Heartbreak Hotel

Heartbreak Hotel
Episode 52


__ADS_3

“Isa… apa kau... baik – baik saja?” tanya Luke sambil menggenggam erat tangan Isa


Isa menjawab pertanyaan Luke dengan sebuah senyuman lebar. Senyumannya itu membuat Luke meringis, entah kenapa, Luke merasakan ada sesuatu yang aneh dari senyuman gadis kecilnya itu.


“Kau sudah menanyakkan hal yang sama untuk yang ke tujuh kalinya, tuan Lukas Averanno Seranno yang terhormat” ucap Isa tanpa berhenti tersenyum


Entah kenapa, semenjak dirinya mengetahui bahwa dia sedang mengandung, moodnya langsung meningkat seketika. Rasa mual dan sakit kepala yang dirasakannya pun berangsur – angsur berkurang dan menghilang


“Aku mengkhawatirkanmu, kalau kau merasa tubuhmu tidak fit, kita masih sempat untuk putar balik ke penthouse” ucap Luke sambil mengelus lembut surai panjang nan lembut milik Isa


“Tak usah… aku sangat ingin ke pesta” ucap Isa dengan nada yang manja sambil memeluk tubuh Luke dari samping


Melihat tingkah manja Isa, Luke hanya terkekeh kecil dan mengelus – elus lembut tulang selangka Isa yang timbul karena tidak ditutupi oleh gaun yang dipakainya


“Nanti saat kita sampai disana… kau harus memakai coat mu, ya” perintah Luke


Seujujurnya, saat ini Luke tidak terlalu menyukai gaun yang dipakai oleh Isa. Ya, Luke akui bahwa Isa terlihat menggagumkan dengan balutan gaun biru putih nan seksi kreasi rumah mode Gucci, dengan potongan dada yang amat rendah. Isa terlihat sangat seksi dan menawan disaat yang bersamaan, Luke sendiri bahkan tidak dapat memalingkan pandangannya dari Isa, apalagi para kaum adam yang berada di pesta itu, nantinya.


“Kenapa?” tanya Isa sambil membuat pola – pola abstrak di dada bidang Luke yang sudah berbalut kemeja dan tuxedo berwarna senada dengan gaun yang dipakai oleh Isa.


“Aku tidak ingin kau sakit lagi karena terkena angin malam” ucap Luke


“Benarkah? Apakah bukan karena aku terlihat gendut?” tanya Isa sambil mendongakkan kepalanya untuk menatap kedua netra biru milik Luke


“Hah? Gendut? Tentu saja tidak” jawab Luke sambil mengernyitkan dahinya


Merasa tidak puas dengan jawaban Luke, Isa langsung melepaskan dirinya dari rangkulan Luke


“Kenapa semua mulut pria sangat manis? Nanti saat berat badanku bertambah, dia pasti akan meninggalkanku dan mencari wanita lain yang lebih sexy. Sedangkan saat tubuhku sexy saja, dia masih berani melirik wanita lain… apalagi jika tubuh ku tidak sexy lagi” gumam Isa dengan suaranya yang terdengar setengah berbisik, namun, Luke masih dapat mendengar gumaman Isa tersebut


Dengan sekuat tenaga, Luke menggigit pipi dalamnya agar dirinya tidak tersenyum.


“Hei… aku tidak akan meninggalkanmu” ucap Luke dengan suara gentle nya


“Eumh?” tanya Isa sambil menatap Luke dan mengerjapkan matanya beberapa kali.


Ugh!


Tidak tau kah Isa bahwa apa yang baru saja dilakukannya itu sungguh imut!


Kali  ini, Luke tidak bisa menahan tawanya.


“Eh? Ada apa?” tanya Isa yang binggung dengan tingkah laku Luke


“Ah? Tidak ada apa – apa” jawab Luke sambil mencoba mengontrol dirinya untuk tidak tertawa dengan keras


Isa mengernyitkan dahinya

__ADS_1


“Apakah ada sesuatu yang salah denganku? Apakah wajahku terlihat seperti badut sehingga kau menertawakanku tanpa alasan seperti itu?” tanya Isa dengan nada yang dingin dan sorot mata yang tajam


Merasa situasi sudah berubah menjadi tegang, Luke langsung menghentikan tawanya


“Ekhem”


Luke berdehem agar suaranya kembali normal.


