
'Mana sih si Obie ga dateng-dateng' Rara.
Sore hari Rara sudah siap dan menunggu kedatangan Obie, hari ini Rara dan Obie janjian untuk olahraga/lari bersama di salah satu lapangan studion. Namun sudah hampir 1 jam Obie tidak kunjung datang dan akhirnya Rara memutuskan untuk menjemput Obie di kosannya.
Sesampainya di kos Obie, Rara melihat motor Obie yang terparkir di depan kamarnya dan juga sepatu yang masih berbaris di rak depan kamar. Pertanda memang dia ada di dalam kamar.
'Pasti lupa ada janji dan ketiduran' gumam Rara kesal.
Rara mendekati kamar Obie dan mengetuk pintu kamar berkali-kali, namun tidak ada jawaban. Akhirnya Rara memberanikan diri untuk membuka pintu tersebut dan ternyata tidak di kunci. Rara memasuki kamar lalu menyalakan lampu kamar dan terlihat Obie yang sedang meringkuk menghadap tembok di atas tempat tidurnya.
"Ih ko lo masih tidur sih bie. Bangun!" Rara berusaha membalikkan badan Obie.
"Bie? lo kenapa?!!" Rara panik melihat wajah Obie yang sangat pucat.
"Tolong kunci pintunya Ra" ujar Obie sambil kesakitan.
Rarapun berdiri dan berjalan menutup pintu kemudian kembali menghampiri Obie.
"Lo kenapa Bie? badan lo dingin banget, muka lo pucet dan keringetan" Rara heran melihat Obie yang sedang menggigil.
Rara bergegas mengambil selimut dan kemudian menyelimuti Obie. Rara mengambil segelas air putih dan mencoba membantu Obie untuk bisa meminum air tersebut.
"Kita ke dokter ya" ujar Rara kemudian hendak berdiri mengambil tas. Namun Obie menarik lengan Rara.
"Ga usah Ra" jawab Obie.
__ADS_1
"Tapi lo kesakitan gini Bie, lo harus ke dokter"
"Jangan bawa gue kemana-mana, dan temenin gue disini"
Obie terus terlihat kedinginan, keringatnya membasahi seluruh tubuhnya dan wajahnya semakin pucat. Obie menjambak-jambak rambutnya sendiri, dan sesekali memukuli kepalanya sendiri dan merintih kesakitan.
"Lo kenapa si Bie? stop jangan lakuin itu" Rara mencegah tangan Obie untuk memukuli dirinya sendiri.
"Sakit Ra sakiiittttttt" Obie merintih kesakitan sambil menggigil.
"Gue harus ngapain Bie, gue bingung lo kenapa. Mending kita ke dokter sekarang, ayo" Rara berusaha membujuk dan menarik tangan Obie untuk pergi ke dokter.
"Gue ga mau. Lo ga perlu ngapa-ngapain, mending lo ke sana dan jangan liat ke arah sini" Obie menunjuk ke arah dekat tv dan menyuruh Rara untuk menonton tv.
"Gila kali ya, lo lagi kesakitan gini nyuruh gue nonton tv?"
Akhirnya Rara duduk menjauh dari tempat tidur dan bersandar di tembok.
'Sebenernya lo kenapa sih Bie' Rara.
5 menit Rara duduk menjauh dan bersandar di tembok sambil menyaksikan Obie yang sedang menggigil kesakitan bahkan berkali-kali menyakiti dirinya sendiri dengan cara memukuli kepalanya, membuat Rara benar-benar merasa tersiksa. Rara merasa bodoh tidak mengerti apa-apa dan tidak tahu harus berbuat apa. Akhirnya Rara mendekati Obie kembali dan memeluknya, berharap bisa meringankan sakitnya.
"Sakit Ra... sakitttt" Obie merintih.
"Iya iya, gue tahu. Tahan Bie tahan" Rara berusaha menenangkan Obie dan tak terasa dia pun menangis.
__ADS_1
"Sakit.. sakit.. sakit.. Ra" Obie terus merintih.
Rara tidak bisa berbuat apa-apa karena Obie yang menolak untuk di bawa ke dokter, Rara hanya terus memeluknya dan berusaha menenangkan Obie yang kesakitan. Sampai akhirnya Obie tertidur.
'Sebenernya lo sakit apa Bie' Rara.
--
Hari semakin petang, Rara keluar dari kamar Obie dan pergi mencari makan. Setelah Rara mendapatkan makanan, Rara bergegas kembali ke kos Obie, dan Obie masih tertidur pulas. Rara tidak tega membangunkan Obie dan akhirnya Rara memakan sendiri makanan yang sudah ia beli.
Hari sudah gelap, Rara menghampiri Obie yang sedang tertidur pulas. Dan merasa tidak tega meninggalkan Obie sendirian. Rara mengambil selimut di lemari dan meletakkannya di lantai untuk alasnya tidur, Rara memilih untuk menginap di kos Obie dan menemani Obie.
"Gue ga tau lo sakit apa, semoga lo cepet sehat ya Bie, goodnight' Rara.
--
Tengah malam Obie terbangun dan melihat Rara tertidur di lantai dengan beralasan selimut.
'Lo sampe tidur di bawah, sorry ya Ra jadi nyusahin lo' Obie.
Obie menggendong Rara dan memindahkannya diatas tempat tidur dan kemudian mengambil selimut untuk menyelimuti Rara.
'Makasih Ra udah nemenin gue' ujar Obie kemudian mencium kening Rara.
Obie beranjak ke kamar mandi dan kemudian memakan makanan yang sudah di beli Rara, lalu mengambil karpet dan menjadikannya alas untuk tidur di lantai.
__ADS_1
Terimakasih dan jangan lupa di like🥰🙏