Jadi Yang Kedua

Jadi Yang Kedua
Bab 2


__ADS_3

Bertebaran selebaran seorang CEO muda tampan, mapan, ganteng sedang mencari istri kontrak untuk di jadikan istri kedua. Dengan syarat


1.Masih Muda


2.Mandiri


3.Cantik, Menarik


Dengan imbalan 1M


Pulang dari toko kedua orang tuanya, Tari mengambil selebaran berceceran di jalan-jalan, Tari membaca dengan hikmat seperti memenangkan undian berhadiah


"Apa Aku ambil ya?" Tari berbicara dengan dirinya sendiri.


Siapa tau Laras mau, uangnya lumayan untuk pengobatan Bapaknya. sebenarnya Tari mau membantu lagi-lagi Laras nggak mau merepotkan temannya terus.


Keesokan paginya Aku bertemu Laras, Aku dan Laras bekerja di tempat yang sama Laras sebagai kasir sedangkan Tari pramuniaga. sebelum swalayan buka pagi yang biasa Aku dan Laras membersihkan dulu.


Jam 09.00 Swalayan mulai buka, mungkin karena masih pagi tidak ada pekerjaan yang berat, Aku dan Laras sesekali mengobrol, bercerita libur kemarin kemana saja.


Tiba-tiba Tari keceplosan bicara Tentang Ceo yang mencari istri untuk dijadikan yang kedua hadiahnya lumayan banget ras, 1M.


Uupss gila banget ya, mau cari istri aja pakai pasang iklan, pasti CEO nya jelek, gendut, berbadan besar ucap Laras kepada Tari Haha tawa mereka pecah.

__ADS_1


Ketawanya Jangan keras-keras nanti ada yang dengar kalau kita lagi ghibah Tar. Awww sakit ras, rasain di bilangin suruh pelan-pelan malah tertawa, ampun ras cubitanmu bikin perutku sakit.


Waktunya istirahat


"Tar kamu bawa bekal nggak?"


'Tadi aku bangun kesiangan ras, jadi nggak sempat".


"Ini Aku bawa, kita makan berdua."


"Hitung-hitung biar hemat, tanggal tua Tar."


hahaaa bener kata kamu ras, gajian masih lama ini mereka makan dengan hikmat sesekali di selingi candaan.


Alhamdulillah hari ini ramai Tar, semoga bulan depan pas gajian kita dapat bonus ya Tar, lumayan buat tambahan berobat Bapak Tar. mereka berpelukan sambil meneteskan air mata.


Jam pulang tiba, Aku menebang motor tari jadinya kita pulang bersama karena hari ini Aku tidak bawa sepeda. sepedaku bannya sobek belum bisa diperbaiki gara-gara Aku menabrak mobil tuan sombong itu.


Terimakasih Tari, kamu teman, sahabat terbaikku, yang mau mengerti kamu kondisiku.


"Mau mampir dulu apa langsung pulang Tar?"


"Aku langsung pulang saja ya ras? udah malam, takut di cariin."

__ADS_1


"Salam untuk Bapak dan ibu, bilang tidak mampir, kapan-kapan ntar Aku main deh."


"Iya nanti Aku sampaikan Tar."


"Take care Tari, jangan ngebut-ngebut ya ."


"Assalamu'alaikum pak,bu Laras pulang."


"Walaikumsalam ras."


"Adik-adik mana Bu?, kok sepi.


"Tadi pulang di anterin siapa ras?"


"Tari Bu, lho kok nggak kamu ajak mampir, Ibu kangen ma dia, udah lama ya ras, tari nggak main ke rumah ini.


"Kabarnya Bapak hari ini gimana Bu? sakitnya masih sering kambuh gak Bu?.


Alhamdulillah gajian Tar, dapat bonus juga, duhh bahagianya bisa beliin buku adik-adik pasti mereka berdua seneng. pulang kerja temani Aku ya Tar ke toko buku Gramedia ntar Aku traktir makan steak kesukaanmu kamu deh.


"Mau ya , temani aku?"


"Iya-iya ras!" aku temani

__ADS_1


sekalian Aku ingin beli beras dan sembako untuk kebutuhan sehari-hari tar


__ADS_2