Istri Yang Di Jual.

Istri Yang Di Jual.
Sama-sama suka


__ADS_3

Zoya hanya mengangguk. Tiba-tiba saja, Zoya melepaskan tangannya. Itu yang membuat Ridho terkejut.


" Maafkan aku Ridho. Aku tidak bisa.Aku tidak bisa menerima mu " Ucap Zoya yang tiba-tiba mengejutkan Ridho.


" Kenapa Zoy?" Tanya Ridho.


" Apakah kamu tidak mempunyai perasaan yang sama seperti aku?" Tanya Ridho.


Zoya menatap Ridho. Dia bingung dengan apa yang akan di katakannya. Di sisi lain, Zoyapun mempunyai perasaan yang sama seprti apa yang Ridho rasakan.


Selama ini, Zoya tidak pernah dekat dengan lelaki mana pun, kecuali Ridho sepupunya. Zoya juga sudah lama menyukai Ridho. Ridho lelaki yang selama ini menjaganya, melindunginya, dan dia lelaki yang selama ini selalu menghiburnya.


Zoya sudah merasa nyaman dengan Ridho. Dia juga tidak bisa jauh dari Ridho. Perasaan sayang itupun semakin besar seperti perasaan sayang pada Ridho. Mereka mempunyai perasaan yang sama, lantas kenapa Zoya harus menolak?


" Bukan itu." Kata Zoya.


" Terus?" Tanya Ridho.


" Aku tidak bisa, karena selama ini, papa dan mama ku melarang ku untuk pacaran. Maafkan aku Dho. Aku tidak bisa menerima mu menjadi pacar aku." Ucap Zoya


Ridho menggeleng.


" Bukan itu yang aku tanyakan Zoya. Tapi aku bertanya tentang perasaan mu padaku." Ucap Ridho.


Zoya hanya bisa menunduk. Dia tidak berani memmandang Ridho. Ridho meraih dagu Zoya dan Ridho menghadapkan wajah Zoya dengan wajahnya.


" Coba, sekarang kamu lihat aku Zoya. Aku sangat mencintai mu Zoya. Aku ingin kamu tahu satu hal. Aku tidak perduli jika aku harus menghadapi Om Arka dan Tante Tanti yang melarang mu untuk pacaran. Tapi aku cuma pengin tahu perasaan mu saja. " Kata Ridho mencoba untuk mengetahui perasaan Zoya yang sebenarnya padanya.


Zoya dan Ridho saling menatap. Tatapan mata keduanya memang tidak bisa untuk berbohong. Mereka memang saling mencintai. Dan cinta itu memang sudah tumbuh sangat begitu lama di hati mereka. Mungkin karena kebersamaan mereka yang membuat benih-benih cinta itu tumbuh di hati mereka. Remaja yang hampir menginjak dewasa itu.


" Ridho, aku...aku...juga mencintai Mu Ridho." Ucap Zoya pada akhirnya.


Pada akhirnya dia itu juga akan mengatakan kalau dia juga mempunyai perasaan yang sama dengan Ridho. Yah, Zoya mencintai Ridho. Itu tidak bisa di pungkiri lagi, karena Zoya selama ini memang tidak bisa jauh dengan Ridho. Zoya itu sudah sangat tergantung dengan Ridho. Dia juga sudah merasa nyaman dengan lelaki tampan anak adopsi dari Om nya Zoya.

__ADS_1


Ridho tersenyum. Dia kemudian meraih kembali tangan Zoya dan di kecupnya kembali.


" Zoya, aku senang banget Zoya. Akhirnya, kamu juga mempunyai perasaan yang sama dengan ku. Jadi cinta ku selama ini tidak sia-sia. Pengorbanan ku selama ini juga tidak sia-sia." Ucap Ridho.


Zoya hanya mengangguk." Aku percaya Ridho sama kamu." Ucap Zoya.


Ridho benar-benar bahagia karena Zoya juga ternyata juga suka sama dia. Dan masalah orang tua mereka itu biar lah itu akan menjadi urusan belakangan mereka.


