
Siska yang tidak mengerti dengan apa yang terjadi, yang jelas dalam pikirannya sepertinya dia ingin mengelus dada tersebut.
"Ada apa?" tanya Cakra yang bingung dengan tingkah Siska, dia memegang tangan Siska, hal itu justru membuat Siska semakin ingin disentuh oleh Cakra.
Siska mencium bibir Cakra dengan kaku, Cakra yang awalnya kaget, entah kenapa akhirnya membalas ciuman tersebut.
Namanya laki - laki, dia justru semakin bersemangat, apa lagi Siska yang telah melepas kancing dressnya separoh, memperlihatkan aset kembarnya yang berisi. Cakra tergiur untuk menyentuh dan meremasnya. Entah bagaimana posisi mereka telah diranjang, Siska dibawah kukungan Cakra, membuat Siska menikmati dan semakin menginginkan lebih. Pikiran Siska masih bergelut antara tetap melakukan hal ini atau berhenti, namun pikiran dan tubuhnya tidak sejalan, rasa panas akibat minuman tersebut mengalahkan logikanya.
Pakaian Siska telah terbuka setengah, Cakra sibuk dengan bukit kembar Siska. Jiwa mudanya yang penasaran akan hal ini seperti terlampiaskan. Siskapun mencoba membuka kemeja Cakra. Mereka saling terlena, namun akhirnya Cakra sadar, ada yang aneh dengan Siska karena, Siska yang dia kenal tidak seperti ini, apalagi tatapan Siska yang menyiratkan sebagian hatinya tidak ingin melakukannya tapi tidak berdaya untuk menolaknya.
"Sis, apa loe, yakin ingin melakukan lebih?" tanya Cakra.
Siska mengangguk namun kemudian menggelengkan kepalanya, kemudian mengangguk lagi. Cakra melihat setetes air mata Siska. Cakra mengangkat tubuhnya dari atas Siska. Melihat Cakra berpindah Siska seperti tidak rela, dia kemudian memeluk Cakra dari belakang, Cakra memutar badannya menghadap Siska, Siska mengambil kesempatan itu, langsung mencium Cakra kembali dengan brutal namun kaku. Cakra mencoba menahan Siska dan menahan hasratnya sendiri, agar tidak memakan Siska.
"Sis, sadar." teriak Cakra, memegang tangan Siska yang mencoba terus membelai tubuhnya dengan gerakan exotis yang aneh karena Siska memang tidak tau caranya, hanya mengikuti instingnya saja.
Dengan susah payah Cakra mencoba mengendalikan Siska dan meredam hasratnya sendiri yang terlanjur terbangkitkan. Cakra menggendong Siska ke kamar mandi dan meletakannya dibawah shower dan menghidupkan shower, agar Siska sadar. Siska masih berusaha menyentuh dan menggoda Cakra.
"Hentikan, Sis, gue gak mau loe nanti menyesal." teriak Cakra frustasi dengan tingkah Siska yang sulit untuk dikendalikannya.
"Please, bantu gue, bang, gue gak tahan." ucap Siska dengan tatapan memohon kepada Cakra.
"Bagaimanapun caranya, gue ga pa - pa, yang penting gue lepas dari perasaan aneh ini." lanjut Siska, dia kembali memeluk Cakra dan mencoba menciumnya kembali.
Cakra akhirnya memasukan Siska kedalam bathtube, dan menghidupkan keran dengan air dingin. Secepat kilat Cakra meninggalkan kamar mandi, menutup dan menahan pintu tersebut dari luar.
"Bang, buka pintunya, bantu gue." teriak Siska, dia benar - benar merasa tersiksa, sambil mencoba membuka pintu kamar mandi yang ditahan Cakra.
"Gak, Sis, gue yakin, nanti pasti loe akan menyesal, jika gue bantu, gue gak mau memanfaatkan situasi loe." balas Cakra, masih memegang handle pintu kamar mandi. Cakra berada diposisi yang serba salah, jiwa lelakinya, mau saja, tapi dia masih memikirkan efek kedepannya. Siska masih enam belas tahun, perjalanan mereka masih panjang.
