I Wanna You, My Cold Boy

I Wanna You, My Cold Boy
Extra Part 5


__ADS_3

Alex memulai rencananya, dia menjadi stalker, dia mengikuti Nabila yang pulang Kuliah di jemput Nathan. Mereka menuju sebuah pusat perbelanjaan dan membeli sesuatu. Kemudian lanjut ke Apartement yang dibeli Nathan. Alex heran, apakah mereka telah tinggal bersama alias kumpul kebo? Alex tetap mengawasi mereka sambil mengambil beberapa foto.


Malam Nabila dan Nathan keluar dari Apartement menuju Hotel NFL untuk merayakan ulang tahun Nadine. Hanya pesta kecil yang dihadiri orang tua Nathan, Nabila dan beberapa teman - teman dekat Nadine. Alex melihat Nabila tidak lagi memakai pakaian kuno melainkan bergaya modis. Nabila sangat cantik, Alex merutuki kebodohannya, seharusnya Nabila bisa dia jadikan pacarnya. Ñgaca Lex, loe gak bisa ngalahin Nathan, Nathan culun aja dikejar - kejar Nabila, apalagi Nathan yang sekarang. suara author mengingatkan Alex.


Sesampai di Hotel, Nabila kembali memakai kaca matanya. Mereka menuju tempat acara, Nabila mengobrol bersama Nadine dan teman - temannya, sedangkan Nathan mengobrol bersama ayah dan ibunya.


Acara selesai pukul sepuluh malam, teman - teman Nadine telah pulang.


"Nathan, Nabil, kalian pulang kemana?" tanya Nayla.


"Kami akan menginap di sini saja, mom." balas Nathan.


"Huh, dasar, mentang - mentang sama Nabila, pepet terus." sindir Nadine, kesal dia dengan pasangan muda ini. Dia yang lebih tua dari Nathan dan Nabila saja belum merasakan ciuman pertama, ini bocah jangankan ciuman pertama, lebih dari itu pasti udah mereka rasakan.


"Makanya cari sana suami." sarkas Nathan, Nabila hanya mencubit pinggang Nathan. Nadine mencibir.


"Ya, udah kami pulang dulu, Nadine ayuks." ajak Nino, melihat Nadine masih akan berdebat panjang dengan Nathan.


Mereka meninggalkan Nathan dan Nabila. Nathan merangkul Nabila menuju kamar yang telah dipesan Nathan. Alex masih setia mengikuti mereka. Alex melihat nomor kamar Nathan, dia kemudian menuju resepsionist untuk memesan kamar di samping kamar Nathan dan Nabila, yang memang kebetulan kosong.

__ADS_1


Alex menghubungi temannya, untuk membantunya. Alex menuju balkon kamar mengamati situasi. Dia melihat Nabila dan Nathan juga di balkon, Nathan memeluk Nabila posesif dan menciumnya penuh nafsu.


Alex kesal, menurutnya Nabila wanita murahan dengan pergaulan bebas. Mungkin dia bergaya kuno untuk menutupi kemunafikannya. Alex mengambil beberapa foto mereka lagi. Nathan sepertinya sudah tak tahan, dia menggendong Nabila dan membawanya ke kamar.


Satu jam kemudian, teman Alex datang, Alex berbohong kepada temannya dengan mengatakan bahwa kekasihnya berselingkuh, dia ingin menggrebek mereka yang ada di kamar sebelah.


Teman Alex seorang wartawan jadi dia pasti bisa mengambil foto yang bagus. Alex meminta temannya untuk mengetuk pintu karena jika dia pasti pria selingkuhan pacarmya mengetahui Alex, alasan Alex.


Nathan dan Nabila yang baru selesai dengan kegiatan panas mereka yang menyenangkan, bersiap untuk tidur, Nathan memeluk Nabila, saat bel kamar mereka berbunyi, awalnya Nathan mengabaikan.


"Kak coba lihat, siapa tau orang butuh bantuan." Karena bel tidak juga berhenti sekalipun diabaikan.


Dengan terpaksa Nathan bangkit dari ranjang dan memakai celana boxernya, Nabila menyelimuti dirinya. Nathan melihat siapa yang membunyikan bel. Seorang pria dibalik pintu kamar mereka.


"Maaf bang, saya kehilangan handphone, bisakah saya pinjam handphone abang sebentar, sepertinya saya salah meletakannya. Saya hanya mau memastikan saja. Saya menginap di kamar sebelah" ucap pria asing, teman Alex.


"Sebentar." Nathan mengambil handphonenya untuk dipinjamkan kepada orang tersebut. Menurut Nathan akan aman saja jika orang tersebut adalah tamu di hotel keluarganya. Jika dia ingin berbuat yang melukai Nathan, akan sangat mudah bagi Nathan untuk menjebloskannya ke penjara dari datanya.


Nathan tidak akan membiarkan pria itu masuk mengingat, istrinya tidur tanpa busana, tentu saja ulah Nathan. Nathan membuka pintu bermaksud menyerahkan hanphone dari luar saja. Namun si pria mencoba mendobrak masuk dibantu Alex, yang tidak Nathan sadari ada di sana juga.

__ADS_1


"Apa - apaan ini." Nathan mencoba menahan, namun Alex telah masuk kamar. Alex langsung memvideokan Nathan, Nabila yang kaget karena kegaduhan yang timbul otomatis memegang selimut dengan erat.


"Kak Alex, apa yang kakak lakukan di sini?" tanya Nabila. dia duduk menyandar di kepala ranjang memegang selimut dengan erat. Alex mencoba membuka paksa selimut Nabila, bersama kamera handphone yang masih stand by.


🍒🍒🍒


Jadi ini ide yang dibisikin Laudya kepada Alex. Dasar keong racun, author ikutan kesal.


Author mau kasih Visual Nathan dan Nabila, Namun jika kalian tidak suka boleh bayangkan artis idola kalian sendiri ya.



Nabila Aurelia Jasmin



Nathan Fernando Lathif


Seperti biasa jangan lupita ya sayang - sayang author yang cantik.

__ADS_1


Buat yang masih punya stock bunga, kopi silahkan kasi buat karya author ini.


Folow akun ini dan ig dan tik tok author ya : Lady_mermad


__ADS_2