
"Kak, Nabil gak bisa sampai selesai, Nabil ngantuk sekali, antar Nabil pulang." bisik Nabil kepada Nathan.
"Oke." jawab Nathan singkat. Dia senang obat tidur yang dimasukannya ke minuman Nabila mulai bereaksi.
"Besties, gue pulang dulu ya, ngantuk banget soalnya." ujar Nabila pamit sambil menguap.
"Yah, sayang banget, Nab. Belum pemilihan king and queen prom lagi." ucap Maura.
"Iya, siapa tau, loe dan kak Nathan yang terpilih Nab." tambahan Siska.
"Gak peduli gue, gue cabut dulu ya." Nabila berdiri dari tempat duduknya, menuju luar. Nathan memgikuti Nabila.
Nabila tidak bisa menahan kantuknya, dia lemas dan merosot ke lantai, untung Nathan cekatan memegangnya, Nathan segera menggendong Nabila dan menuju kamar yang telah dia pesan. Nathan menidurkan Nabila di ranjang.
"Cantik." ucap Nathan pelan.
"Setelah ini, kamu tidak akan bisa lepas dan meninggalkan aku." ujar Nathan lagi. Dia mengecup bibir Nabila sekilas, memandangi seluruh tubuh Nabila dengan kagum.
Nathan mencari peralatan yang telah dia persiapkan didalam lemari, mengaturnya sedemikian rupa ditempat - tempat yang seharusnya.
Nathan kembali memastikan Nabila tertidur dengan pulas. Nathan kemudian melepaskan pakaian Nabila satu persatu sambil menahan gairahnya sendiri karena melihat tubuh sintal Nabila. Keringat dingin bercucuran di wajah Nathan, apalagi saat melepaskan bra yang dipakai Nabila.
"Maafkan aku, hanya ini cara agar kamu tidak meninggalkan ku." bisik Nathan kepada Nabila. Nathan melanjutkan untuk membuka pakaian dalam Nabila satu - satunya yang tersisa. Sesuatu dibawah sana juga ikut terbangunkan.
Nathan kemudian melepas juga pakaiannya, menyisakan boxernya. Nathan kemudian menciumi Nabila, dari wajah turun keleher, memanjakan dua gunung kembar Nabila. Nabila melenguh, dia menikmati setiap sentuhan Nathan, Nabila membuka sedikit matanya dan berusaha memegang wajah Nathan, Nathan kaget dengan reaksi Nabila tersebut, namun kantuk yang semakin dalam memaksa Nabila kembali tertidur.
Nathan kembali memastikan apakah Nabila telah tertidur lagi? Nathan kembali melanjutkan aksinya.
Nathan membuat beberapa tanda disekujur tubuh Nabila.
Setelah puas Nathan, membereskan peralatan, kemudian berbaring dengan memeluk Nabila dengan posesif. Semoga berjalan sesuai rencana, batin Nathan, dan memejamkan matanya.
๐๐๐
Nabila terbangun, memandang langit kamar yang terasa asing baginya, Nabila menyapukan pandangan ke sekeling, bukwn kamarnya, Nabila kaget saat melihat Nathan disampingnya dan memeluknya. Nabila reflex bangun dari tidur, alangkah kagetnya Nabila mendapati dirinya tanpa sehelai benangpun didalam selimut.
Nabila membuka selimut dan melihat Nathan hanya menggunakan boxernya tertidur pulas disamping Nabila. Nabila juga melihat sekujur tubuhnya dengan tanda merah bahkan dibagian sensitifnya. Saat mencoba turun dari ranjang Nabila melihat bercak merah disprei. Apa yang telah terjadi?
__ADS_1
Nabila melihat handphonenya di nakas samping ranjang, waktu menunjukan jam 00.05. berlalu dua jam tiga puluh menit setelah dia meninggalkan pesta prom. Nabila ingat saat dia sangat mengantuk dan tiba - tiba tertidur, Nabila juga ingat saat Nathan mencumbunya, saat itu Nabila ingin memegang wajah Nathan, namun kantuk yang berat membuatnya tidak merasakan apapun. Apakah Nathan mengambil kesempatan?
