
Yessi sangat senang karena dia sudah di terima menjadi anggota organisasi A. Begitu juga dengan Bimo yang berhasil menjadi ketua di organisasi A. Hari ini adalah rapat pertama Yessi dalam organisasi tersebut membahas makrab (malam keakraban) sekaligus pelantikan anggota dan ketua baru organisasi A yang akan di laksanakan pada tanggal 30 Desember nanti. Acara tersebut akan berlangsung selama 3hr di salah satu villa di Jogja.
Setelah rapat selesai, Bimo bergegas sholat maghrib di masjid kampus, setelah itu Bimo hendak menjemput Rara di tempat kerjanya. Namun setelah sampai diparkiran, Bimo melihat wanita yang sedang panik berusaha menyalakan mesin motornya, dan ternyata wanita itu adalah Yessi.
"Permisi, kenapa Yes?" Tanya bimo mendekat ke arah Yessi.
"Oh syukurlah ada kamu Bim. Ini ga tau kenapa motorku ga bisa di nyalain padahal bensinnya penuh" jawab Yessi.
Dan kemudian Bimo berusaha mengecek dan menyalakan mesin motornya Yessi.
"Ini mesinnya ada yang rusak Yes. Harus dibawa ke bengkel" Ujar Bimo sambil tetap berusaha menyalakan mesin motor.
__ADS_1
"Duh.. gimana ya Bim, bengkelnya kan lumayan jauh dari sini" ucap Yessi khawatir.
"Yasudah.. kamu bawa motorku dulu cari bengkel, biar aku yang dorong motormu" ujar Bimo kemudian menyerahkan kunci motornya.
Setelah setengah jam Bimo berjalan mendorong motornya Yessi, Bimo tidak menemukan bengkel. Entah kenapa hari itu bengkel pinggir jalan kebanyakan tutup. Bimo baru ingat bahwa di motornya ia membawa beberapa alat untuk membongkar mesin. Akhirnya Bimo dan Yessi berhenti di pinggir jalan yang tidak terlalu ramai dan berusaha membetulkan motor Yessi semampu Bimo. Yessi sangat bahagia dan semakin jatuh cinta kepada Bimo dengan usaha kerasnya yang berusaha menolong Yessi.
--
'Bimo kemana sih udah 1jam lebih ga dateng-dateng' Rara resah dalam hati menunggu Bimo yang tak kunjung datang menjemputnya.
Hampir 2 jam Rara menunggu dan Bimo tak kunjung datang, pesan Rara tidak di balas bahkan telfonpun tidak di angkat. Akhirnya Rara memutuskan pulang menggunakan ojek online.
__ADS_1
--
"Udah bisa dinyalain nih Yes. Tapi jangan ngebut ya takutnya nanti mesinnya macet lagi" ujar Bimo setelah berusaha menyalakan mesin motor Yessi.
Melihat wajah Bimo yang blepotan dan kotor karena habis membongkar mesin, Yessi mengambil tissue basah di tasnya dan mengarahkannya ke wajah Bimo, berusaha untuk membersihkam wajah Bimo. Dengan perilaku Yessi yang mendadak memegang wajahnya Bimo, Bimo pun kaget dan hanya terdiam melihat wajah Yessi tepat di depannya. Dan merekapun saling memandang satu sama lain.
"Makasih, lebih baik kamu pulang aku juga ada acara lain habis ini" jawab Bimo salah tingkah kemudian membereskan alat-alat dan memasukannya ke dalam motornya.
"Makasih banyak ya Bim" Ujar Yessi dengan memberikan senyum manis ke Bimo.
Bimo membalas senyum Yessi kemudian dia langsung pergi bergegas menjemput Rara.
__ADS_1
Sesampainya di tempat kerja Rara, Bimo tidak melihat Rara, Bimo mengambil hp di tasnya dan ternyata dari tadi Rara menelfon namun Bimo tidak tahu karena lupa mematikan silent hp nya setelah rapat tadi. Bimo membalas pesan Rara dan berusaha menelfon namun nomor Rara tidak bisa di hubungi. Bimo berfikir pasti Rara mematikan hp nya karena marah dan kemudian Bimo bergegas menuju kos Rara.
Jangan lupa di like🥰🙏