Istri Yang Di Jual.

Istri Yang Di Jual.
kehancuran Putri.


__ADS_3

Alena teman sekamar kosan Putri juga ikutan bingung.


"Putri. Kamu sakit yah?"Tanya Alena.


"Nggak tahu Len. Aku tiba-tiba mual-mual gini."


"Masuk angin kali kamu Put. Udah minun obat?"


"Udah kok. Tapi entah kenapa, aku malah tambah mual."


"Mending kamu ke dokter aja. Nanti aku antarin."


"Baiklah. Kayaknya aku harus kedokter."


Alena akhirnya mengantar Putri ke dokter.


Dan di sana Alena dan Putri sama-sama terkejut.


"Selamat yah, Bu Putri anda hamil dan usia kandungan anda sudah lima minggu."


Putri menangis dan memeluk Alena. Alena juga tampak terkejut dan tidak percaya. Karena selama ini Alena tahu kalau Putri itu gadis baik-baik. Dan dia juga tidak pernah berhubungan dengan yang namanya lelaki.


Sesampai di kamar kosan. Alena mendesak Putri untuk berkata jujur.


"Ayo Putri jawab !.Siapa orang yang tega menghamili mu. Kamu harus meminta pertanggung jawaban."


"Aku nggak mau. Dia orang besar. Aku nggak akan mungkin bisa melawan. Mungkin jika aku mengatakan padanya, aku takut, kalau dia bisa saja mengancam ku. Dia mungkin saja akan memaksaku untuk menggugurkan bayi ini. Apa sih yang bisa orang kaya lakukan, hanya dengan uang, mungkin saja mereka bisa menghabisi ku dan anak ku. Aku nggak mau."


"Iya. Terus katakan siapa dia?"


"Arka wijaya."


"Apa? Arka Wijaya pacarnya model cantik Laura Dinasty?. Dan Arka wijaya raja kampus yang di idolakan itu? Astaga, kenapa bisa seperti itu. Kapan kamu tidur dengan Tuan Arka. Dan berapa kali kalian melakukan hubungan terlarang itu."


Hiks...hiks...


Putri menangis.


"Aku mabuk. Tuan Arka juga mabuk waktu itu. Kita seperti ada yang menjebak. Tapi aku nggak tahu siapa?"


"Terus apa yang akan kamu lakukan sekarang?"


"Entahlah. Hidupku sudah hancur sekarang. Aku sudah tidak mau kuliah lagi. Suatu saat berita ini akan menyebar. Aku akan pulang kampung sebelum ada yang tahu masalah ini." Ucap Putri.


***

__ADS_1


Putri akhirnya pulang kampung. Dan hari-harinya di lalui hanya untuk bersembunyi. Dia ingin mencoba menutupi rapat-rapat ke hamilannya.oada ibu juga keluarga besarnya. Kebetulan ayah Putri sudah meninggal.


Tapi sepandai apapun orang menyimpan bangkai, pasti akan kecium juga baunya. Dan setelah perut Putri makin membesar, orang-orang di kampung Putri pun mengetahuinya klaau Putri hamil di luar nikah.


Putri begitu kalut hatinya. Dia tidak tahu harus berbuat apa lagi. Warga kampung berbondong-bondong untuk mengusir Putri dari rumah Putri dan ibunya.


"Usir Putri dari sini. Putri sudah mencemarkan nama baik warga di kampung ini. Dia tidak pantas ada di sini Dia itu sudah kotor. Tak pantas lagi di sebut wanita terhormat." Kata salah seorang dari warga tersebut.


"Tolong Bapak-bapak, ibu -ibu, jangan usir anak saya. Kasihan dia." Ucap ibu Putri sembari masih memeluk anaknya.


Putri hanya bisa pasrah dan menangis. Karena hanya kesalahan satu malam dengan Arka Wijaya dia harus menanggung malu dan rasa sakit di hatinya.


Bagaimanakah perasaan wanita yang sudah ternoda oleh seorang lelaki. Siapa yang tak akan hancur, pasti hati Putri saat ini sudah tidak berbentuk. Putri sudah di cap bukan wanita terhormat lagi. Oleh warga kampungnya. Seorang perawan yang punya anak dari hubungan gelap bersama seorang lelaki.


