Mantanku, Suamiku

Mantanku, Suamiku
EPS 79 Rara - Mia


__ADS_3

Karena Reyhan sangat merasa senang dan bahagia, di jam istirahat kantor, Reyhan mengajak Rara makan di sebuah Restoran yang cukup mahal.


"Kenapa makan di sini sih Reyhan?" tanya Rara sambil duduk di kursi memandangi pengunjung lain yang kebanyakan orang berdasi dan orang terpandang.


"Tidak apa-apa, sekali-kali kan kita begini" jawab Reyhan tersenyum.


"Tapi aku malu Reyhan.. aku merasa tidak pantas"


"Hey... kenapa harus malu, kita semua di sini makannya nasi, ga ada yang makan gergaji" gurau Reyhan.


Rara hanya diam memasang wajah kesalnya.


Rara dan Reyhan kemudian memperhatian buku yang sudah di berikan pelayan, hendak memilih menu makanan.


"Rara?" sapa seorang perempuan.


"Ya?" Rara langsung menatap ke arah perempuan yang sedang berdiri di sampingnya.


"Mia???" Rara terkejut.


'Kenapa Mia ada di sini?' Rara.


"Hy Ra... apa kabar?"


"B-baik.. "


'Kenapa aku tiba-tiba gugup begini' Rara.


Mia dan Rara akhirnya bertemu dan mengobrol untuk pertama kalinya. Walau selama ini Rara mengenal Mia, namun Rara memang tidak pernah saling menyapa apalagi mengobrol.


"Boleh aku duduk?" tanya Mia.


"Iya silahkan.." Reyhan.


Melihat jawaban Reyhan, Mia langsung duduk dan memperhatikan Reyhan.


"Sepertinya kalian sedang istirahat kerja ya?" tanya Mia karena melihat Reyhan masih memakai dasi.


"Iya" jawab Reyhan.


"Aku teman kuliahnya Rara" Mia memperkenal diri di depan Reyhan.


Reyhan hanya tersenyum dan kemudian kembali sibuk dengan buku menunya.


"Mia kenapa ada di sini?" Rara memberanikan bertanya.


"Aku habis meeting di resto ini, dan ingin kembali ke kantor, tapi aku melihatmu, jadi aku memutuskan untuk menghampiri. Selama ini kita hanya saling melihat dari kejauhan, melihatmu di sini rasanya aku ingin menyapa" Mia.


"Oh begitu... Oh iya Mia, selamat atas pernikahanmu ya" Rara


"Aku sudah bercerai Ra" Mia mencoba tersenyum tipis.

__ADS_1


Rara diam terkejut.


"Aku juga sudah bertemu Bimo, aku sekarang satu proyek dengannya, itu kenapa Bimo juga berada di Jakarta"


'Perempuan ini kenal Bimo juga?' Reyhan.


"Aku juga sudah mencoba kembali dengannya, tapi ternyata dia menolakku dan dia bilang sudah melamarmu. Sepertinya dia memang tidak bisa jauh dari mu Ra" lanjut Mia.


DEG!! 'Bimo melamar Rara?!!!!' Reyhan.


Rara langsung menatap Reyhan, begitu juga dengan Reyhan yang sedari tadi sudah memperhatikan Rara.


"Sepertinya dari jaman kalian pacaran dulu sampai sekarang, kalian memang sulit di pisahkan" Mia tersenyum dan mencoba bergurau.


BRAKKKK!!! Reyhan langsung berdiri dan tanpa sengaja membuat kursi yang ia duduki sampai terjungkal. Reyhan berjalan keluar dari resto.


"Mia.. maaf aku harus segera pergi, sampai jumpa" Rara langsung berusaha mengejar Reyhan.


"Reyhan.. Reyhan.. Reyhan tolong dengarkan aku" Rara berusaha menghentikan jalan Reyhan namun Reyhan tidak memperdulikannya dan kemudian masuk mobil. Rara pun langsung masuk ke dalam mobil juga.


Di dalam mobil, selama perjalanan Reyhan benar-benar terlihat marah. Wajahnya benar-benar membuat Rara takut dan cemas. Bahkan matanya sampai terlihat merah berkaca-kaca.


