
Vero pun mengajak Angga keluar dari kamar agar sang istri tidak tahu, segera Vero menyuruh Angga untuk melaporkan lengkap kejadian tadi.
"Jadi setelah saya selidiki ternyata Mita yang mendorong nyonya Amanda sampai tercebur ke kolam renang," ucap Angga.
"Apa!" pekik Vero marah sekali.
"Iya tuan, dan ternyata itu adalah rencananya dengan nona Jenifer," ucap Angga.
"Maksud kamu Jenifer model iklan kita?" tanya Vero memastikan.
"Iya tuan."
Segera Vero naik pitam dan meminta Angga
untuk mengurusnya.
"Angga segera kamu surat pemecatan untuk Mita dan juga segera kamu batalkan semua kontrak kerja sama kita dengan agensi Jenifer," sahut Vero.
"Tapi tuan...." ucap Angga ragu, pasalnya jika membatalkan kontrak dengan agensi makan akan mengeluarkan banyak biaya.
"Tidak usah tapi tapian, saya lebih baik kehilangan banyak uang dari pada harus bekerjasama dengan orang seperti itu," ucap Vero tegas.
"Baik tuan."
Vero merasa kecolongan dengan apa yang telah terjadi kepada sang istri, dan dia tidak ingin hal seperti ini terjadi lagi.
Kemudian Angga pun pergi menjalankan perintah dari sang presdir, sedangkan Vero kembali ke dalam kamar dan masih melihat sang istri terbaring lemah.
Karena waktu sudah malam Vero pun memutuskan untuk menemani sang istri di rumah sakit karena dia tidak tega meninggalkannya sendirian.
Suasana pesta selesai kejadian tadi cukup canggung namun tetap di lanjutkan tanpa presdir mereka.
Semua orang tampak terkejut saat presdir mereka rela menceburkan diri untuk menyelamatkan ****** tersebut.
Pesta bubar sesuai dengan jadwal dan bisa di katakan berhasil walau ada sedikit kekacauan.
Sedangkan Mita dan Jenifer yang melihat Vero menolong tadi sangat kesal namun dia cukup luas karena berhasil membuat saingannya tercebur dengan malu.
"Kita berhasil," ucap Mita dengan senang.
"Iya, tapi gue kesel karena Vero tadi menolongnya," sahut Jenifer.
"Udah gak papa, yang penting tadi dia pasti malu di lihatin banyak orang," sahut Mita dan mendapat anggukan dari Jenifer.
"Bener banget."
Saat mereka sedang asyik mengobrol dan bersenang-senang tiba-tiba manajer Jenifer meneleponnya.
^^^[Halo, ada apa?] tanya Jenifer kesal karena mengganggu waktu bersenang-senangnya.^^^
[Gawat Jen.] ucap manajer dari sebrang sana.
^^^[Gawat kenapa?]^^^
[Mending sekarang elo ke agensi, sekarang direktur sangat marah besar sama elo,] ucap manajer dengan panik.
^^^[Oke, bentar lagi gue ke sana.]^^^
__ADS_1
Jenifer pun mematikan teleponnya dengan kesal.
"Ada apa Jen?" tanya Mita karena melihat muka kesal Jenifer.
"Gue harus ke agensi sekarang juga, gue cabut ya." pamit Jenifer.
"Ada apa emangnya?"
"Gue juga gak tahu," sahut Jenifer kemudian pergi meninggalkan Mita dengan om-om nya.
Mita tidak terlalu mengurusi urusan Jenifer karena dia hanya memanfaatkan ketenaran Jenifer, tapi bukan berarti mereka berdua berteman.
Mita memang sengaja memanfaatkan Jenifer karena menurutnya Jenifer termasuk wanita yang mudah sekali terpengaruh sehingga tidak susah meyakinkan Jenifer untuk mengikutinya.
Saat membayangkan pemikiran itu Mita tertawa licik dengan senyum mematikan, Mita memang wanita yang sangat licik menghalalkan segala cara agar tujuannya tercapai.
Karena hatinya sangat senang sekarang sebab berhasil mempermalukan Amanda dia pun kembali bersenang-senang dengan om yang dia bawa.
Sedangkan Jenifer yang di panggil ke agensi pun segera pergi dari tempat tersebut dan menuju ke agensi.
Dia tidak tahu mengapa direkturnya sangat marah sekali kepadanya hingga ia harus segera menghadapnya.
Setelah sampai gedung perusahannya Jenifer segera masuk ke dalam, saat dia masuk kedalam dia langsung di sambut oleh manajernya.
"Jenifer kamu lama banget sih," ucap manajer tersebut kepada Jenifer.
"Sabar namanya juga macet ih," sahut Jenifer dengan ketus.
"Ya udah buruan," ajak manajer kepada Jenifer.
"Ada apaan sih?" tanya Jenifer kembali karena belum mengetahui situasinya.
Jenifer yang mendengar hal tersebut pun langsung syok karena jika kontraknya dibatalkan berarti dia ada masalah dengan YP COMPANY, saat ada masalah dengan YP COMPANY berarti sebentar lagi kariernya
akan berakhir.
"Kok bisa?" tanya Jenifer yang belum mengetahui penyebabnya.
"Seharusnya kita yang tanya kepada elo?" ucap manajernya dengan membentak jenifer.
