Mantanku, Suamiku

Mantanku, Suamiku
EPS 29 Ketahuan part 3


__ADS_3

'Sayang, lagi dimana?' Rara.


'Di rumah' Bimo.


'Foto dong' Rara.


'Ga percayaan banget' Bimo.


'Bukan gitu, aku kangen banget pengen ngeliat kamu' Rara.


'Alesan' Bimo.


'Sayang.. sadar ga sih kita udah sebulan lebih ga ketemu. Rasanya aku kangen' Rara.


'Aku lagi sibuk banget, banyak kegiatan di kampus yang harus aku urus' Bimo.


'Nanti kalo udah ga terlalu sibuk kita ketemu ya. Aku sayang kamu' Rara.


Sebuah percakapan antara Rara dan Bimo melalui pesan whatsapp. Memang sudah sebulan lebih mereka belum bertemu. Walaupun banyak sekali omongan orang tentang Bimo dan Yessi, Rara tidak pernah peduli tentang itu. Rara berusaha terus positif thinking demi hubungannya dengan Bimo dan Yessi tetap baik. Rara percaya kepada Bimo soal hubungannya, Bimo pasti menjaga apa yang sudah mereka bangun selama hampir 2th ini. Rara juga percaya Yessi adalah teman yang baik, tidak mungkin Yessi macam-macam karena Yessi sudah tahu kalau Bimo dan Rara berpacaran.


--

__ADS_1


Keesokan harinya, sepulang kuliah Rara dan Mela juga Sasa makan bersama, setelah itu mereka pulang ke kos Sasa dan hendak menonton film bersama di kos Sasa.


"Ih lama banget ya kita ga kesini Ra" ujar Mela saat memasuki gerbang kos Sasa. "Eh kamar mu ga berantakan kan Sa?" lanjut Mela bertanya pada Sasa.


"Engga dong. Bersih" jawab Sasa sambil memarkirkan motornya.


"Eh bukannya ini motornya Bimo ya?" ujar Mela melihat motor Bimo terparkir di halaman kos Sasa.


'Bim.. apa yang kamu lakuin di sini?' tanya Rara dalam hati sambil memandangi motor Bimo.


'Aduh mati aku, ngapain sih Bimo di sini. Apakah bakal terjadi perang?' Sasa mulai panik.


"Iya ga salah lagi ini motornya Bimo. Kamu ngajak Bimo juga Ra?" tanya Mela dengan polos.


"Ra..." Sasa berusaha menenangkan Rara dengan memegang pundak Rara.


"Jawab dimana Sa?!!" Rara mulai panik dan marah.


"Disebalah kamarku Ra" jawab Sasa.


Rara bergegas naik ke atas tangga. Karena kamar Yessi dan Sasa ada di lantai 2. Setelah Rara sampai di depan kamar Sasa, memang terlihat sepatu Bimo ada di depan pintu kamar sebelah kamar Sasa. Terlihat pintu itu tidak terlalu tertutup rapat, hanya terbuka sedikit. Rara berjalan mendekati kamar Yessi dan berdiri di depan pintu kamar Yessi.

__ADS_1


'Ya Tuhan.. ketika aku membuka pintu ini, beri aku kekuatan untuk melihat dan menerima apapun yang sedang mereka lakukan di dalam' Rara.


"Bimo...." setelah Rara membuka pintu tersebut dan memanggil nama Bimo, terlihat Bimo sedang tertidur di atas kasur dengan celana panjang dan memakai kaos, sementara Yessi sedang duduk di tepi kasur sambil memegang hp. Tersadar ada yang membuka pintu dan memanggil nama Bimo, Yessi dan Bimo sontak memandang ke arah pintu.


"Rara....." Bimo terkejut melihat Rara berdiri di depan pintu dengan terisak dan meneteskan air mata.


Rara lari menuruni tangga sambil menangis tanpa memperdulikan Mela dan Sasa berbicara.


"Ra.. mau kemana" Sasa mencoba mencegah langkah Rara.


"Raaa.. kamu kenapa" Mela berusaha menarik tangan Rara.


Rara terus menangis dan berusaha menyalakan mesin motornya. Sampai akhirnya Rara keluar dari gerbang dan pergi. Bimo dan Yessi datang menuruni tangga namun saat tiba di halaman kos, Bimo gagal mengejar Rara. Bimo bergegas naik ke atas lagi mengambil tas dan memakai sepatunya kembali kemudian turun menyalakan mesin motor dan berusaha mengejar Rara.


"Ini ada apa sih sebenernyaa?" Mela heran dengan keadaan yang tiba-tiba kacau.


"Puas lo sekarang?" ujar Sasa kepada Yessi yang berdiri di sampingnya Mela.


Dan Yessi hanya tersenyum licik.


'Aku yakin habis ini mereka putus' Yessi.

__ADS_1


Terimakasih sudah membaca dan jangan lupa di like🥰🙏


__ADS_2