Mantanku, Suamiku

Mantanku, Suamiku
EPS 20 Anniversary


__ADS_3

Bimo mengetuk pintu kos Rara berkali-kali, namun tidak ada jawaban. Bimo memberanikan diri untuk mencoba membuka pintu secara perlahan. Terlihat Rara sedang berbaring di atas tempat tidur dengan posisi miring dan selimut yang menutupi setengah badan Rara, dan matanya Tertutup.


'Rupanya dia sedang tertidur' Bimo.


Bimo memasuki kamar kos Rara dan membiarkan pintu itu sedikit terbuka. Bimo meletakkan bunga di atas meja di samping tempat tidur Rara, yang tadi dia beli sebelum tiba di kos Rara. Terlihat juga cukup banyak obat yang tergeletak di atas meja tersebut. Bimo kemudian berjalan mendekati tempat tidur dan duduk di samping Rara/di tepi tempat tidur. Baru kali ini Bimo melihat Rara tertidur dengan sangat nyenyak.


'menggemaskan sekali gadis ini saat memejamkan matanya'. Maafkan aku Ra' Bimo.


Bimo menarik selimut Rara sampai benar-benar menyelimuti tubuh Rara sampai bahu. Bimo menatap wajah Rara sejenak lalu menempelkan telapak tangannya ke dahi Rara.


'badannya masih cukup panas' Bimo.


Bimo keluar dari kamar Rara dan pergi ke apotek terdekat untuk membeli kompres instan. Setelah mendapatnya, Bimo kembali ke kos Rara dan memakaikannya di atas dahi Rara.

__ADS_1


'Dia benar-benar belum bangun, kau pasti sangat butuh istirahat' Bimo.


Bimo terus duduk di samping Rara dan memandangi Rara yang sedang terlelap. Sampai akhirnya Bimo tersadar sudah setengah sebelas malam. Dan akhirnya Bimo memutuskan pulang.


'Selamat istirahat sayang. Besok aku kembali' Bimo sambil mencium pipi Rara.


Sebelum Bimo benar-benar meninggalkan kos Rara, Bimo melihat kamar sebelah Rara yang masih terbuka. Bimo mengetuknya dan perempuan itu kemudian keluar. Bimo meminta tolong kepada perempuan itu untuk sesekali mengecek keadaan Rara dan bila terjadi apa-apa langsung membawanya ke klinik. Dan perempuan itu meng-iya-kan. Dan Bimo merasa lega akan hal tersebut sehingga dia bisa pulang cukup tenang.


Jam 5 pagi Rara terbangun dan ketika dia hendak beranjak dari tempat tidur dan menuju kamar mandi, Rara melihat ke arah meja dan melihat buket bunga mawar merah yang cukup besar berada di samping obat-obatnya. Rara kebingungan siapa yang membawa bunga itu dan kapan meletakkannya disitu. Rara menggapai bunga itu dan melihat ada kartu ucapan kecil yang menyelip diantara bunga-bunga itu.


Tak sadar mata Rara berkaca-kaca. Menciumi harumnya buket bunga tersebut. Kemudian dia mengambil hp nya dan mengirim pesan kepada Bimo menanyakan keberadaan Bimo. Setelah itu Rara pergi ke kamar mandi dan mengambil air wudhu. Setelah sholat subuh Rara melihat hp nya menyala terlihat Bimo membalas pesan Rara.


'Aku di rumah. Jam 7 aku akan ke kosmu nanti' Bimo.

__ADS_1


BUNGA MAWAR MERAH


Setelah mendengar penjelasan dari Galih, Bimo langsung menuju kos nya Rara. Delama perjalan Bimo ingat bahwa ini sudah berganti tahun, yang artinya dia dan Rara sudah menjalin hubungan selama 1th. Kemudian Bimo melihat toko bunga dan berhenti didepan toko tersebut. Bimo melihat banyak sekali bunga warna-warni, entah itu jenis apa saja dia tidak tahu. Lebih tepatnya dia bingung sekaligus menahan malu karena ini pertama kalinya Bimo mengunjungi toko bunga dan membeli bunga untuk wanita.


"Permisi kak, mau cari bunga apa?" pelayan toko bunga.


"Bunga apa aja deh mbak, terserah aja yang penting bunga" jawab Bimo kebingungan.


"Memangnya kalau boleh tahu untuk acara apa dan untuk perempuan atau laki-laki?" pelayan toko bunga.


"Ya perempuanlah. Untuk pacar saya" balas Bimo.


'sapa tau kan untuk temennya yang akan wisuda' pelayan toko bunga bergumam dalam hati.

__ADS_1


Akhirnya pelayan toko mengambil beberapa mawar merah dan memadukannya dengan bunga2 kecil yang berwarna merah juga untuk mempercantik buket.


Jangan lupa di like dan share ke temen-temen kalian🥰🙏


__ADS_2