Gadis Virgin Milik CEO

Gadis Virgin Milik CEO
AKHIRNYA SEMUANYA SUDAH SELESAI


__ADS_3

Tidak lama lagi konferensi pers akan segera berlangsung, semua wartawan sudah menunggu Marvin dan tinggal menghitung menit lagi karena akan gelar secara Live.


Begitu pula dengan Kirani sudah siap melihat Marvin dari TV yang ada di ruang rawat Nela, sementara Nela sedang tertidur.


Akhirnya Marvin pun sudah tiba bersama Ryan, di dampingi beberapa bodyguardnya memasuki ruang konferensi pers.


Marvin langsung duduk di kursi yang sudah di sediakan untuknya dengan penuh wibawa dan Karisma nya, kemudian mengarahkan mikrofon agar pas sejajar dengan mulutnya.


"Selamat siang semua nya saya selaku CEO Jansen group akan mengklarifikasi semua berita yang menjadi simpang siur belakangan ini" ucap Marvin dengan ramah.


"Baik yang ingin bertanya silahkan?" sahut Ryan yang berada di samping Marvin.


"Maaf tuan, kami ingin bertanya tentang skandal dugaan perselingkuhan yang sudah beredar di masyarakat saat ini" tanya Wartawan.


"Baik pertama yang harus saya garis bawahi adalah dugaan perselingkuhan dan hal itu tidak pernah terjadi" jawab Marvin.


Terlihat semua orang tidak puas dengan pernyataan Marvin karena sudah banyak foto-foto mesra mereka yang beredar di sosial media.


"Kalian pasti tidak percaya dengan pernyataan saya barusan, oke agar pernyataan saya bisa di terima tentu Marvin Jansen punya buktinya" sambung Marvin dengan tenang.


Tidak ada yang berani bertanya, mereka semua menunggu penjelasan dari Marvin dan begitu pula Kirani yang sedang menyaksikan acara tersebut.


Ryan kemudian memberikan beberapa berkas untuk Marvin dan meletakkan di hadapannya, lalu Marvin mulai bicara lagi.


"Pertama saya ingin mengingatkan kepada masyarakat terkait nama istri saya 8 tahun yang lalu, mungkin sebagian orang mengingatnya namanya KIRANI ANASTASIA. Kedua hubungan saya yang beredar dengan rekan kerja saya, desainer ternama yang bernama Miss Karin" jelas Marvin, tapi semua orang masi bingung apa inti dari penjelasan Marvin sebenarnya.


Sementara Kirani juga masi fokus menyaksikan acara itu dan mulai tersenyum.

__ADS_1


Marvin kemudian berdiri dari duduk nya dan menuju layar besar yang ada di belakangnya, "Ryan nyalakan" perintah Marvin.


Layar pun menyalah dan terlihat foto Kirani dan Miss Karin yang berdampingan, semua wartawan fokus melihat layar tersebut bagaikan melihat sorang dosen menjelaskan.


"Kalian tentu bisa melihat dua Foto wanita yang ada di layar yang ada di depan kalian, foto sebelah kanan adalah istri saya 8 tahun yang lalu" ucap Marvin lalu menyentuh foto Kirani dan naik lah identitas Kirani semuanya di layar itu.


Semua wartawan mulai memotret nya dan menunggu penjelasan Marvin selanjutnya.


Marvin kemudian beralih ke foto Karin, "Kalian tentu sudah kenal dengan foto sebelah kiri yaitu Miss Karin, apa kalian bisa melihat kesamaan foto istri saya yang sebelah kanan" jelas Marvin sambil menyentuh layar sebelah kanan, hingga foto Kirani kembali muncul.


Para wartawan mulai menyahut dengan perkataan, "Hampir sama". "Tapi maksudnya apa" tanya salah satu wartawan.


"Oke apa kalian pernah mengetahui identitas asli dari desainer ternama Miss Karin?, dari pada kalian harus mencari tau lagi dan akan memakan waktu yang lama, jadi biarkan saya yang menjelaskan" sambung Marvin.


Marvin kemudian menyentuh kembali layar tersebut dan naik lah identitas asli Miss Karin sebenarnya yang ternyata bernama asali KIRANI ANASTASIA, lalu Marvin tersenyum penuh kemenangan.


