teriak Nela di selah isak tangis nya, tapi Arga tidak mempedulikan teriakan istrinya.


"Hiks... hiks... hiks... " tangis Nela dan duduk tersungkur di samping tempat tidur.


"Agar aku sangat mencintaimu sekarang dan aku ingin mempunyai banyak anak yang lucu bersamamu" tutur Nela di sela isak tangis nya.


***


Arga benar-benar frustasi dan meminta dua pelayanan wanita untuk menemaninya minum, kedua pelayanan itu menuangkan wine di gelas Arga.


Kedua wanita itu ingin menyentuh bahu Arga, tapi Arga mengangkat satu tangannya mengisyaratkan, agar kedua wanita itu tidak menyentuh nya.


Kedua wanita itu langsung memasang wajah kecewa nya, karena mereka sudah penasaran dengan tubuh kekar milik Arga.


Arga meluapkan kemarahan nya dengan minum minuman beralkohol dan cukup lama Arga minum, tapi masi bisa mengendalikan diri nya, sementara kedua wanita itu hanya duduk di samping Arga dan menuangkan minuman di gelasnya saja.


Arga tidak ingin berlama-lama di tempat itu, setelah dia merasa lebih tenang, Arga kembali mengemudi kan mobilnya pulang ke apartemen miliki nya, karena dia tidak ingin bertemu Nela untuk sementara waktu.

__ADS_1


****


Sementara itu Nela di rumah nya tidak bisa tenang, dia kemudian turun kebawah dan bergegas ke bagasi, lalu mengemudi kan mobilnya pergi.


Mobil Nela melaju dengan kencang menerobos jalan ibu kota yang gemerlap, mobil Nela kemudian menuju ke apartemen Azka.


Nela langsung naik ke apartemen Azka dan memencet bel apartemennya, tidak lama kemudian pintu di buka oleh Azka.


Azka sangat kaget melihat Nela dengan mata berkaca-kaca yang berdiri di depan nya dan Nela langsung memeluknya.


Azka membalas pelukan Nela sambil mengusap kepalanya, "Masuk lah dulu dan cerita padaku, ada apa?" ucap Azka dan menuntun Nela duduk ke sofa.


Nela terisak dan belum biasa bicara apa-apa, Azka menghampiri nya dan memeluknya agar lebih bisa lebih tenang.


"Nela cerita pada sahabat mu ini, apa Arga menyakiti mu, akan ku beri pelajaran padanya?" tanya Azka sambil mengusap pundak Nela dalam pelukannya.


Nela kemudian melepas pelukan Azka, dan menatap nya, "Bukan Arga yang salah, tapi aku yang bersalah Azka" tutur Nela dengan tatapan yang bersalah.


"Sekarang kamu cerita apa sebenarnya yang terjadi?" tanya Azka dengan lembut.


Nela kemudian menceritakan semuanya pada Azka mulai A sampai Z, penyebab mengapa Arga bisa marah padanya.


Azka yang mendengar cerita Nela dan tatapan Nela yang penuh rasa bersalah pada Arga, sekarang menyimpulkan kalau anggapannya selama ini tentang Nela, kalau Nela tidak mencintai suaminya ternyata salah, malam ini Azka melihat cinta di mata Nela sangat besar pada Arga.


"Nela kamu harus menjelaskan pada Arga semuanya, karena Arga sangat mencintai mu, kamu harus tau upaya Arga membahagiakan mu, yaitu membuat lebel musik yang menaungi mu menjadi milik Jansen group" ungkap Azka menjelaskan pada Nela.


Nela langsung menutup mulut nya karena sangat syok dengan kenyataan semua itu, "Jadi di balik konser aku tadi, semuanya adalah rencana Arga" timpa Nela dengan terisak.

__ADS_1


__ADS_2