I Wanna You, My Cold Boy

I Wanna You, My Cold Boy
Masa Lalu Cakra


__ADS_3

"Jam berapa sekarang?" tanya Aline.


"Jam sebelas, apa kamu memberitahu ibumu, bahwa kau menginap, jangan sampai dia khawatir," saran Cakra.


"Dia tidak akan khawatir, dia selalu sibuk, bahkan dia tidak akan sadar dengan keberadaanku," terang Aline.


"Kalua begitu, apakah kamu tinggal bersamaku?" tawar Aline.


"Tidak, aku type orang yang sangat bosan, jika aku tinggal bersamamu, aku takut akan menjadi bosan denganmu," elak Aline. Cakra hanya diam, dia tidak bisa memaksa Aline karena karakter Aline memang bebas.


"Pastikan saja kamu tidak berhubungan dengan pria lain," ancam Cakra.


Aline yang tengah minum menjadi tersedak. Dia merasa Cakra terlalu serius menganggap hubungan mereka. Aline juga telah memiliki seorang teman special lainnya. Bahkan terkadang dia melakukan one night stand dengan orang yang menarik menurutnya. Tentu saja Cakra tidak boleh mengetahuinya.


Cakra mengusap pundaknya dan memberikan tissu kepada Aline.


"Aku baik-baik saja, sebaiknya aku mandi dulu dan pulang ke rumah. Sebelum Mommy menyadari bahwa anaknya belum pulang," elak Aline.


Dia langsung kembali ke kamar Cakra dan membersihkan diri.

__ADS_1


***


Hubungan mereka berlangsung selama dua tahun. Cheryl tidak menyukai Aline karena dia bisa menilai Aline adalah wanita yang bebas. Bahkan Cheryl sering menasehati Cakra. Namun, Cakra mengabaikannya.


Cheryl sendiri tidak tinggal di apartment yang sama dengan Cakra. Dia memilih apartement luas bersama Jenifer dan Maura. Tentu saja uniy mereka bersebelahan dengan Evan, Rangga dan Ferry. Namun, gaya berpacaran mereka masih batas normal. Ketiga gadis tersebut bertekad tidak akan terjerumus pergaulan bebas di Amerika. Jenifer yang blasteran pun tetap memegang teguh norma-norma. Bisa dikatakan mereka masih berpikiran kuno.


Setahun lagi Cakra akan lulus kuliah, dia sedikit semakin sibuk. Cakra mengunjungi Aline ke rumah orang tuanya. Dia merasa sangat rindu dengan Aline. Dia telah mencoba menghubungi Aline. Namun, tidak dibalas Aline.


Cakra melihat pintu rumah Aline tidak tertutup rapat. Dia langsung masuk ke dalam menuju kamar Aline.


Cakra mendengar suara orang tengah bercinta.


Apakah ibu Aline sedang di rumah bersama kekasihnya?


Perasaan Cakra menjadi tidak nyaman, dia membuka cepat pintu kamar Aline. Alngkah kaget Cakra saat mendapati Aline yang tengah bugil dan berada di atas tubuh seorang pria yang juga sama bugilnya.


Gerakan Aline terhenti saat pintu dibanting Cakra. Aline melirik ke belakang dan dia melihat tatapan Cakra yang marah. Cakra langsung pergi dari kamar Aline.


"Cakra tunggu!" Aline langsung turun dari tubuh pria bule yang juva merupakan teman specialnya. Dia menyambar selimut dan memakainya. Kemudian mengejar Cakra.

__ADS_1


"Aline, apa kau gila!" teriak pria bule dalam bahasa inggris. "Aline, yang benar saja, apa kau akan meninggalkanku dalam posisi gantung?" kesal si pria.


Aline mengabaikannya. Aline menarik tangan Cakra.


"Cakra, kamu mau ke mana?" Cakra menghentikan langkahnya.


"Kita tidak akan bertemu lagi, jangan pernah menghubungiku. Aku pernah memperingatkan padamu untuk tidak berhubungan dengan pria lain," ancam Cakra.


"Tapi, dia juga teman specialku sebelum kamu." Aline mencoba membela diri.


"Kalau begitu, apakah kau bisa memilih satu saja?" Cakra sengaja bertanya karena dia yakin Aline tidak akan bisa. Dan memang benar Aline hanya diam.


Cakra meninggalkannya, sejak saat itu Cakra menghindari Aline dan fokus dengan kuliahnya. Sejak saat itu Cakra tidak lagi berpacaran.


🍒🍒🍒


Jangan lupa nyawer ya beaties, nonton iklan ya.


Pekanbaru,

__ADS_1


311222


09.03


__ADS_2