
"Yes, ini bahan masakan banyak banget yakin mau di masak semua?" Sasa.
"Iya" Yessi.
Yessi dan Sasa sedang masak bersama di kosan mereka. Setelah selesai memasak mereka langsung memakan hasil racikan tangan mereka sendiri. Setelah makan selesai Sasa bertugas mencuci piring dan alat-alat kotor yang lainnya yang tadi dipakai untuk memasak. Disaat Sasa sedang mencuci, sementara itu terlihat Yessi yang sudah rapih sedang menyiapkan makanan di sebuah kotak makan. Sasa merasa heran untuk apa Yessi membawa bekal sementara Yessi baru saja selesai makan.
'Untuk siapa bekal itu sebenarnya' Sasa.
"Yes, kamu mau kemana?"
"Ke kampus"
"Kamu bawa bekal untuk makan lagi di kampus?"
"Engga"
"Lah itu untuk siapa?"
"Untuk sahabatmu"
"Sahabatku? maksudnya?"
"Iya... ini untuk Bimo Sa"
__ADS_1
'whatttt??!!! ini anak benar-benar maju terus mendapatkan Bimo?' Sasa.
"Kamu gila ya Yes?"
"Ko gila sih?"
"Aku kan udah bilang Bimo itu pacar Rara"
"Aku ga percaya apa katamu Sa.."
"Yes.. berhenti mendekati Bimo Yes"
"Kenapa sih Sa? apa kamu juga suka sama Bimo?"
"Harus berapa kali aku Bilang kalau Rara itu pacarnya Bimo Yes"
Sasa hanya bisa terdiam karena bingung apa yang harus dia tunjukkan sebagai bukti kalau Rara dan Bimo berpacaran. Rara dan Bimo memang jarang sekali foto berdua. Mereka juga jarang menunjukkan kemesraan di depan umum, tidak heran kalau kebanyakan orang tidak tahu kalau mereka ada ikatan.
"Tuhkan kamu ga bisa kasih bukti kan? lagian kayaknya Bimo juga udah mulai suka sama aku"
"Maksudnyaaa?"
'Kamu ga tau aja kalau aku sudah berpegangan tangam dan bahkan pernah memeluk Bimo saat aku tersesat malam itu, ah sudahlah kau tidak perlu tahu Sa' Yessi.
__ADS_1
"Udahlah Sa.. pokoknya aku ga pernah percaya apa yang kamu katakan soal Rara dan Bimo kalau mereka berpacaran"
"Yes apa kamu udah pernah nanya langsung ke Bimo? harusnya kau bertanya dulu ke dia, apakah dia sudah punya pacar atau belum"
'Iya juga sih, aku belum pernah bertanya soal itu ke Bimo. Tapi... ah sudahlah, orang seperti Bimo yang cuek seperti itu pasti belum punya pacar apalagi berpacaran sama Rara yang cukup tomboy seperti itu, tidak mungkin' Yessi.
"Aku sudah pernah menanyakan itu ke Bimo, katanya dia belum punya pacar" Yessi berbohong.
'APAAA?!! Kurang ajar si Bimo. Awas aja tuh anak. Mati kau Bim.' Seenaknya sendiri mengaku jomblo. Ku habisi kau nanti' Sasa.
"Ngga ngga.. ga mungkin Yes"
"Ya sudah kalau kamu ga mau percaya. Bimo bilang dia dan Rara hanya bersahabat"
'Wah bener-bener kau Bim. Ku bacok kau nanti Bim' Sasa.
"Selain mereka sahabatan, Bimo juga pacaran sama Rara Yes. Udah deh Yes, saran aku.. kamu berhenti deketin Bimo sebelum Rara tahu. Kalau Rara tau nanti kacau"
"Apanya yang kacau?"
"Yessi.. Rara itu sudah menganggap kamu teman dekatnya bahkan sahabatnya juga, karena itu setiap ngumpul sama Mela, Bimo, Aldi, Galih, dia juga menyuruhku untuk mengajak kamu. Kalau dia bisa tau kamu suka sama Bimo nanti hubungan pertemanan kalian berantakan Yes.."
"Sasa.. aku tidak pernah percaya kalau Bimo itu pacaran sama Rara. Dan aku tidak akan menyerah untuk bisa mendapatkan Bimo". Yessi beranjak dari dapur dan pergi meninggalkan Sasa.
__ADS_1
'Mati aku, kalau Rara tahu, bukan hanya Yessi dan Bimo yang kena, tapi aku juga kena. Gimana kalau Rara nanti ga mau temenan sama aku lagi?. Duh Tuhaaann aku harus bagaimanaaaa?' Sasa.
Terimakasih sudah membaca, jangan lupa di like dan share ke temen-temen kalian🥰🙏