Jadi Yang Kedua

Jadi Yang Kedua
Bab 13


__ADS_3

Maaf baru Up. Terimakasih yang sudah mendukung dan mau menunggu cerita ini up. selamat membacaπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


Selesai operasi transfer embrio ke rahim Laras, Laras masih tertidur pulas masih belum siuman karena pengaruh obat bius yang belum hilang.


Andra mondar-mandir menunggu Laras di ruang pemulihan dengan perasaan cemas sudah lebih dari satu jam Laras belum sadar juga dari tidurnya.


Ceklek.......


Dokter Ridwan memasuki ruangan di mana Laras sedang di lakukan pemulihan,


"Ndra lebih baik Laras di pindahkan ke kamar saja! biar bisa istirahat." ucap dokter Ridwan kepada Andra.


"Yang terbaik untuk laras, Andra setuju Rid!" ucap Andra masih harap-harap cemas.


Akhirnya Laras di pindah ke kamar VVIP dengan satu kamar yang luas ber-AC terdiri dari satu kulkas, dua tempat tidur, kursi sofa dan meja tamu.


Andra merebahkan tubuhnya di sofa untuk beristirahat sebentar, lelah sudah pasti mengikuti rangkaian inseminasi buatan.


Menerawang keatas mengingat masa sulit Andra dan istrinya untuk memiliki keturunan masih terbayang-bayang di benak Yudha. Semua rangkaian pemeriksaan dan program sudah Andra lalui dengan istrinya tetapi semua tidak ada yang berhasil karena kandungan istrinya sangat lemah.


"Assalamu'alaikum sayang!" ucap Andra

__ADS_1


"Walaikumsalam Mas! gimana transfer embrionya?" tanyanya istri Andra.


"Alhamdulillah udah selesai! tinggal nunggu Laras siuman." ucap Andra perasaan masih cemas.


"Syukurlah, kalau Laras sudah siuman kabari ya Mas!" ucap istri Andra dengan khawatir terjadi apa-apa dengan Laras.


"Udah dulu ya sayang!" ucap Andra.


Klik suara telepon terputus karena Andra sangat lelah ingin memejamkan mata sebentar sebelum Laras bangun.


Sedangkan Laras masih asyik di dunia mimpinya, Laras belum ada tanda-tanda untuk siuman. matanya masih terpejam dengan damai, tangan kirinya masih terpasang infus.


Andra membuka matanya perlahan-lahan untuk melihat sekeliling, "Kok ada yang asing? ini dimana?" ucap Andra ekor matanya melirik ke sekeliling ruangan.


"Mendengar suara orang berbicara sepertinya kenal ucap Andra dengan lirih!" ucap Andra menengok asal suara di seberang sora tempat tidur."


"Andra melihat interaksi Laras dan sahabatnya membuat Andra tersenyum"


Andra berjalan ke kamar mandi untuk mencuci muka sebelum menemui Laras di ranjang pasien.


"Hai, apa kabarmu?" ucap Andra.

__ADS_1


"Ada yang sakit kah?" tanyanya Andra.


"Mau makan apa? Saya belikan."ucap Andra dengan tenang.


ucap Andra di cermin kamar mandi yang sedang latihan untuk menyapa Laras. lagi-lagi Andra seperti orang gila bicara sendiri di jawab sendiri.


Selesai dari kamar mandi Andra menghampiri Laras dan Tari yang sedang asyik tertawa.


"Hai, apa kabar? ucap Andra dengan khawatir


"Baik Pak!" ucap Laras masih bingung. "Kenapa pakai perhatian, biasanya cuek bebek!" ucap Laras di dalam hati.


"Adakah yang sakit?" tanyanya Andra dengan pasti.


"Tidak Pak! udah mendingan." ucap Laras tanpa melihat ke Andra.


Laras dan Tari asyik bercerita tentang masa lalu mereka masa dimana mereka berdua masih mengenakan seragamam putih abu-abu. karena masa SMA masa yang paling indah untuk laras dan Tari.


Terimakasih yang mau like , koment, vote


jangan lupa vote ya !!!!

__ADS_1


__ADS_2