Putri di seret-seret warga. Entahlah apa yang akan para warga itu lakukan. Mudah-mudahan mereka tidak main hakim sendiri.


****


Putri di dudukan di sebuah kursi di rumah kepala desa.


Putri masih menangis.


Ibu Putri tergopoh-gopoh menghampiri Putri.


"Pak Lurah. Tolong anak ku Pak. Jangan usir dia."


Ibu Putri masih tampak menangis.


"Ayo Putri, jawab pertanyaan Pak lurah." Ucap ibu Putri.


Putri terdiam, wajahnya menunduk. Dia tidak berani untuk berkata jujur.


Beberapa saat kemudian, Putripun akhirnya berbicara.


"Aku di perkosa. Aku adalah korban pemerkosaan. Dan aku tidak tahu siapa yang telah memperkosaku. Mereka adalah kawanan para perampok yang bertopeng. Mereka memperkosa sekligus mengambil barang-barang ku. Puas sekarang kalian. Apa kalian akan mengusirku." Ucap Putri kemudian.


"Apakah kalian brrfikir aku ini adalah hamil karena pacar ku. Tidak. Aku hamil karena di perkosa. Apakah kalian tega, untuk menghukum ku seperti ini?"


Putri menangis sesenggukan. Dia lebih baik berbohong dari pada dia harus berkata jujur.


"Baiklah kalau begitu. Kita akan memberikan keadilan untuk mu."Kata Pak lurah.


"Nggak bisa. Pak lurah. Dia udah hamil di luar nikah. Dia itu sudah bukan perawan lagi." Kata seorang wanita pada Pak Lurah.


"Ya terus, apa masalahnya dengan kamu. Dia itu,korban pemerkosaan. Dia tidak tahu siapa lelaki yang menghamilinya. Jadi siapa yang mau bertanggung jawab."Ucap Pak lurah.

__ADS_1


Flash back off.


****


Putri masih menatap ke arah jalanan. Sementara Arka masih menyetir.


"Kalian berdua mau kemana?" Tanya Arka yang masih sedikit canggung.


"Aku mau ke rumah Mbak ku Arka."


"Oh, oke aku pasti akan antarkan."


Dari sepion kaca mobil, Arka masih menatap wajah Zoya. Entah kenapa hatinya seperti bergetar saat menatap wajah mungil Zoya. Yah bagaimana tidak. Zoya sangat cantik, tidak seperti ibunya yang punya wajah pas-pasan.


"Suami kamu nggak ikut bersama kalian?"


"Nggak Arka. Dia sudah meninggal sejak aku melahirkan Zoya." Bohong Putri.


Arka menyetir mobilnya, Namun dia tiak membawa Putri pulang ke rumah Mbak nya Putri. Dia malah putar balik ke arah apartemen.


"Arka, kenapa putar balik. Kamu mau bawa aku kemana?"


"Aku mau ke apartemen ku dulu. Kebetulan ada sesuatu yang tertinggal di sana." Ucap Arka.


"Oh..."


Akhirnya Arka melajukan mobilnya ke apartemen. Dia mengajak Putri


dan Zoya ke sana.


"Oya,maaf yah. Aku ngajak kalian ke sini. Soalnya, aku kasihan sama anak kamu Putri. Dia tampak kelelahan." Kata Arka.


"Oh,iya terimakasaih Arka."


Arka sembari menggendong Zoya masuk ke dalam kamar. Dia kemudian membaringkana Zoya di atas ranjang. Entah kenapa dia jadi merasa sangat sayang pada Zoya.


"Kasihan kamu Nak. Sekarang kamu sudah menjadi yatim. Ayahmu sudah meninggal."Ucap Arka sembari mengelus rambut Zoya.


Tes.


Setetes bening mengalir dari wajah kurus Putri. Yah, Semenjak dia mengidap kanker otak stadium dua, dia jadi semakin kurus. Entah sampai kapan dia akan bisa bertahan. Namun sebelum dia meninggal, dia akan berterus terang dengan Arka siapa sebenarnya Zoya itu.


****


yang masih setia dengan author yang satu ini.

__ADS_1


yuk vote like komen


☺☺☺✌✌✌


__ADS_2