"Gue gak peduli bang." sahut Siska prustasi, dia bingung untuk melampiaskannya dan bingung dengan apa yang terjadi dengan dirinya.
"Coba berendam dibathtubenya, Sis." perintah Cakra.
Siska berendam dibathtube, mencoba menghilangkan pikiran kotor dari dalam otaknya. Siska benar - benar merasa tersiksa.
__ADS_1
Tiba - tiba pintu kamar terbuka dan Laudya beserta teman - teman sekelas mereka masuk. Cakra heran dengan kedatangan mereka. Sepertinya Siska lupa mengunci pintu.
"Cakra, loe ngapain megang handle pintu."
"Kalian kenapa kesini?" tanya Cakra kembali.
"Hmmm... Kami, ga ada." salah satu teman sekelasnya bingung menjawab, karena yang mereka saksikan tidak seperti yang mereka harapkan. Tadinya mereka ingin menangkap basah Cakra yang sedang indehoi bersama gadis, walaupun mereka tidak tau siapa gadis tersebut.
"Bang, ada orang dikamar ya." tanya Siska didalam kamar mandi.
"Sebaiknya kalian keluar deh." usir Cakra.
"Siapa gadis itu?" tanya salah satu teman sekelas Cakra.
"Bukan urusan kalian, cepat keluar." Cakra tidak ingin Siska menjadi liar didepan teman - temannya.
"Itu Siskakan?" ucap Laudya pura - pura bertanya.
"Siska teman Nabila? yang loe bilang pacar loe kan Cak?"
"Apa yang loe, rencanakan?" tatap Cakra dengan tajam kepada Laudya, ingin dia mendekati Laudya dan mengintiminasinya, namun dia tidak bisa melepaskan tangan dari handle pintu, takut Siska keluar dan melihat para pria - pria ini.
"Maksud loe apa? Cak?" Laudya masih mengelak.
Cakra tidak ingin berdebat.
"Aku minta kalian keluar dari kamar ini segera." perintah Cakra dengan nada yang lebih tinggi. Dia merasakan kalau Siska mencoba keluar.
"Bang, buka pintunya." teriak Siska lagi.
"Kenapa loe, kunci cewek loe, Cak"
Siska mendengar kalau teman Cakra bilang bahwa dia pacar Cakra, apa kak Cakra juga menyukai gue?
πππ
__ADS_1
Sambil nunggu I Wanna You, My Cold Boy update bisa mampir ke karya teman author ya dengan judul CEO DINGIN KAU MILIKKU by AVEEIIII
βI Love You Alexander!β teriak Hanum pada pria tampan yang sedang menggiring bola basket saat pertandingan persahabatan di sekolahnya. Kejadian itu membuatnya jadi bahan tertawaan semua siswa di sekolah, karena ia yang kuno dan berpenampilan norak serta tidak menarik, berani menyatakan cinta pada Alexander, seorang pria tampan pewaris perusahaan property terbesar di daerahnya.
βApa kelebihanmu selain produksi minyak di wajahmu dan tumpukan lemak yang berlebihan?β
βAlexander, aku pastikan semua bayi yang aku lahirkan nanti akan memanggilmu Papa,β tekad Hanum.
Bukan Hanum namanya, jika tidak bisa membuat Alexander Putra, CEO yang dingin bertekuk lutut di hadapannya.
cus langsung mampir aja ya..
Walaupun saya slow update, kalian tenang aja, saya tetap usahakan kok untuk update, dan mudah - mudahan segera bisa update normal ya.
Jangan lupa dukungannya ya
LIKE
VOTE
KOMENT
and
FAVORITEkan ya
Apalagi dikasih tips dan hadiah, widih bahagia banget authornya ini.ππ
Follow akun author ini ya dan ig Lady_mermad.
Saranghaeyo ππ
Gomawo
__ADS_1
\= Lady_MerMaD \=