“Tidak… kau sangat cantik, Issabele Caroline Rose” ucap Luke dengan gentle sambil menggenggam erat tangan Isa


“Kau juga sangat tampan, Yang Mulia Lukas Averanno Seranno” balas Isa sambil tersenyum lebar


"Ah, apa benar seperti itu, permaisuriku?" goda Luke


Hati Luke langsung menghangat saat melihat senyuman lebar itu terpatri di wajah Isa


“Rasanya, aku sudah tidak mood lagi untuk pergi ke pesta itu” ucap Luke sambil menghela napasnya dengan pelan


“Eh? Kenapa? Bukannya kita sebentar lagi sampai?” tanya Isa binggung


“Aku tidak ingin mata seluruh pria yang berada di pesta itu menatapmu. Aku tidak ingin milikku dinikmati oleh orang lain” ucap Luke


“Apakah kau cemburu?” pancing Isa sambil mendongakkan kepalanya untuk menatap wajah Luke


“Ya, of course!” jawab Luke to the point


“Apakah kau tidak suka dengan jawabanku tadi?” tanya Luke yang binggung dengan ekspresi terkejut Isa


“Ah? Tidak… Hanya saja… kau terlalu frontal” ucap Isa sambil menundukkan wajahnya yang mulai memerah


Astaga! Isa sangat menggemaskan!


“Jadi… kau ingin aku seperti apa, eumh?” tanya Luke sambil merangkul Isa dari samping dan menyembunyikan wajahnya di ceruk leher putih nan jenjang milik Isa


“Se—setidaknya, kau menyangkal 1 kali… kemudian kau mengakui kalau kau cemburu” ucap Isa gugup sambil meremas gaun yang sedang dipakainya


“Untuk apa seperti itu? Sungguh buang – buang waktu” ucap Luke sambil menarik napasnya dengan dalam di ceruk leher Isa yang sangat memabukkan indra penciumannya


“Tuan, Nona… kita sudah sampai” ucap supir yang sedang mengendarai mobil mewah milik Luke


Mendengar ucapan supir tersebut, Luke langsung menarik kepalanya dari ceruk leher Isa.


“Wow”


Isa berdecak kagum saat melihat pesta yang akan dihadirinya. Pesta yang akan dihadirinya ini adalah sebuah pesta outdoor namun tidak meninggalkan kesan klasik dan elegan. Ini adalah kali pertamanya Isa mengikuti pesta dengan tema seperti ini.


Luke yang sedari tadi sedang memperbaiki rambutnya hanya bisa tersenyum saat melihat tingkah laku Isa

__ADS_1


“Apakah kau suka?” tanya Luke sambil memandang Isa yang tengah memperhatikan kondisi pesta tersebut dibalik kaca mobil mereka


Sangking takjubnya, Isa hanya membalas pertanyaan Luke dengan sebuah anggukan samar


“Apakah kau ingin pesta pernikahan seperti itu?”


Lagi, Isa menjawab pertanyaan Luke dengan sebuah anggukan. Melihat hal itu, Luke terkekeh.


Setelah menyadari ada sesuatu yang aneh, Isa langsung memalingkan pandangannya ke arah Luke. Sepertinya, wanita cantik itu terlihat binggung.


“Hah? Pesta pernikahan?” tanya Isa sambil mengerutkan dahinya


“Iya”


“Pesta pernikahan siapa?” tanya Isa binggung sambil sedikit memiringkan kepalanya


“Tentu saja pesta pernikahanku dan kau” ucap Luke gemas sambil mencubit pelan pipi Isa yang terlihat chubby daripada biasanya


Seketika, kedua mata Isa langsung berbinar. Rasa sakit yang dirasakannya akibat cubitan kecil Luke langsung menghilang.


“Apakah… apakah kita akan benar – benar menikah?” tanya Isa sambil menatap lekat kedua netra biru Luke


“Tentu saja. Kau adalah milikku, sekarang, besok dan selamanya. Secepatnya, kita akan meresmikan hubungan kita ini” ucap Luke sambil mengusap pelan wajah Isa yang terlihat bersinar di bawah lampu mobil Luke yang remang – remang


“Kita hanya perlu waktu yang tepat untuk meresmikan hubungan ini. Kemudian, kau akan menjadi milikku seutuhnya. Kau akan menjadi Issabele Caroline Rose-Seranno, kau akan menjadi Ibu dari Seranno junior. Aku sangat menantikan waktu itu” ucap Luke sambil tersenyum lembut


Saat ini, Isa merasa kedua matanya sangat panas, dia sangat ingin menangis. Andaikan Luke tau, bahwa Seranno junior tengah tumbuh di dalam dirinya, pasti dia akan sangat bahagia.


Cup!


Luke mengecup lembut dahi Isa


“Tetaplah bersamaku. Jangan pernah berpikir untuk meninggalkanku, aku tidak tau bagaimana caranya bernapas jika kau meninggalkanku. Apapun yang terjadi, kau adalah milikku, cintaku, belahan jiwaku”


.


.


.


.


.


Hai... apa kabar semua? Semoga sehat selalu, oh iya... author juga ingin ngasih semangat nih... buat semua yang bakal hadapin PAT besok... semangat!!!


Oh iya, bagi yang belum liat trailer, visual character sama spoiler part selanjutnya... bisa di cek di akun ig @Bulanyasinta95, tenang... enggak dikunci kok.

__ADS_1


__ADS_2