I Wanna You, My Cold Boy

I Wanna You, My Cold Boy
Pesta


__ADS_3

"Dia udah punya pacar, kalian gak ada kesempatan." jawab Cakra kesal, entah kenapa teman - temannya menyukai Siska membuat Cakra tidak enak hati.


"Siapa?" serentak semua bertanya.


"Anak Sekolah kita juga?"


"Wajar sih, dia udah punya pacar, cantik dan sederhana gitu."


"Tapi, kalau cowoknya anak Sekolah lain, masih bisa la ya, gue jadi pacar dia di Sekolah kita." Canda teman Cakra terkekeh. Hal itu membuat Cakra semakin tidak rela.


"Gak usah kepo deh, siapa cowok dia, kalian gak ada kesempatan." putus Cakra mematahkan semangat teman - temannya.


"Selama janur kuning belum melengkung, kami masih punya kesempatan lah."


"Kecuali, cowok dia eloe, Cak." yang lain terkekeh.


"Ya, gue cowoknya, kalian mau apa?" kesal Cakra, dia sendiri bingung dengan yang diucapkannya.


"Beneran Cak, gak bohong loekan?"


"Ya buat apa gue bohong."


Teman - teman Cakra masih ingin bertanya tapi mereka urungkan karena MC telah membuka acara sehingga pikiran mereka teralihkan.


Setelah MC memulai acara dilanjutkan pembukaan dari Nino selaku orang tua Nathan. Nino mengucapkan terima kasih. Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun, Nathan memberikan potongan kue kepada orang tuanya dan Nabila sebagai pacar.


"Cium.. Cium." sorak semua. Nabila hanya tersipu malu dengan wajah memerah. Nathan berinisiatif sendiri dengan mencium pipi Nabila. Sontak membuat semuanya kecewa karena semua berharap akan melihat adegan yang cukup romantis.


Nayla dan Laudya semakin tidak suka melihat Nathan begitu menyayangi Nabila.


Nino dan Nayla berpamitan dan membiarkan anak - anak muda tersebut dengan acara mereka, bisa dibilang acara bebas. Pesta ulang tahun Nathan diadakan dekat kolam renang. Makanan yang disajikan juga sangat bervariasi.


Laudya mencoba mencari kesempatan untuk menjalankan rencananya. Dia menunggu saat Nathan tidal bersama Nabila, dan kesempatan sedang berpihak padanya.


Laudya melihat Cakra sedang mengambil makanan di meja prasmanan. Laudya kemudian juga memgambil makanan yang berlemak dan minuman. Dia mendekati Cakra dan pura - pura menabrak Cakra, menumpahkan makanan dan minuman kepakaian Cakra.


"Oops, maaf." ujar Laudya, pura - pura menyesal.


"Haduh, bagaimana ini, gue benar - benar minta maaf, Cak, gue, gak lihat loe." Laudya memasang wajah tulus.


"Ya udah gak pa - pa." ujar Cakra, melirik pakaiannya yang dari atas sampai bawah basah dan kotor.

__ADS_1


"Loe, ganti aja dulu, ada kamar yang disediakan Nathan, untuk kita bisa ganti." ajak Laudya. Cakra yang tidak curiga hanya mengikuti Laudya.


Laudya melirik ke sisi lain dimana Nathan disibukan dengan salah satu teman mereka yang diberi minuman oleh Laudya, sehingga dia menjadi mabuk, padahal di pesta tidak ada minuman keras.


Cakra dan Laudya menuju kamar yang dimaksud.


"Ya udah, loe lepas deh Cak, baju loe, biar bisa gue bawa ke laundry." ujar Laudya.


Cakra melepas pakaiannya di kamar mandi dan menyerahkannya kepada Laudya hanya dari pintu kamar mandi.


"Gue bawa ya, loe tunggu aja dulu sambil mandi, ntar lagi gue kembali." ujar Laudya.


"Oke." Cakra mengunci pintu kamar mandi, kemudian berendam di air hangat, pikir Cakra lumayan buat merilexkan diri dari kejadian yang membingungkan perasaannya. Kenapa dia berbuat seperti itu karena teman - temanya menyukai Siska.