Arka dan Tanti juga sudah sering memperingati Zoya untuk tidak bergaul dengan Ridho. Tanti dan Arka sudah tahu pergaulan Ridho di luaran sana. Itu semua mereka tahu dari Dewa, ayah angkat Ridho. Arka dan Tanti sangat menjaga sekali Zoya dari pergaulan buruk seperti itu. Orang tua Zoya itu tidak mau Zoya itu akan mejadi pembangkang seperti Aurel karena pergaulannya. Dan Arka dan Tanti selalu saja mengawasi setiap gerak-gerik semua anak-anak nya.--


" Makasih yah Zoya. Jadi kamu benar-benar mau menerima aku jadi pacar kamu?" Tanya Ridho.


Zoya diam. Dia bingung harus bilang apa. Dia memang suka sama Ridho, dia juga tidak bisa membohongi perasaannya sendiri. Tapi di sisi lain, Zoya juga takut jika menghadapi kemarahan orang tuanya.


Bagaimana jika saja Arka dan Tanti tahu kalau Zoya itu pacaran, dan dia pacaran dengan anaknya Dewa dan Laura. Arka sangat tidak suka Zoya bergaul dengan Ridho. Bagaimana jika mereka sampai pacaran.


" Kenapa Zoya? kenapa kamu diam saja? apa yang sedang kamu fikirkan?" tanya Ridho.


" Ridho, aku bingung. Mending, kita itu nggak usah pacaran yah. Kita sepupuan aja seperti biasa. Aku takut kalau mama dan papa ku sampai tahu, mereka akan memarahi ku."


Ridho menggenggam tangan Zoya.


" Zoya. Ini kan perasaan kita. Bukan perasaan orang tua mu. Kenapa kita tidak jalani aja dulu hubungan kita tanpa sepengetahuan orang tua kita."


" Maksud kamu kita backstreet gitu?" Tanya Zoya.


Ridho mengangguk.


Zoya tampak berfikir lagi. Setelah itu dia tersenyum dan mengiyakan kata-kata Ridho.


" Baiklah aku mau." Ucap Ridho.


Setelah itu Ridho dan Zoya pergi dari taman itu.

__ADS_1


Setelah seharian bersama, Ridho mengantar Zoya pulang. Sesampai di rumahnya, Aurel tampak sedang mengintip dari balik jendela.


Dia mengintip kakaknya yang pulang bersama Ridho. Aurel tersenyum.


" Wah, Kak Zoya sekarang sudah semakin dekat dengan Kak Ridho. Aku jadi suka deh melihatnya." Ucap Aurel.


Setelah itu Aurel berbalik badan. Dan Aurel terkejut saat mendapati ayahnya sudah ada di belakangnya.


" Papa. A..ada apa Pa...? tanya Aurel sedikit gugup.


Aurel tahu kalau Ayahnya melihat iya jalan berdua sama Ridho, pasti ayahnya akan marah besar.


" Kamu lagi ngelihatin apa?" Tanya Arka.


" Itu Pa. Anu... em...aku..."


" Sudah nggak usah jawab. Papa sudah tahu. Kamu pasti mau melindungi kakak mu lagi kan, " Ucap Arka.


Beberapa saat kemudian, Zoya pun datang. Dia kemudian masuk ke dalam rumahnya.


Zoya terkejut saat melihat Arka.


" Papa." Ucap Zoya.


" Zoya. Dari mana aja kamu jam segini baru pulang...?" Tanya Arka dengan mata melebar.


Zoya benar-benar takut kalau melihat Arka marah. Dia tidak seperti Aurel yang dengan mudahnya mencari alasan. Tapi Zoya berbeda


dari Aurel. Jika di marahi orang tuanya, Zoya memilih diam dan dia tidak pernah berani memandang orang tuanya.


Entahlah Zoya tidak tahu apa yang akan di katakannya untuk kali ini


" Zoya, papa tanya. Dari mana kamu. Kenapa kamu jam segini baru pulang...?"

__ADS_1


" Maafkan Zoya Pa. Zoya tadi habis jalan sama Ridho."


" Astaga Zoya, kenapa kamu jalan sama lelaki sampai jam segini. Kamu tahu nggak siapa Ridho, dia itu lelaki berandalan. Papa kan sudah melarang mu untuk dekat sama Ridho, tapi kenapa justru kamu dekat-dekat sama dia. " Ucap Arka.


__ADS_2