"Kak." panggil Nabila sambil mengguncang tubuh Nathan. Nabila membangunkan Nathan yang masih tidur pulas. Nathan hanya bergeming. Nabila kembali mengguncang tubuh Nathan.
"Kak, bangun." teriak Nabila.
"Apa sih, Bil, aku masih capek." jawab Nathan kemudian kembali tidur.
"Kakak, apa yang kakak lakukan?" Nabila mulai menangis.
Nathan bangun dan duduk.
"Jangan menangis beb, tenanglah, aku akan bertanggung jawab." ucap Nathan santai, jadi Nabila tidak akan meninggalkannya.
"Apa maksud kakak, dengan bertanggung jawab, apa sebenarnya yang terjadi." Nabila berdiri dan menarik selimut menutupi tubuh polosnya.
Nabila gusar, dia sangat cemas, Nabila mondar - mandir menghilangkan pikiran buruk dari kepalanya.
"Tidak terjadi apa - apakan kak?" tanya Nabila, masih berharap tidak terjadi apapun pada mereka. Namun tatapan penyesalan dari Nathan, dan ucapan Nathan, membuat dunia Nabila seketika runtuh.
"Maaf." hanya itu yang bisa Nathan ucapkan, namun hati Nathan senang, sepertinya rencana Nathan berhasil, membuat Nabila menjadi miliknya.
"Ini tidak benar, Nabil masih perawan, kita hanya.. bercumbu biasa tidak lebih." ucap Nabila lagi, dia jongkok untuk menenangkan dirinya.
"Tapi itu telah terjadi, Bil, lihat noda merah disprei." tunjuk Nathan pada noda merah yang berada di ranjang.
"Silahkan cek di google itu tanda apa?" lanjut Nathan lagi. Dia tidak mau Nabila menolaknya lagi.
Nabila mecari tahu di google, mendapati beberapa fakta, Nabila kembali jongkok dan mulai terisak kembali.
"Kita hanya melakukannya sekali, jadi Nabil belum tentu hamil." ucap Nabila, dia ngeri membayangkan saat masih Sekolah dia harus hamil dan terpaksa berhenti Sekolah.
"Hamil atau tidak, aku akan tetap menikahimu." putus Nathan.
"Tidak, apa kakak sudah gila, Nabil masih seorang pelajar." teriak Nabila.
"Nabil, tidak mau menikah." ucap Nabila lagi.
__ADS_1
๐๐๐
Ya ampun Nathan kenapa merusak masa depan anak orang sih? Bucin boleh tapi gak gitu juga kali.
Silahkan kalian hujat Nathan, author gagal mendidiknya๐
Btw mampir kekarya teman author ya, punya author femes kak YAYUK TRIATMAJA dengan judul DENDAM SANG MAFIA
Arnold Lee adalah anak dari keluarga mafia hingga dirinya kuliah dan bertemu dengan seorang mahasiswi. Pertemuan demi pertemuan membuat Arnold jatuh cinta dan akhirnya Arnold menikah dengan pujaan hatinya saat Arnold lulus kuliah dan berkerja sebagai seorang CEO milik orang tuanya berumur 30 tahun.
Hingga suatu ketika terjadi pembunuhan atas orang tuanya dan dirinya namun sebelum menghembuskan nafas terakhirnya Arnold baru mengetahui dalang di balik pembunuhan adalah asisten pribadinya bersama istri yang dicintainya.
Arnold sangat dendam dan bersumpah jika dirinya di beri kesempatan hidup dirinya berjanji untuk membalas dendam terhadap orang yang mengkhianati dirinya.
Arnold sangat terkejut ketika dirinya ternyata berinkarnarsi kembali waktu Arnold masih muda berumur 18 tahun.
Bagaimana cara Arnold balas dendam? Ikuti novelku yang ke 18
Jangan Lupa
LIKE
VOTE
KOMENT
and
FAVORITEkan ya.
Apalagi dikasih hadiah dan tips love you sekebon dah sayang sayang akuh๐๐
Saranghaeyo๐๐
Gomawo
__ADS_1
\= Lady_MerMaD \=