
20.00 WIB, Rara sampai di kosnya. Rara merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Lelah bercampur bahagia, itu yang di rasakan Rara setelah pulang mendaki gunung bersama Bimo.
'Akhirnyaaa bisa rebahan empuk, tapi belum mandi, arrrgghhh mager banget' Rara.
Rara berdiri mengambil handuk, berjalan keluar kamar dan bergegas mandi. Setelah membersihkan badannya, Rara berganti pakaian tidur dan rebahan kembali sambil memandangi layar hpnya.
'Masih centang, masih ga aktif, kemana sih lo' Rara.
Rara meletakkan hp nya di atas meja, berjalan mematikan lampu, dan kembali ke atas tempat tidur berbalut selimut. Rara membutuhkan waktu istirahat untuk memulihkan tubuhnya yang kelelahan sehabis mendaki gunung. Rara mencoba menutup matanya, namun membukanya lagi, menutupnya kembali, membukanya lagi.
'Aaarrrggghhhh kenapa sih harus ciuman sama Bimo lagi, kapan bisa moveon nya kalau begini, dasar Rara beg*' gumamnya dalam hati mencaci maki dirinya sendiri.
Rupanya, apa yang terjadi di atas puncak bersama Bimo, membuat Rara gelisah hingga sulit tidur.
'Ayo dong tidur, jangan pikirin lagi, jangan pikirin lagi, jangan pikirin lagi'
Semakin menghindar untuk tidak memikirkannya, justru semakin jelas wajah Bimo di dalam pikiran Rara.
'Apa dia juga masih punya perasaan ke gue?".
Rara diam sesaat dan berfikir.
'ih!! kenapa gue jadi kepedean gini sih!. Tau ah! tidur, cape'.
--
šµ~ hp Rara berdering.
Rara membuka matanya perlahan, lalu mencoba meraih hp di atas meja samping tempat tidurnya.
'Siapa ini?' Nomor tak di kenal menelfon.
Rara duduk sambil berusaha membuka matanya lebar, Rara memandangi pojok layar hpnya, jam menunjukkan 02.37 WIB.
__ADS_1
'Ga ada akhlak jam segini nelfon, siapa sih'
"Hallo?"
"Ra?" terdengar suara laki-laki dari balik telfon.
Rara merasa tidak asing dengan suara tersebut. "Obie?" lanjut Rara.
"Iya Ra, ini gue"
"Lo kemana aja sih?!!" mata Rara langsung melek dan tiba-tiba merasa ingin marah.
"Maaf ya ganggu lo tidur"
"Lo dimana?!!"
"Tenang dulu, gue ceritain tapi lo tenang"
"Gue minta maaf baru ngasih kabar sekarang. Gue baik-baik aja kok, lo ga perlu khawatir"
"Gue tanya lo dimana? lo kemana aja? di kos juga ga pernah ada. Dan ini nomor siapa?"
"Ini gue pake hp temen"
"Emang hp lo kemana?"
"Ada. Gue sengaja ga aktifin hp"
"Kenapa?!"
"Gue lagi ada masalah Ra"
"Masalah? terus kenapa matiin hp? apa itu menyelesaikan masalah lo?"
__ADS_1
"Gue lagi di buron Ra. Itu kenapa gue nonaktifin hp dan ga pulang kos. Lo ga usah dateng ke kos gue dulu, gue ga mau lo nanti kena juga dalam masalah ini. Ya walaupun nanti lo cuma sebagai saksi tapi gue gamau bawa-bawa lo"
"Bentar.. bentar.. lo nglakuin apa sampe lo di buron?"
"Temen gue ke tangkep di rumahnya. Dan dia buka mulut siapa aja yang pernah make bareng dia"
"Termasuk lo?"
"Iya"
"Tapi lo kan udah lama ga pake itu"
"Maaf Ra, gue bohong. Gue pake itu beberapa minggu yang lalu, gue bener-bener ga kuat nahan, karena saat itu sakit banget, dan gue pake itu lagi di rumah temen gue"
Rara diam terkejut dan meneteskan air mata.
'Gue pikir selama ini lo udah bener-bener lepas dari barang itu'.
"Ra... maafin gue. Maaf".
"Sekarang lo dimana?" Rara berusaha menahan tangis dan amarah.
"Ada di tempat jauh, gue di tempat temen gue, gue berusaha sembunyi selagi masih bisa sembunyi, gue gapapa, lo ga usah kepikiran soal ini"
"Ya gimana gue ga kepikiran? gue ga tau lo ada dimana!" akhirnya Rara meluapkan kekesalannya.
"Lo ga perlu tau gue dimana, besok juga gue pergi dari sini, gue pergi ke berbagai tempat tiap harinya. Jadi gue ga bisa ngasih tau lo tempat yang pasti. Yang jelas gue baik-baik aja Ra. Maaf hubungin lo jam segini, lo ga perlu hubungin ke nomor ini lagi, karena ini nomor temen gue dan dia gatau kalau besok gue bakal pergi lagi. Sekarang lo lanjut tidur, dan jangan kepikiran soal gue ya. Gue bisa jaga diri gue. Gue baik-baik aja. Gue sayang sama lo Ra. Selamat istirahat sayang" Obie mematikan telefon.
Rara diam, menunduk, dan menangis.
'Sampai kapan lo begini Bie, sampai kapan'
Terimakasih dan jangan lupa di like dan klik vote di halaman depan novel samping nama author agar author semangat dan rajin untuk update yaš„°š
__ADS_1