
Nela yang melampiaskan kesedihan nya di pelukan mamahnya, sudah merasa lebih baik dan melepas pelukannya pada mamahnya.
Nela kemudian beralih melihat papahnya, "Pah Mah, maafkan aku" ucap Nela.
Marvin tersenyum melihat putrinya, karena sudah mau mengakui kesalahannya, "Sini sayang, biar papa peluk" panggil Marvin.
Nela berdiri dan memeluk papahnya, "Papaaah" ucap Nela.
"Nela, kali ini papah tidak bisa membantu mu" ucap Marvin.
"Tapi Pah" ucap Nela sambil melepas pelukan nya.
"Nela sayang, benar kata papah kamu, kami tidak bisa membantu" timpal Kirani.
"Oke Mah, pah aku janji akan menyelesaikan masalah ku sendiri" ucap Nela.
**
Di tempat yang berbeda Arga sedang mengemudikan mobilnya menuju ke suatu tempat.
Terlihat Arga menuju area pemakaman dan memberhentikan mobilnya, Arga kemudian turun dari mobilnya sambil memegang buket bunga.
Arga menuju sebuah makam yang bertulis JASMIN, Arga meletakkan bunga yang di bawah nya, di atas makam tersebut.
Jamin adalah, mantan pacar Arga yang meninggal 5 tahun yang lalu dan semenjak Jasmin meninggal Arga tidak pernah berpacaran lagi, karena Marvin selalu mengatakan padanya agar menikahi putrinya.
Arga meneteskan mata air matanya di samping makan mantan kekasih nya itu, "Jasmin, sekian lama setelah kamu pergi meninggalkan ku untuk selamanya, aku tidak pernah membuka hati untuk wanita lain, tapi kenapa di saat aku mencoba membuka hati ini, justru itu mengecewakanku" curhat Arga.
Setelah meluapkan kekecewaan nya, Arga meninggalkan pemakaman tersebut dan kembali ke perusahaan Jansen group.
**
Sementara di perusahaan Azka, Azka sedang berada di ruangannya dan tiba-tiba sekertaris nya masuk tampa permisi.
"Ada apa?" tanya Azka sambil bersandar di kursi kebesaran nya.
"Anu bos, di bawah banyak media yang ingin meminta klarifikasi tentang berita yang lagi jadi trending hari ini" jawab sekertaris.
__ADS_1
"Berita apa?" tanya Azka bingung, karena belum mengetahui nya.
"Maaf apa bos belum tau?" ucap sekertaris nya.
Azka langsung memencet leptopnya untuk mencari tau berita yang beredar, setelah melihat Azka menarik nafasnya kasar dan menghembuskan nya perlahan, "Keluarlah" perintah Azka pada sekertaris nya.
Azka kemudian berdiri dan melepaskan kancing jasnya, "Nela pasti dalam masalah, aku harus membantu nya" ucap Azka.
Azka mengambil HPnya lalu menghubungi Nela, "Halo Nela kamu di mana" tanya Azka.
"Di kantor tante Elmira" suara Nela dari sebrang.
Azka langsung mematikan panggilannya dan bejalan keluar dari ruangannya, Arga meninggal kan perusahaan nya lewat pintu rahasia, karena pintu utama sudah banyak wartawan yang menunggu nya.
Stelah sampai di kantor Elmira, Azka langsung masuk kedalam ruangan Elmira dan di sana sudah ada Nela, Elmira dan Bella.
Azka berjalan duduk di samping Nela, "Kenapa bisa seperti ini Nela" tanya Azka.
"Karena sekarang Nela sedang Viral, jadi semua apa yang dia lakukan menjadi berita" jawab Elmira.
Sementara Belle hanya duduk diam tidak bisa berkomentar apa-apa, masi dengan seragam sekolah nya.
"Tidak Nela, dengan kamu meminta maaf saja, asumsi publik tentang hubungan kita akan di anggap benar" balas Azka.
"Jadi apa yang harus kulakukan Azka, apa aku harus diam saja sampai berita ini redah sendiri, atau menunggu berita yang makin menyudutkan diriku" sambung Nela.
"Kamu tenang dulu Nela, tante sedang memikirkan caranya" sahut Elmira.
