
"Hi beb." Nathan memanggil Nabila yang tengah celingukan mencari Nathan maupun sahabat - sahabatnya.
"Eh, kakak, selamat ulang tahun ya." ucap Nabila menyalami Nathan dan menyerahkan kado yang dibawanya. Sebenarnya Nabila telah mengucapkan selamat ulang tahun kepada Nathan via whatsapp, bahkan Nabila menjadi orang pertama yang mengucapkannya.
Nathan memeluk Nabila dengan cepat dan memintanya untuk cium pipi kiri dan kanan, Nabila melakukanya dengan kikuk karena takut jadi pusat perhatian. Mereka memang akhir - akhir ini jarang bertemu karena Nabila yang sedang ujian, maupun Nathan yang sibuk persiapan untuk masuk perguruan tinggi.
"Kamu cantik." puji Nathan, memperhatikan Nabila dari atas sampai bawah.
"Emang, selama ini? Nabil gak cantik." Nabila pura - pura merajuk.
"Cantik juga, tapi hari ini cantik kamu special." gombal Nathan. Nabila hanya tersipu malu.
Nathan merangkul Nabila dan memperkenalkannya kepada beberapa teman sekelasnya, termasuk Laudya. Sekalipun Nabila telah mengenal Laudya, namun dia tetap mengulurkan tangan, terlihat sekali jika Laudya enggan menjabat tangan Nabila.
Nathan mengajak Nabila untuk bergabung bersama teman - temannya.
"Siska mana?" tanya Nabila saat bergabung dengan sahabat - sahabatnya dan dia tidak melihat keberadaan Siska.
"Telat dia." ujar Cheryl.
Cakra juga berada ditempat duduk teman - teman Nabila karena malas ngobrol dengan teman sekelasnya, palingan mereka akan membahas mau lanjut keperguruan tinggi mana?
"Eh, siapa itu yang baru datang, cantik banget, kok kita gak pernah lihat, itu anak di Sekolah ya." ujar Rangga takjub.
"Iya, mungkin keluarga Nathan kali ya?" balas Ferry.
Cakra memperhatikan gadis yang baru datang, seperti kenal?
"Siska." teriak Maura tabjub dengan penampilan Siska, Siska memang tidak terlalu cantik, namun dia memiliki wajah yang enak dilihat dan tidak membosankan. Apalagi penampilan Siska yang sederhana, membuat dia semakin tidak terlihat.
Cakra yang sedang minum, langsung tersedak, dia tidak menyangka jika Siska tampil memukau malam ini.
"Siska, sini." teriak Cheryl, sambil melambaikan tangannya. Akhirnya Siska menemukan keberadaan sahabat - sahabatnya dan bergabung dengan mereka, sebelumnya Siska mengucapkan selamat ulang tahun kepada Nathan.
"Nath, siapa cewek cantik yang baru datang ini?" tiba - tiba beberapa teman sekelas Nathan mendekati mereka.
"Kenalin ke kita donk." ucap jones lainnya. Harap maklum berharap punya pacar.
"Siska, kenalkan ini teman - teman sekelas aku." ujar Nathan. Saat Siska ingin menjabat tangan salah satu teman Nathan, tiba - tiba tangan Siska ditarik oleh seseorang, yaitu Cakra.
__ADS_1
"Gue, ada perlu sama loe, bentar." tanpa permisi Cakra membawa Siska. Siska hanya pasrah ditarik oleh Cakra. Hal tersebut membuat yang lain bengong.
Setelah terpisah dari mereka Cakra melepaskan tangan Siska, mereka sekarang berada di lorong yang mengarah ke dapur.
"Loe, sengaja ya, berpakain seperti itu?" marah Cakra.
"Maksud abang?" Siska bingung dengan pertanyaan Cakra. Menurut Siska pakaiannya tidak terbuka, bahkan dress sepanjang mata kaki dengan lengan pendek borkat transparan.
"Loe, pasti mau menarik perhatian teman sekelas gue kan?" tegas Cakra lagi.
"Inikan pesta bang, ya pastilah Siska berdandan dan memakai dress feminim."
"Lagian abang aneh deh, kenapa tiba - tiba marah - marah sama Siska?" lanjut Siska lagi, tak habis pikir dengan tingkah Cakra.
"Gu..gue gak marah kok." gugup Cakra, dia sendiripun bingung kenapa tiba - tiba menarik tangan Siska.
"Terus, tadi abang bilang, ada perlu.. apa?" tanya Siska lagi.
"Eh, itu." Belum sempat Cakra menjawab, tiba - tiba datang pelayan pria yang terburu-buru menuju dapur, dia menyenggol Cakra dan hal itu membuat Cakra reflex memeluk Siska dan tanpa sengaja mencium bibir Siska hanya menempel kalian jangan membayangkan lebih, ingat lagi puasa😂
"Maaf." ujar Cakra, dia langsung meninggalkan Siska yang masih belum percaya dengan yang terjadi, namun Cakra tidak ada lagi disana.
Dia kembali ke tempat sahabat - sahabatnya berada. Cakra tidak ada disana, Siska mengedarkan pandangannya mencari Cakra, tanpa sengaja pandangannya bersitatap dengan Cakra yang juga memandang Siska. Cakra sekarang bergabung dengan gerombolan teman sekelasnya. Cakra kemudian mengalihkan pembicaraan lagi kepada teman - temannya.
"Cak, cewek yang barusan datang, teman adek loe kan?" tanya salah satu teman sekelas Cakra.
"Iya, kenapa emangnya?" tanya Cakra dengan ketus.
"Kenalin kita donk."
"Iya, baru tau ternyata genknya Nabila, emang cantik - cantik ya."
"Cak yang barusan loe, ajak bicara, belum punya pacarkan?"
"Gue, duluan yang daftar untuk jadi pacarnya ya Cak, bantuin gue ya, ntar gue traktir jalan - jalan ke Singapure deh."
"Gue aja Cak, traktir jalan - jalan ke Australia."
"Dia udah punya pacar, kalian gak ada kesempatan." jawab Cakra kesal, entah kenapa teman - temannya menyukai Siska membuat Cakra tidak enak hati.
__ADS_1
"Siapa?" serentak semua bertanya.
🍒🍒🍒
Maaf beberapa hari author gak update, karena real life yang menyita waktu, pikiran dan tenaga.
Ingin update malam udah nganguk banget, bahkan author gak tau ngetik apa😂 siang pasti terganggu dengan kerjaan.. Lagi lancar idenya, ada aja yang ganggu.
Sambil nunggu Nathan dan Nabila update, yuks mampir ke karya teman autor dengan judul KEMBALI CANTIK SI GADIS CACAT karya autor EMY.
Judul : Kembali Cantik Si Gadis Cacat
Napen : Emy
Alice pernah mengalami kecelakaan, hingga membuat sebagian wajahnya terluka.
Semenjak saat itu, dia harus menerima cacian dan hinaan dari semya orang. Bahkan sang kekasih pun akhirnya memutuskan hubungan secara sepihak karena wajah buruknya.
Namun diam-diam ada pria yang selalu membantu Alice. Bagaimanakah percintaan Alice selanjutnya? Apakah pria itu akan menampakkan diri dan membantu Alice mengubah takdirnya?
Seperti biasa tinggalkan jejak ya
LIKE
VOTE
KOMENT
and
FAVORITEkan
Apalagi kalau dikasih tips dan hadiah, senang banget author cantik ini 😘😘
Saranghaeyo 💕💕
Gomawo
__ADS_1
\= Lady_MerMaD \=