"Reyhan... aku bisa jelaskan" ujar Rara dengan sangat lembut.


Namun wajah Reyhan belum berubah, justru semakin menjadi-jadi. Akhirnya Rara mengurungkan niat, dan membiarkan Reyhan agar dapat menenangkan diri sejenak.


'Tuhaaann... kenapa jadi seperti ini' Rara.


--


Setelah dari Resto, Mia langsung kembali ke kantornya.


"Hy Bim" Mia menyapa Bimo yang sedang duduk di ruang meeting kantornya.


Proyek baru yang sedang Bimo jalani, memang membuat Bimo sering berada di kantor Mia.


Mia duduk di sebelah Bimo.


"Tadi aku bertemu Rara" ujar Mia.


"Apaa??!" Bimo terkejut.


"Iya dia sedang makan siang bersama teman kerjanya. Aku menjelaskan semuanya ke dia, termasuk alasanmu menolakku"


"Rara bersama teman perempuannya?" tanya Bimo.


"Tidak, dia bersama laki-laki"


'Jadi bukan Mora? apakah itu Reyhan?' Bimo.


"Gila ya kamu?!!!" Bimo.

__ADS_1


"Maksdunya?" Mia bingung.


'Reyhan belum tahu tentang hubunganku dengan Rara, Rara pernah cerita karena katanya belum berani menceritakannya. Reyhan dan Rara pasti sekarang sedang berantem' Bimo.


Bimo langsung berdiri dan berusaha menelpon Rara, namun tidak ada jawaban.


--


Reyhan berdiri membelakangi Rara di depan jendela kaca di ruangan kerjanya. Sementara Rara hanya diam, mengumpulkan keberanian untuk menjelaskannya kepada Reyhan.


"Reyhan.. aku bisa menjelaskannya"


"Kamu membohongiku" jawab Reyhan singkat.


"Aku tidak pernah berbohong kepada mu Reyhan.."


"Kamu bilang dia sahabat lama sama seperti Galih. Kamu lupa??!!!" Reyhan berbalik badan dan menatap Rara.


"Tapi memang Bimo juga sahabatku Reyhan.."


"Tapi kamu tidak pernah cerita kalau kalian pernah punya hubungan!!!" Reyhan benar-benar marah dan bersuara keras di hadapan Rara.


"Untuk apa aku menceritakan masa lalu ku.. tidak ada gunanya Reyhan..." Rara mulai menangis.


"Itu alasan kamu berminggu-minggu tidak menjawab lamaranku? karena kamu masih mencintai dia?"


Rara hanya diam menangis.


"Jawab Rara.. jangan membuat aku semakin marah"


"Reyhan.. aku sudah memilihmu, lalu untuk apa kamu mempermasalahkan ini?"


"Untuk apa kamu tanya?!!! Tanpa kamu sadar, kamu memilihku hanya terpaksa Ra, terpaksa!!!" teriak Reyhan.


"Kamu salah Reyhan..."


"Tutup mulutmu, keluar kamu dari ruanganku" Reyhan membuang muka dan berbalik kembali menatap pemandangan dari jendela kaca.


"Reyhan...."


"Keluar"


Rara pun mengalah karena Reyhan yang semakin marah, keluar dari ruangan Reyhan sambil menangis.


*****


Wah wah wah... Rara memutuskan menikah dengan Reyhan, aku Di Bully team Bimo.. padahal sebelumnya ada yang menjelek-jelekan Bimo, tapi sekarang jadi pendukung Bimo garis keras😁✌️.


Ada yang bilang kok ceritanya jadi ga seru, aneh, ga sesuai deskripsi, dll (aku sedih gais😂), ada juga yang tanya udah tamat ya, belum gais.. masih banyak cobaan di depan, apalagi setelah kehidupan Rara menikah. Ehhh... tapi sekarang Reyhan marah, apakah Reyhan dan Rara jadi menikah?


Ikuti terus ya teman-teman.. terimakasih yang masih stay kasih like dan tidak unfavorite😂 aku mencintai kalian😁.

__ADS_1


Terimakasih jangan lupa di like, share ke siapapun, dan juga vote sebagai dukungan kamu untuk author agar rajin update😊


__ADS_2