Laudya kemudian keluar kamar dan meminta pelayan untuk mencucikan pakaian Cakra. Laudya mencari Nabila dan dia melihat Nabila tengah berada di meja cemilan, sedang memilih cemilan apa yang akan dia makan.


"Nab, Nathan nguruh loe ke kamar seribu satu." ujar Laudya.


"Ngapain kak Nathan nyuruh gue kesitu ya, kak?" tanya Nabila heran.


"Ya mana gue tau." sewot Laudya.


"Udah kak, gue kesana aja." ujar Nabila, dia meletakan makanan kembali dan menuju kamar yang dimaksud Laudya.


Nabila melihat pintu kamar tersebut sedikit terbuka dan Nabila langsung masuk. Dia melihat kamar kosong dengan kasur yang berantakan. Ya Laudya memang membuat kasur tersebut berantakan agar semakin memuluskan rencananya.


Nabila menunggu di tepi ranjang, bingung harus ngapaian, dia meninggalkan tasnya bersama Cheryl. Nabila mendengar air dari kamar mandi, dia pikir Nathan mungkin sedang mandi. Nabila menimbang - nimbang apakah dia harus pergi atau tetap menunggu?


Pintu kamar dibuka, Nathan masuk bersama Laudya dan satu teman perempuan lainnya . Wajah Nathan kelihatan tidak senang.


"Kenapa kamu ada di kamar ini?" tanya Nathan dengan menahan amarah, apa lagi dia melihat ranjang yang berantakan. pikiran Nathan langsung traveling membayangkan yang tidak - tidak.


Kejadian sebelum Nathan di kamar.


Nathan yang masih dirempongkan dengan temannya yang mabuk akhirnya meminta securitty membawa temannya ke salah satu kamar untuk diamankan, agar tidak membuat kekacauan.


"Nath, tadi gue lihat Cakra dan Nabila masuk kamar no seribu satu." ujar Riska teman sekelasnya, menghampiri Nathan.


"Hah, maksud loe?" Nathan yang memang kesal dengan temannya yang mabuk di pesta ulang tahunnya, semakin bertambah kesal dengan berita yang dibawa Riska.


"Gue gak sengaja lihat mereka masuk kamar berdua." ulang Riska.

__ADS_1


"Gue, juga lihat, tapi gue pikir mungkin gue salah lihat." tiba - tiba Laudya datang.


"Kalian yakin." Nathan masih mencoba tenang.


"Kalau gak percaya ayo kita lihat ke kamar saja, gak ada salahnya kan buat memastikannya." ujar Laudya lagi.


Kejadian dikamar


Belum sempat Nabila menjawab pertanyaan Nathan, pintu kamar mandi terbuka dan Cakra keluar dengan jubah handuk. Melihat Cakra yang keluar dengan kondisi seperti itu membuat Nathan hilang kendali, dia langsung memukul Cakra.


"Apa - apaan ini?" marah Cakra karena tiba - tiba mendapat pukulan dari Nathan. Saat Cakra akan membalas Nabila berdiri ditengah mereka, membuat Cakra membatalkan pukulannya.


🍒🍒🍒


Waduh berabe ini, Nabila dan Cakra kepergok Nathan, mana Cakra keluar dengan kondisi seperti itu lagi, kan bikin salah paham, ya kan?


Sambil menunggu Nathan dan Nabila update, silahkan mampir dikarya teman author yang berjudul KUGODA LAGI SUAMIKU by KHODIJAH RAHMAN, nah loh gimana itu, dari judulnya aja udah bikin kepo ya. Cus langsung melipir kesana.



Ana seorang ibu rumah tangga dengan 2 anak yang tidak pernah memperhatikan penampilannya, hingga suaminya berpaling pada wanita lain. Ana berusaha menggoda lagi suaminya agar kembali ke pelukannya. Apakah godaan Ana berhasil? Akankah Prasetya, suami Ana, akan tergoda?


Let's check this out!!


Seperti biasa, author cantik minta tips and giftnya ya.


LIKE


VOTE


KOMENT


and


FAVORITEkan ya.


Saranghaeyo 💕💕


Gomawo


\= Lady_MerMaD \=

__ADS_1


__ADS_2