
"Bim, tunggu" Yessi menahan langkah Bimo menuju parkiran kampus.
"Apalagi Yes?" Bimo.
"Kamu kenapa sih Bim?" tanya Yessi kesal.
"Kenapa apanya" Bimo seolah tak mengerti.
"Kenapa sekarang kamu malah ngejauhin aku"
"Awalnya aku fikir kamu berbeda, kamu lebih baik dari pada Rara. Tapi aku salah"
"Maksud kamu?"
"Yes... semenjak kamu datang ke kantor Rara, dari situ aku sadar, kamu tidak jauh lebih baik dari pada Rara"
"Aku minta maaf soal itu Bim"
"Kamu hanya perlu meminta maaf sama Rara Yes, Rara udah baik sama kita, sekalipun kita membuatnya terluka, tapi dia tetap menganggap kita teman"
"Tapi aku juga sayang sama kamu Bim"
"Engga Yes, awalnya aku memang sempat tertarik sama kamu, tapi aku sadar kalau aku menyayangi Rara, tapi aku sudah terlanjur malu dengan kesalahanku"
"Bim.. Bimo..." Yessi tak bisa berbuat apa-apa lagi setelah Bimo berjalan pergi.
__ADS_1
--
Dikamar Sasa, Yessi berbaring di atas tempat tidur Sasa dan memandangi langit-langit kamar, sementara Sasa sedang sibuk dengan laptopnya mengerjakan tugas kuliah.
"Sa.." Yessi.
"Hmmm" Sasa.
"Ntar malem kamu kemana" tanya Yessi.
"Ga kemana-mana" jawab Sasa sambil mengetik.
"Keluar Yuk" ajak Yessi.
"Keluar kemana"
"Boleh, kalau tugas ini udah selesai"
"Tapi...... kamu ajak Rara juga ya"
Sasa terdiam dan memandang ke arah Yessi.
"Bentar-bentar.. kenapa tiba-tiba nyuruh ngajak Rara?"
Sasa terheran.
__ADS_1
"Yaaaa... gapapa. Lama kan ga keluar sama dia" jawab Yessi menahan malu.
"Hahahaha Yessi Yessi, menurut looooo emang dia masih mau main sama kamu?" gurau Sasa sekaligus menyindir Yessi.
"Justru itu Sa, aku mau..." Yessi ragu melanjutkan ucapannya.
"Mau apa? mau minta maaf ke Rara?. Gini ya Yes.. kalo kamu mau minta maaf ke dia, mending kamu temuin dia langsung secara pribadi, jangan bawa-bawa aku dong. Tapi menurut aku sih, Rara pasti udah maafin kamu, tapi pasti dia memilih buat lebih baik ga ketemu kamu lagi" jelas Sasa.
"Ih ko kamu gitu sih ngomongnya" protes Yessi.
"Ya emang gitu, aku sama Rara udah temenan lama, udah hafal aku sama Rara. Rara itu emang baik banget orangnya, tapi sekalinya bikin dia terluka banget, udah deh jangan harap kamu bisa temenan lagi sama dia. Ya emang sih kamu ga bakal di musuhin tapi pasti dia udah males temenan sama kamu. Kalo aku jadi Rara, malah kamu udah tak musuhin" sindir Sasa.
"Jadi lo mau musuhin gue?" Yessi.
"Hahahahhaah becanda" gurau Sasa.
'Ada benernya apa kata Sasa. Mungkin emang lebih baik aku ga muncul dulu di kehidupan Rara. Rara.. aku sungguh menyesal, maafin aku Ra' Yessi.
--
Rara sedang duduk di dalam ruangan kerjanya, seluruh pekerjaan sudah selesai, namun Rara masih ingin bersantai sejenak sambil bermain hp. Tiba-tiba ada sebuah DM instagram masuk, setelah di lihat DM tersebut dari Yessi.
"Ra.. Terimakasih sudah mau menerimaku sebagai teman. Walau mungkin sekarang kamu sudah tidak lagi menganggapku teman dekat, aku bisa mengerti itu. Aku hanya ingin minta maaf Ra. Maaf sudah membuat hubunganmu dan Bimo berantakan, satu hal yang perlu kamu tau Ra, Bimo masih menyayangi kamu" Yessi.
'Bimo masih menyayangi aku?' Rara.
__ADS_1
Terimakasih dan jangan lupa di like🥰🙏