
Seorang wanita turun dari pesawat, dia memakai kacamata dan menuju bagasi untuk mengambil kopernya. Dia menunggu beberapa menit sampai kopernya muncul. Dia menuju ke luar dan mencari taxy. sepanjang perjalanan, dia sangat menikmati pemandangan. Cukup lama dia tidak kembali ke Indonesia.
Wanita tersebut berwajah campuran, dengan tinggi 170 cm, rambut panjang berwarna coklat. Dia memakai celana jeans berwarna navi dan kemeja dengan warna senada. Sepatu sporty berwarna cream menghiasi kakinya.
Si wanita berpikir berapa tahun dia tidak pulang? Sepuluh tahun mungkin ada, telah banyak perubahan dengan kampung halamannya. Dia telah memberikan alamat tujuan kepada sopir taxy.
"Ini alamat apartment, yang anda tuju, Nona," beritahu sopir taxy saat berhenti di depan sebuah gedung apartment. Dia berhenti trpat di lobby apartment.
Si wanita memperhatikan nama gedung apartment tersebut. Meskipun dia belum pernah ke sana. Namun, dia tahu bahwa itu memang benar apartment tujuannya.
Sopir membukakan pintu untuk wanita tersebut. Si wanita keluar dan menunggu sopir untuk mengambilkan kopernya. Setelah itu dia membayar tarif beserta tipsnya. Setelah mengucapkan terima kasih si sopir langsung kembali ke dalam mobil dan pergi.
Wanita itu berjalan menuju petugas informasi agar tidak salah lantai. Dia menarik koper yang dibawanya.
"Selamat siang, saya ingin ke apartment ini," tunjuk si wanita kepada petugas alamat yang dimilikinya.
"Oh benar, Nona, silahkan langsung ke lantai dua puluh, dan cari nomor tersebut," jawab petugas.
Si wanita langsung menuju lift dan menekan tombol lantai yang dimaksud. Sesampai di lantai dua puluh, wanita tersebut mencari nomor apartment tujuannya.
__ADS_1
Dia sengaja tidak memberitahu pemilik apartment karena ingin memberi kejutan kepada sang pemilik dengan kedatangannya yang tiba-tiba. Dia yakin, si pemilik nomor kamar yang di tujunya akan sangat bahagia bertemu dengannya. Hampir dua tahun mereka tidak bertemu dan berkomunikasi. Setelah-- Dia berjanji akan membuat segalanya menjadi baik.
Saat dia melihat angka dengan nomor tujuannnya. Dia langsung menekan bel, cukup lama meninggu sampai dibukakan. Saat pintu terbuka si wanita sangat heran karena dia melihat seorang wanita yang menggendong bayi.
Apakah saya salah alamat?
Dia kembali melihat nomor pintu apartment dan nomor yang ada di kertas yang dia pegang, sama jadi dia tidak salah. Atau si pemilik sebelumnya telah berganti?
"Ada yang bisa saya bantu?" tanya wanita yang menggendong anak tersebut.
"Maaf, apakah ini apartment Cakra?" si wanita membalikan pertanyaan. Bisa saja unit kamar Cakra di sebelahnya atau bagaimana?
Siapa wanita ini? Apa hubungannya dengan bang Cakra?
Siska merasa tidak senang, baru saja kebahagian menghampirinya. Sekarang datang masalah, meskipun Siska belum tahu siapa dan ada hubungan apa wanita ini dengan suaminya?
"Ya, maaf, anda siapa?" tanya Siska sopan. Dia belum mengizinkan si wanita untuk masuk.
"Oh, syukurlah, saya pikir tadi salah alamat." si wanita langsung melewati Siska dan masuk ke dalam. Dia dengan tidak sopan langsung duduk di sofa. Siska mengikutinya.
__ADS_1
Siska tersinggung dengan ketidaksopanan wanita itu yang main masuk saja, sebelum dipersilahkan.
"Maaf, anda siapa?" bentak Siska. Dia tidak suka dengan kelancangan wanita tersebut.
"Oh, sorry, saya Aline, teman special Cakra," bangga wanita bernama Aline tersebut memperkenalkan dirinya. "Saya haus, bisakah anda mengambilkan minuman untuk saya?" perintah Aline.
Siska yang mendengar wanita itu mengatakan bahwa dia adalah teman special Cakra, yang itu artinya kekasihnya?
Siska kembali teringat kata-kata Cakra.
"Namun, jika suatu hari Abang menemukan wanita yang membuat Abang jatuh cinta, Abang mohon, kamu ikhlas melepaskan Abang,"
πππ
Jangan lupa nyawer, rajin2 donk besties kasih iklanπ€
Pekanbaru
301222
__ADS_1
14.40