Mantanku, Suamiku

Mantanku, Suamiku
EPS 41 Cemburu


__ADS_3

Pagi hari Bimo memanaskan mesin mobil dan bersiap memakai sepatu. Mas Dani sedang dinas di luar kota begitu juga dengan Salsa yang sedang studytour di Bali. Pagi hari Bimo bergegas mempersiapkan semuanya dan menjemput Mia di kosnya. Hari ini Bimo dan Mia akan berlibur bersama ke Dieng, Wonosobo.


Bimo pergi berlibur hanya berdua yaitu bersama Mia. Bimo sangat senang bisa berlibur bersama Mia, walaupun itu perjalanan berjam-jam namun tak terasa melelahkan bagi Bimo. Bimo pergi pagi hari dan rencana akan pulang sore sehingga sampai di Jogja lagi malam hari.


Suhu dingin dan hijaunya tumbuhan di Dieng membuat suasana terasa segar, apalagi melihat senyum Mia yang sangat gembira membuat Bimo semakin jatuh cinta melihatnya. Ini pertama kalinya Bimo mengajak perempuan liburan ke luar kota hanya berdua. Walau sempat beberapa kali liburan ke luar kota bersama Rara, namun mereka juga di temani Galih, Aldi, Sasa, dan Mela.


--


Di bawah malam dan di kelilingi suara musik live Rara, Mela, Sasa, Galih dan Aldi sedang berkumpul di sebuah cafe. Canda dan gurau menyatu dalam satu meja yang di hiasi hangatnya kopi.


"Eh ini Bimo sama siapa?" tiba-tiba Sasa terkejut sambil melihat layar hp.


"Apa sih Sa, sini coba liat" ujar Mela kemudian mengambil hp Sasa. "Ini di mana sih, ko kaya di Dieng ya" lanjut Mela.


"Ah ko kamu malah fokus ke pemandangannya sih" Sasa.


"Mana sih sini coba liat" Aldi penasaran. "Cantik ceweknya" lanjut Aldi sambil memandangi foto tersebut.


'Dieng? Cewe? Apa mungkin itu Mia? Bimo pergi ke Dieng bareng Mia? Berdua?' Rara panik dalam hati.

__ADS_1


Galih menendang kaki Aldi.


"Awww!!!" Aldi.


"Ah udah sini. Dasar matamu ke cewe mulu!" Sasa mengambil hp nya yang di pegang Aldi. "Ini pacar barunya Bimo ya?" lanjut Sasa bertanya.


Galih melotot ke arah Sasa. Dan Sasa langsung menutup mulutnya.


'Aduh Sorry Ra' Sasa.


"Lo gamau liat fotonya Ra? Bimo update status sama cewe loh" ujar Aldi polos.


Rara hanya tersenyum tanpa berbicara apapun. Padahal sebenarnya Rara juga penasaran.


"Ah udah ko malah bahas Bimo. Lanjut tadi ngobrol sampe mana?" Galih mengalihkan pembicaraan dan akhirnya mengembalikan topik pembicaraan seperti awal, tertawa dan bercanda.


'Bim.. apakah kamu lagi pergi sama Mia?' Rara.


--

__ADS_1


Rara memasuki kamar kos dan segera ke kamar mandi untuk sikat gigi dan cuci kaki sebelum tidur. Rara mematikan lampu dan hanya menyalakan lampu aquarium sebagai penerang saat ia tertidur.


'Aku ingin tahu foto yang di update Bimo, tapi apakah aku kuat melihatnya?' gumam Rara sambil terbaring di atas tempat tidur sembari memandangi aquarium kecil di meja samping tempat tidur.


Rara memiringkan badannya ke kiri dan ke kanan, berusaha mencari posisi yang nyaman untuk tidur, namun entah kenapa rasanya sulit sekali mata Rara untuk terpejam.


'Kenapa aku gelisah begini sih' Rara.


Lagi-lagi Rara teringat pembahasan saat di cafe tadi bersama sahabat-sahabatnya. Rara menggapai hp nya yang tergeletak disampingnya dan akhirnya Rara memberanikan diri untuk melihat update-an story WA Bimo.


Rara terdiam memandangi layar hp nya, dan kemudian ia tersenyum.


'Lihat senyum itu. Hampir 2th kita pacaran dan berfoto bersama, kamu tidak pernah senyum sebahagia ini Bim' gumam Rara sambil memandangi story Bimo.


'Syukurlah kalau kamu sudah menemukan orang yang membuatmu bahagia' lanjut Rara terus memandangi story Bimo. Bibir Rara melengkung tersenyum, tapi tak terasa air mata mengalir di pipinya.


'Mengapa aku merasakan bahagia dan sakit dalam waktu yang bersamaan? Aku senang melihat senyummu, namun mengapa ketika melihat perempuan yang berada di sampingmu, dadaku terasa sesak' Rara.


Sepanjang malam Rara memandangi foto Bimo dan Mia, di bawah hangatnya selimut Rara berlindung dari dinginnya malam yang menambah pilu di hatinya, entah sudah berapa jam Rara memandangi foto itu, sampai akhirnya Rara tertidur dalam keadaan menangis.

__ADS_1


Terimakasih dan jangan lupa di like🥰🙏


__ADS_2