Azka terlihat berfikir, lalu menatap Bella dan di lihat oleh Nela dan Elmira.
"Aku tidak ada ide kak Azka" ucap Bella segera memencet HPnya.
Azka kemudian berdiri dan duduk di samping Bella, "Tante Elmira, apa tidak keberatan kalau putri tante di kenal masyarakat" tanya Azka masi menatap Bella.
"Maksud kamu apa Azka" tanya Elmira.
Azka kemudian merangkul pundak Bella, "Putri tante ini bisa berpura-pura menjadi pacar ku, setidaknya isu perselingkuhan aku dengan Nela bisa di patahkan dan tinggal Nela minta maaf ke publik" usul Azka.
__ADS_1
"Ide yang bagus Azka" sahut Nela.
"Tapi kak Nela... " ucapan Bella terputus.
"Nela tolong bantu aku kali ini" sambung Nela.
Bella melihat Mamah nya dan di balas anggukan oleh Elmira, lalu menatap Nela, "Iya kak aku mau, demi kak Nela" ucap Bella.
**
Malam hari telah tiba, Elmira sudah mengatur konferensi pers untuk mengklarifikasi semua nya.
Para awak media sudah siap dan menunggu kedatangan Nela dan Azka, setelah beberapa saat Nela, Azka, Elmira dan Bella memasuki ruang pers.
Ketika semuanya sudah siap, Azka duluan yang mulai bicara, "Selamat malam semuanya, saya Azka Ricardo yang ada di video bersama Nela, yang sudah beredar dan menjadi asumsi publik, akan mengklarifikasi semuanya di sini" ucap Azka men jeda ucapan nya.
Semua orang menunggu nya dan kamera tidak pernah berhenti memotret nya.
"Sekarang kita bicara kronologi video yg beredar, saat itu 'maaf' Nela terlihat sedang mabuk dan saya menolongnya, kemudian membawanya kesebuah apartemen, kalian harus tau fakta kalau Nela dan aku sudah bersahabat dari kecil dan Nela sudah saya anggap sebagai adik saya sendiri" jelas Azka.
penjelasan Azka belum membuat wartawan puas, "Maaf pak Azka, tapi seorang sahabat bisa saja menjalin sebuah asmara" tanya salah satu wartawan.
"Pertanyaan yang bagus saya suka, kalian lihat gadis yang berada di samping saya, sebagian tentu sudah mengenalnya kalau dia putri dari tante Elmira yang bernama Arabella, dan kami sedang menjalin sebuah hubungan berpacaran" ucap Azka dengan tegas sambil merangkul pundak Bella.
Nela kemudian mulai bicara, "Selamat malam dan terima kasih pada teman-teman media yang sudah hadir di sini. Saya Nela princess Jansen, pertama ingin meminta maaf kepada suaminya saya, karena perbuatan saya yang belum dewasa dan yang kedua saya meminta maaf pada masyarakat, karena sebagai pabrik figur seharusnya memberi contoh yang baik untuk pengemar saya, kedepannya saya akan belajar lebih baik lagi dan akan lebih hati-hati memilih pergaulan" ucap Nela dengan wajah menyesal.
Kemudian Elmira yang bicara, "Baik aku rasa semuanya sudah jelas" sambung Elmira.
"Satu lagi, sudah berapa lama nona Arabella berpacaran dengan pak Azka" tanya salah satu wartawan pada Bella.
Bella terlihat bingung lalu melihat Azka, di balas senyuman oleh Azka membuatnya menjadi salah tingkah dan kembali melihat ke depan, "Saya sudah berpacaran dengan kak Azka selama setahun" jawab Bella dengan tegas.
Setelah itu keempatnya berdiri dan meninggalkan ruangan pers.
**
Sementara itu Arga sedang berada di ruang kerjanya dan menyaksikan konfirmasi pers tersebut.
__ADS_1
Setelah itu Arga menutup leptonya, lalu menghisap rokok nya dan menatap lurus ke depan dengan tatapan sulit di artikan.
Arga kemudian berjalan keluar, ingin kembali ke kamarnya dan berpapasan dengan Nela di depan tangga.