
Keesokan harinya rara dan bimo juga bella pergi kestasiun untuk mengantar bella yang akan pulang ke semarang. Setelah bimo dan rara mengantar bella, bimo mengajak rara mampir ke jogja tronik (tempat barang-barang elektronik) karna bimo ingin membeli hp baru. Sesampainya ditempat, bimo dan rara berkeliling untuk melihat-lihat dan mencari penjual yang cocok (karna saking banyaknya penjual). Bimo berkeliling sembari berusaha menggandeng tangan rara. Namun rara menolak untuk di gandeng. Bimo bingung dengan sikap rara yang mendadak kaku dan banyak diam.
Setelah bimo membeli hp baru, bimo mengajak rara untuk makan siang dan bimo memutuskan untuk berhenti ditempat bakso kesukaan rara. Setelah bimo memesan bakso, bimo menghampiri rara yang sudah lebih dulu duduk dikursi.
"Sayang.." sapa bimo kepada rara yang sedang duduk didepannya memainkan hp, namun rara tidak menjawab dan tetap fokus kelayar hpnya.
"Rara.." sapa bimo mengulangi.
"Iya" jawab rara singkat dan tetap fokus kelayar hp nya.
"Kalo aku ajak ngomong tuh dilihat ra" ujar bimo mulai serius.
"Apaan sih kamu. Aku tuh lagi chatingan sama sasa dan mela" jawab rara.
"Kamu kenapa sih?" Tanya bimo heran.
"Gapapa" jawab rara singkat.
__ADS_1
"Lusa aku mau pulang kesemarang naik motor, bentar sih cuma 2hr" ujar bimo.
"Ngapain? Nemuin sandra?" Tanya rara kemudian meletakan hpnya dan menatap bimo.
Bimo tertawa.. "ya ampun ra, kamu masih kepikiran soal sandra? dari tadi kamu aneh tuh karna cemburu soal sandra toh" ujar bimo sambil tertawa.
"Apaan sih malah ketawa. Ya gimana ga kepikiran, ada cewe lain yang sering main ke rumah pacarku" jawab rara dengan kesal lalu mengambil sedotan meminum es teh yang ada didepannya.
"Sandra itu temen SMA aku, ya iya sih.. dulu sempet pernah pacaran tapi habis itu putus. Dan itu udah lama banget. Aku juga udah cukup lama ga berhubungan lagi sama dia. Tapi gatau kenapa dia masih kerumahku. Aku juga ga pernah nyuruh dia buat main kerumahku, aku tau juga engga ko" ujar bimo menjelaskan kepada rara.
"Bim.. kalaupun kamu mau pergi jalan sama perempuan lain sekalipun itu mantan kamu, aku gapapa. Tapi tolong cerita ke aku dulu, biar aku ga tau dari orang lain" jelas rara kepada bimo.
Rara tersenyum, "aku nanti malem mau keluar sama mela dan sasa ke mall ya" lanjut rara.
"Iya, yaudah makan dulu" jawab bimo sembari mengambil sendok dan garpu karna dua mangkok bakso sudah mendarat dimeja.
--
__ADS_1
Rara dan mela sudah lebih dulu sampai mall. Mereka duduk disalah satu tempat makan dimall lantai atas sambil menunggu sasa datang. Tak lama kemudian, sasa datang namun tidak sendirian. Sasa datang bersama perempuan yang kulitnya sawo matang, rambutnya pendek sebahu, memakai baju pink dan lipstik merah yang cukup mencolok namun tetap terlihat anggun.
"Hai ra, mel. Maaf ya lama" sapa sasa kepada kedua sahabatnya yaitu rara dan mela sambil menarik kursi dan kemudian duduk. "Kenalin ini temen kos aku" lanjut sasa memperkenalkan temannya.
"Hai aku yessi, temen kosnya sasa" perempuan itu memperkenalkan dirinya kemudian menjabat tangan rara dan mela.
"Aku gapapa kan bawa temen kosku, kasian soalnya dia tadi belum makan jadi mau ikut kita makan. Ohya yessi ini yang sering ngasih kita jawaban kuis yang sering aku bagi ke kalian" ujar sasa kepada mela dan rara. Sebelumnya memang sasa sering membagi jawaban kuis yang dia dapat dari temannya yang sudah lebih dulu mengerjakan kuis.
"Oh ini orangnya. Makasih banget loh yes.." ujar rara dengan tertawa.
"Emangnya kamu kelas apa ko bisa sih kuisnya lebih duluan?" Tanya mela kepada yessi.
"Aku kelas B. Jam kuliahku seringnya pagi2, sebelum kelas kalian" jawab yessi menjelaskan.
"Owalah pantesan" balas rara.
"Udah.. udah.. yuk makan" ujar sasa mulai kelaparan.
__ADS_1
Sejak itu, rara dan mela mendapat teman baru yaitu yessi. Dan sejak itu mereka juga menjadi teman main, teman nongkrong, teman berbagi jawaban kuis/tugas kuliah, dll.