Saat ini bukan hanya karier Jenifer saja yang terancam, tetapi nasib semua yang berhubungan dnegan Jenifer akan berakhir jika masalah ini tidak segera di selesaikan.
Segera manajer membawa Jenifer kehadapan direktur, saat sampai di ruangan direktur Jenifer langsung mendapatkan tatapan tajam.
Manajernya memilih untuk keluar dari ruangan dan membiarkan Jenifer yang menyelesaikannya sendiri.
"Jenifer, apa yang sudah kamu buat?!!" tanya direktur tersebut dengan nada marah.
"Saya tidak tahu," ucap Jenifer.
"Bagaimana bisa kamu tidak tahu, dan kenapa tiba-tiba YP COMPANY menghentikan kontraknya dengan agensi kita," ucap direktur dengan muka merah padam.
"Asal kamu tahu, sekarang berita tentang pemberhentian kamu menjadi model YP COMPANY sudah beredar luas dan banyak para pengiklan yang juga menghentikan kontraknya, bahkan film yang sebentar lagi kamu mainkan juga mengganti pemeran utamanya," ucap direktur dengan marah.
"Apa! Saya tidak melakukan apapun direktur," ucap Jenifer membela dirinya sendiri.
Setelah cukup lama direktur memarahinya akhirnya Jenifer pun di suruh untuk bersembunyi terlebih dahulu karena para wartawan akan mengejarnya terus jika ia tidak bersembunyi.
__ADS_1
"Mending kamu sekarang bersembunyi saja hingga masalah ini bisa di selesaikan oleh kita," ucap direktur dengan nada lelah karena terus memarahi Jenifer tadi.
Jenifer pun hanya menurut dan tidak membantah, dia juga takut jika kariernya hancur seketika.
Dia sudah berkarier hampir 5 tahun, namun dengan satu pemutusan kontrak bisa mempengaruhi popularitasnya di dunia hiburan yang kejam ini.
"Baik pak."
Kemudian Jenifer pun pergi ke villa dan mengikuti instruksi dari direkturnya dengan bersembunyi dari awak media yang sudah mengepungnya.
🥕🥕🥕
Keesokan harinya kabar menggemparkan dari artis Jenifer juga kembai bermunculan, di sebuah artikel memperlihatkan kalau Jenifer sedang bermesraan dengan om-om yang sudah menikah di sebuah hotel.
Jenifer yang melihat berita tersebut pun tidak habis fikir bagaimana bisa ada yang melihatnya karena dia melakukannya sangat rapi.
Gosip terus-menerus tersebar di internet, bahkan agensi tempat Jenifer sudah kewalahan dengan pemberitaan yang ada.
"Bagaimana ini pak?" tanya salah satu karyawan di agensi Jenifer.
"Jenifer, awas kamu ya!" ucap direktur dengan marah.
Banyak komentar jahat yang terus menyerang Jenifer mungkin ini adalah akhir baginya.
Sedangkan Amanda memaksa untuk bekerja kembali padahal kemarin malam dia merasakan hal yang menyakitkan.
Dia berjalan menuju ke arah kantor dan melihat Mita juga mendekat ke arah kantor, saat Mita datang dia melihat Amanda yang sudah bekerja kembali.
"Eh udah bekerja aja," ujar Mita.
Amanda tak menanggapi dan berlalu meninggalkan Mita, saat Mita masuk ke ruangannya banyak karyawan operasional yang melihatnya dengan tatapan tajam dan merasa kasihan.
Mita yang tidak tahu mengapa tatapan karyawan seperti itu pun pergi ke tempat duduknya, namun saat dia akan duduk dia melihat ke mejanya ada semua surat pemecatan untuknya.
Mita segera mengambilnya dan melihat isinya dan melihat para karyawan lainnya.
"Apa! Apa-apaan ini," sahut Mita terkejut dengan pemecatannya.
Manajer operasional pun datang dan menyuruh Mita untuk segera pergi.
"Mita, kamu segera bereskan barang-barang kamu jam istirahat saya tidak ingin melihat kamu lagi di sini," ucap manajer dengan tegas.
Vero memang menyuruh untuk manajer operasional memberikan surat pemecatan kepada karyawannya, dia tidak ingin membuang tenaga untuk berurusan dengan orang yang menjijikkan.
Semua orang merasa kasihan dengan Mita karena harus mendapat surat pemecatan, semua orang tahu siapa pun yang mendapat surat pemecatan secara tidak terhormat maka bersiap untuk tidak bisa mendapatkan pekerjaan lainnya di luar sana.
"Yang sabar ya mit," ucap karyawan lainnya menenangkan Mita.
Di saat seperti ini rekan-rekan Mita yang biasa membantunya malah menghilang dan menganggap Mita sebagai orang asing.
Mita merasakan kariernya hancur sudah, tadi pagi dia melihat berita tentang masalah Jenifer dia awalnya syok karena kemarin Jenifer baik-baik saja, tetapi pagi ini berita tentang Jenifer sedang hangat di perbincangkan.
Berita yang membuat karir seorang Jenifer akan hancur dan seorang Mita pun akan hancur kariernya karena dia harus di pecat oleh YP COMPANY.
.
.
__ADS_1
NEXT.............................>