"Sejak apa Marvin mengetahui identitas ku tidak pernah berubah?" ucap Kirani.


Marvin merapikan jasnya lalu berjalan kembali duduk ke kuris nya, "Apa perlu saya menjelaskan intinya?, baik 8 tahun lagu saya dan Istri saya terlibat konflik salah paham yang membuat kami terpisah, tapi istri saya Kirani Anastasia tidak pernah berpindah kewarganegaraan, jadi secara hukum dia masi istri saya yang sah" Jelas Marvin dengan bangga penuh wibawa.


"Kesimpulannya tidak ada kata perselingkuhan antara Istri dan Suami" sambung Marvin.


"Apa semuanya sudah jelas?" sahut Ryan bertanya.


Satu wartawan menyahut, "Maaf pertanyaan kami mengarah ke hal pribadi karena ini terkait dengan skandal yang ada, Kata tuan Marvin tadi terjadi konflik, jadi kemungkinan besar tidak ada nafkah lahir dan batin, jadi apa kah masi bisa di sebut suami dan istri yang sah?" pertanyaan wartawan.


Marvin melirik Ryan dan Ryan langsung mengerti, "Kalau hal ini biar saya yang akan Menjelaskan selaku asisten kepercayaan Marvin Jansen dan yang mengurus beberapa keuangan bos saya" ucap Ryan lalu mengambil berkas di atas meja.

__ADS_1


Ryan kemudian memperlihatkan pada kamera lembar per lembar berkas di hadapan nya, "Ini adalah laporan keuangan rekening bos saya 8 tahun belakangan ini, yang diberikan pada istrinya 8 tahun yang lalu dan terlihat dari laporan keuangan di sini kalau Nyonya Kirana selalu memakai uang dari suaminya, jadi jelas yah tuan Marvin tidak pernah berhenti menafkahi istri nya" ucap Ryan menjelaskan panjang lebar.


Marvin kembali bicara, "Baik saya rasa semua sudah jelas, jadi konferensi pers di tutup, Terima kasih" ucap Marvin lalu berdiri meninggal kan ruangan tersebut, di susul Ryan dan bodyguard nya.


Kirana yang menyaksikan acara itu sampai akhirnya manarik nafasnya lega, "Akhirnya semuanya selesai, Om CEO ku memang luar biasa" ucap Kirana dengan bangga.


Kirani kemudian menghampiri Nela di tempat tidurnya, "Nela kamu harus tau papah kamu, dia pria yang luar biasa dan Mami sangat bangga padanya" curhat Kirani pada putri nya, meski Nela tidak mendengar nya.


Sementara itu Marvin masi ada di kamar hotel bersama Ryan, "Bos akhirnya semuanya sudah selesai, jadi apa aku bisa bersenang-senang dulu" tanya Ryan.


"Pergilah Ryan, dan segera lamar kekasih mu itu" balas Marvin.


"Siap bos, aku pergi" ucap Ryan kemudian meninggal kan Marvin.


Ryan kemudian mengemudikan mobilnya sambil menelpon seseorang dan terlihat berbicara dengan serius, lalu menuju tokoh berlian yang cukup terkenal.


Ryan memilih cincin berlian yang cukup mahal dan mewah dan Ryan segera membayar nya, kemudian kembali melanjutkan perjalanan nya.


Saat ini Elmira sedang ada di apartemen nya karena kebetulan tidak ada syuting dan baru saja menyaksikan konferensi pers yang di lakukan Marvin.


Tiba-tiba bel apartemennya berbunyi, Elmira berdiri dengan malas membuka pintu nya, ternyata yang datang sopirnya Marvin.


"Selamat siang Nona, saya di utus pak Ryan untuk menjemput anda dan memberikan ini" ucap sopir itu sambil memberikan kotak persegi empat.


Elmira kemudian mengambil kotak itu, "Silahkan masuk dulu pak, biar saya ganti baju dulu" ucap Elmira lalu berjalan ke kamarnya dan sopir itu menunggu di ruang tamu.


Setelah berada di kamar nya Elmira membuka kotak yang di berikan Ryan dan terlihat sebuah dress dengan sepasang sepatu.

__ADS_1


Terdapat secarik kertas yang tertulis, "Sayang pakai baju ini dan ikutlah bersama sopir yang ku suruh menjemputmu" .


__ADS_2