Jadi Yang Kedua

Jadi Yang Kedua
Bab 25


__ADS_3

...Autthor Up nich pemirsa☺☺☺...


...Happy reading...


...Jangan lupa Rate-nya...


Sore ini di Stasiun Tanah Abang, Laras menggeret kopernya untuk masuk ke area stasiun. Laras celingak-celinguk mencari keberadaan pintu masuk stasiun, karena ini pertama kalinya Laras mengunakan alat transportasi kereta api.


Huffttt...


Laras menghela nafasnya untuk duduk di kursi tunggu masuk stasiun, sebelum menanyakan ke petugas kereta api tujuan Yogyakarta.


Laras bangkit dari tempat duduknya dan berjalan ke loket tiket untuk menanyakan kereta berangkat jam berapa? masih ada waktu 30 menit sebelum berangkat Laras menyempatkan untuk makan siang+makan malam terlebih dahulu.


Drttt drttt drttt.....


Suara handphone Laras di tasnya bergetar berulang-ulang kali, Laras bergegas mengambil handphonenya untuk melihat panggilan apa pesan.


Tertera nama adiknya Laras berniat mengangkat teleponnya, tetapi keburu panggilannya terputus.


Laras berniat untuk menelepon balik adiknya, tetapi ada suara operator bernyanyi "Nomor yang Anda tuju sedang sibuk, coba ulangi beberapa saat lagi".

__ADS_1


"Ish menyebalkan pakai bernyanyi lagi" guman Laras dalam hatinya.


Drttt drttt drttt drttt drttt.....


Suara bergetar di handphonenya Laras , membuat Laras terlonjak sedikit kaget, karena tiba-tiba tangannya bergetar refleks Laras menjatuhkan handphonenya di pangkuan.


"Untungnya jatuhnya di pangkuannya, coba ke lantai bisa beli lagi." Ujar Laras sembari menciumi handphonenya yang jatuh tidak rusak sama sekali.


Laras menggeser icon warna hijau untuk mengangkat telepon adiknya.


"Assalamu'alaikum Mbak, sudah sampai mana?" tanyanya adik Laras yang perempuan dengan sedikit tidak sabaran, dengan suara bisik di belakangnya.


"Mbak masih distasiun nunggu kereta mungkin 10 menit lagi, Mbak berangkat." Ujarnya Laras berbicara kepada adiknya dengan banyak suara orang-orang berbicara di sampingnya, membuat sang kakak curiga dan ingin tahu.


"Kamu dimana, Dik?" tanyanya Laras balik sedikit memicingkan matanya untuk melihat sekitarnya yang banyak kerumunan orang berlalu-lalang.


"Sekolah Mbak ini lagi jam istirahat, ramai ya Mbak?" tanya adiknya Laras yang sedikit cengengesan karena di gelitik teman-teman nya yang ada di belakang.


Ya sudah ya, Mbak tutup dulu ini sudah mau berangkat keretanya.


"Assalamu'alaikum, Dik." Ujar Laras di ujung teleponnya.

__ADS_1


"Walaikumsalam Mbak." Hati-hati di jalan Mbak sampai ketemu di Yogyakarta Mbak.


Klik.....


Laras menutup teleponnya dengan terburu-buru karena sudah ada panggilan dari petugas kereta api karena sebentar lagi kereta akan datang.


Laras menggeret kopernya untuk bording sebelum memasuki peron keberangkatan kereta api.


Tut...Tut... Tut....


Kereta api memasuki peron, Laras naik ke gerbong kereta api, Laras celingak-celinguk mencari tempat duduknya sesuai tiket keretanya.


Laras merasa lega karena menemukan tempat duduknya "Alhamdulillah akhirnya" Ujar Laras mengucapkan syukur. Laras bisa bernafas lega, duduk dengan tenang dan bahagia.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 7 jam, Laras tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta."Alhamdulillah tiba dengan selamat". Ujar Laras mengucapkan syukur bisa sampai dengan selamat dan bertemu keluarganya ke Yogyakarta.


Laras menggeret kopernya untuk keluar dari stasiun dengan senyum merekah nya, dan angin sepoi-sepoi menutup wajahnya dengan rambutnya yang tergerai tidak di kuncir.


Laras memesan ojek onlinenya dengan aplikasi di handphonenya dengan menunggu ojeknya sembari bersenandung rindu menyanyikan lagu kesukaannya, dan tersenyum tipis membayangkan pertemuannya dengan keluarganya nanti di rumah Yogyakarta.


Like, komennya, votenya...

__ADS_1


__ADS_2