Mantanku, Suamiku

Mantanku, Suamiku
EPS 45 Obie Pulang


__ADS_3

Rara sedang berada di ruang kerjanya. Tiba-tiba salah satu pegawai masuk dan memberitahukan bahwa ada seseorang yang menunggu Rara di lantai bawah meja nomor 28.


'Siapa ya? apa Obie? tapi ini kan belum 2 minggu' Rara.


Rara membereskan pekerjaannya dan kemudian Rara turun ke lantai bawah untuk menemui orang tersebut.


"Bie?" Rara menyapa orang yang sedang duduk membelakangi yang berada di meja nomor 28 dan memastikan kalau itu Obie.


"Hey. Udah selesai kerjanya?" Obie.


"Kok lo di sini? ini kan belum 2 minggu"


"Iya abisnya lo nanyain mulu kapan gue balik, jadi ga tega sama orang yang lagi kangen berat" ujar Obie meledek.


"Ih apaan sih lo" Rara tersenyum malu. Dan kemudian Rara duduk satu meja bersama Obie.


"Udah selesai kan kerjanya? Ayok"


"Kemana?"


"Udah ayok ikut aja"


"Tapi motorku gimana?. Balik ke kos dulu ya naruh motor sekalian gue mandi bentar"


"Ok"


Akhirnya Rara dan Obie pergi ke kos Rara dengan mengendarai motor masing-masing. Sesampainya di kos, Rara langsung bergegas mandi dan berganti pakaian kemudian menemui Obie yang sudah menunggu di depan gerbang.


Obie membawa Rara ke salah satu mall dan Obie membeli beberapa baju dan sepatu.


"Sekangen itu ya sampe gue pilih sepatu aja lo ikutin gini" ujar Obie meledek saat melihat Rara yang terus berada di belakangnya.


"Apaan sih bie. Kan lo yang ngajak gue kesini, terus gue harus kemana?" Rara kesal.


"Maksudnya... lo pilih lah sepatu perempuan, ini kan area sepatu cowok semua" Obie.


"Kan elo yang mau belanja, bukan gue" Rara.


"Lo pilih-pilih aja, kalo ada yang suka ambil. Ntar gue yang bayarin" Obie tersenyum.


"Ga mau" jawab Rara singkat.


"Kok gamau?" Obie heran.

__ADS_1


"Gue ga suka shoping. Kalaupun mau beli ya pake uang sendiri ngapain harus pake uang lo. Emang lo bapak gue apa. Mending makan aja deh" Rara.


'Nih cewe emang ga matre' Obie.


"Serius ga mau beli sepatu atau baju?" Obie menawarkan ulang.


"Ga mau Bie. Lagian lo lagi banyak duit ya?"


"Ga banyak, tapi lumayan. Kemaren kan menang balapan, bukannya fotonya udah gue kirim?"


"Ya mending uangnya lo simpen buat keperluan mendatang. Udah ah ayo makan" Rara menarik lengan Obie.


Obie tersenyum. Dia pasrah dan akhirnya menuruti kemauan Rara untuk makan bersama.


--


Mela, Aldi, Galih, dan Bimo sedang duduk menonton tv di ruang tengah kontrakan Galih dan Aldi.


"Akhir-akhir ini Rara susah banget di ajak keluar. Kalau di ajak keluar jawabnya pasti udah ada janji. Janji ama siapa sih sok sibuk banget" Mela cemberut.


"Rara kan udah punya pacar Mel" ujar Aldi.


"Hah? Serius? Siapa? kok aku ga pernah tau" Mela terkejut.


"Si Obie" jawab Aldi.


"Yoiiii" balas Aldi.


"Engga, mereka ga pacaran kok" Bimo menyangkal.


"Kata siapa?" Galih.


"Rara pernah ngomong sendiri" jawab Bimo.


"Lo sih Bim ninggalin Rara, sekarang Rara jadi deket sama cowo yang begitu kan" Mela mulai sedih.


"Begitu gimana?" Aldi heran.


"Ah be*o banget sih Al. Kaya gatau aja pembalap gimana, pasti nakal" Mela kesal.


"Udah-udah, Rara pasti bisa jaga dirinya sendiri kok" Bimo.


'Sebenarnya aku juga takut kalau kamu kenapa-kenapa nantinya Ra' Bimo.

__ADS_1


--


Setelah Obie dan Rara berjalan-jalan di mall, Obie mengantarkan Rara pulang dan mampir main sebentar di kos Rara.


"Ra, ko ada aquarium?" Obie melihat ada aquarium tidak terlalu besar berada didalam kamar Rara.


"Iya, gue suka ikan" Rara tersenyum.


"Selain itu apalagi yang lo suka Ra?" Obie.


"Banyak. Banyak hal yang aku suka, kalo di sebutin semua 3hr baru kelar" gurau Rara.


"Cerita kehidupan lo dong Ra, sesuatu yang bikin lo sedih misalnya, tapi selain putus sama Bimo ya" ledek Obie.


"Apaan sih lo" Rara melempar bantal ke arah Obie. Dan Obie tertawa.


"Lo pernah benci sama orangtua lo ga Bie?" tiba-tiba Rara menanyakan sesuatu yang membuat Obie heran.


"Maksudnya?"


"Ya... lo benci gitu sama orang tua lo sendiri"


"Mmmm engga sih, paling marah pernah. Emangnya kenapa?"


"Gue ga bisa bedain mana marah dan mana benci, terutama sama ayah gue sendiri" ujar Rara.


Obie terkejut dengan apa yang dikatakan Rara, Obie mendekati Rara dan duduk di depan Rara. "Lo kenapa?" lanjut Obie.


"Ayah gue menikah lagi dengan perempuan lain Bie, dan itu tanpa sepengetahuan siapapun. Gue baru tau itu pas gue SMP" ujar Rara.


Obie terdiam dan hanya memandangi wajah Rara.


"Tapi ayah gue ga mau ceraiin ibu, dan semenjak itu ayah gue ga pernah berhubungan sama gue lagi. Pulang ke rumah juga jarang, paling kalo lebaran doang. Setiap gue tanya kabar juga ga respon, tapi ayah gue selalu ngirimin uang banyak buat jajan ataupun kuliah, sebenarnya gue cuma butuh kasih sayang dari beliau, tapi ga pernah gue dapet. Sedih kan" lanjut Rara dengan tersenyum namun tanpa sadar pipinya basah.


Obie meletakkan telapak tangannya di pipi Rara dan menghapus air mata Rara.


"Gue juga pernah di usir dari rumah sama ayah gue. Tapi gue ga pernah benci beliau, karena bagaimanapun itu adalah orang tua kita, mereka pasti sayang sama kita walaupun mereka ga nunjukin, sama hal nya ayah lo pasti sayang sama lo Ra" Obie tersenyum berusaha menghibur Rara.


"Kenapa lo di usir?" tanya Rara.


Obie tersenyum. "Ada banyak hal buruk yang lo belum tau dari gue Ra"


"Maksudnya?"

__ADS_1


Obie hanya tersenyum dan kemudian mengusap kepala Rara dan berpamitan untuk pulang karena hari sudah semakin malam.


Terimakasih dan jangan lupa di like🥰🙏


__ADS_2