Married With My Boss

Married With My Boss
BAB 48_Amanda Sakit


__ADS_3

Lift pun sudah sampai di lantai kamar hotel Amanda, Vero pun segera menuju ke kamar tersebut dan menyuruh untuk Risa membukakan pintu kamar tersebut.


Saat Vero masuk dia melihat Amanda yang sedang tidur dengan wajah yang pucat, semua orang masuk dan melihat juga kalau wajah Amanda pucat.


Kemudian Ardi, Reza, Haikal, Risa dan Anggi pun keluar dari kamar tersebut sehingga hanya Vero yang berada dikamar tersebut dengan Amanda sang istri.


Anggi yang bingung dengan situasi ini pun bertanya pada Risa.


"Ris ini sebenarnya ada apa sih?" tanya Anggi dan Risa pun menoleh ke arah Anggi.


Dia baru menyadari kalau Anggi masih bersamanya tadi, sekarang Risa bingung harus menjelaskannya bagaimana kepada Anggi, Apakah harus berkata jujur atau bagaimana?


Risa pun melihat sekilas kearah Ardi dan yang lainnya untuk meminta bantuan untuk menjelaskannya, tetapi semua orang malah menghindari tatapannya sehingga Risa sendirilah yang menjelaskan situasi ini.


"Em nggi gimana kalau gue jelasin ditempat lain aja," ajak Risa.


"Oke."


Kemudian mereka pun menuju ke taman hotel yang cukup sepi.


Sedangkan Ardi, Reza dan Haikal juga ikut dengan Risa dan Anggi menuju ke taman hotel.


Setelah mereka duduk Risa pun memberitahukan tentang masalah Amanda dan bosnya itu.


"Jadi sebenarnya Amanda sama pak Vero itu suami istri nggi," ucap Risa membuat Anggi terbelalak kaget dengan pernyataan Risa.


"Apa! Apa maksud elo?" tanya Anggi sekali lagi meyakinkan dengan apa yang ia dengar.


"Iya pak Vero dan Amanda itu suami istri mereka itu udah menikah," ucap Risa sekali lagi.


"Jadi tadi itu?"


"Iya pak Vero,"


Kemudian Anggi pun melihat pak Ardi dan yang lainnya menganggukkan kepala seperti setuju dengan pernyataan Risa.


"Kamu janji ya nggi jangan sampek kamu kasih tahu ke yang lainnya awas aja kalau sampek tahu,"


"Iya ris kamu tenang aja,"


"Jadi siapa aja yang udah tahu tentang ini?" tanya Anggi.


"Cuma kita aja sama pak Angga dan juga mbk Ida," jawab Risa dengan melihat ke arah pak Ardi dan yang lainnya.


"Astaga emang kapan mereka menikah kok gue gak tahu ya?" tanya Anggi lagi penasaran.


"Udah lumayan lama nggi," jawab Risa.

__ADS_1


"Berarti semua orang salah dong karena semua pasti kiranya Amanda masih singel karena dia juga gak pacaran lama banget eh tahu-tahu udah nikah aja,"


"Udah gak usah di bahas."


Kemudian mereka pun berbincang-bincang sebentar dan juga Ardi dan yang lainnya.


🥕🥕🥕


Sedangkan Vero yang berada dikamar hotel sedang melihat Amanda yang sedang tidur kemudian dia pun duduk di samping kasur dekat dengan sang istri.


Vero memegang dahi Amanda memastikan demamnya sangat tinggi atau tidak dan untungnya demamnya sudah reda meski masih cukup panas.


"Sayang kamu kenapa sih kok bisa sakit?" tanya Vero pada Amanda yang masih terpejam dengan memegang tangan sang istri yang hangat.


"Sayang kamu cepet sembuh ya," ucap Vero sekali lagi karena sangat khawatir.


Kemudian Vero pun berbaring disebelah Amanda sambil menggenggam tangan sang istri, mengikuti sang istri yang sedang tidur agar tidak menggangu tidurnya.


Vero pun tertidur di sebelah sang istri Amanda dengan damai, mungkin karena sangat lelah hari ini karena dia seharian memikirkan sikap sang istri kemarin dan hari ini.


Dan benar saja saat dia tahu bahwa sang istri sedang sakit dia sangat khawatir sesuatu terjadi kepada Amanda.


Cukup lama Amanda dan Vero tertidur dikamar hotel tersebut, hingga Amanda yang terlebih dahulu bangun kaget dengan adanya tangan yang menggenggam tangannya.


Kemudian dia pun melihat kasur sampingnya dan benar saja Vero sedang tertidur di sana, Amanda pun mengamati wajah sang suami yang sangat tenang.


"Mas maafkan aku ya," ucap Amanda lirih sambil memegang wajah sang suami.


"Maaf jika kamu merasa aneh dengan sikapku, maaf atas sikap aku kemarin dan hari ini yang mungkin buat kamu bingung," ujar Amanda memberi jeda kemudian berucap lagi.


"Maaf karena aku memikirkan hal-hal yang tidak-tidak," ucap Amanda lirih sambil meneteskan air mata dan mengelus wajah sang suami.


"Aku takut kalau kamu akan menceraikan aku mas," ucap Amanda dengan menahan tangisan agar tidak ada suara yang terdengar sehingga tidak mengganggu tidur sang suami.


Kemudian Amanda pun mencium kening sang suami dan beranjak dari tidurnya dan menuju ke kamar mandi.


Tanpa disadari Amanda bahwa Vero sebenarnya sudah bangun dari tadi bahkan saat Amanda belum bangun tadi, namun Vero memilih untuk pura-pura tidur dan mendengarkan ucapan sang istri.


Zidan mendengarkan semua ucapan dan keluhan sang istri dan perkataan sang istri terakhir pun dia mendengarnya.


Vero pun kaget dengan pemikiran sang istri bagaimana dia berfikiran bahwa Vero akan menceraikannya.


Vero ingin sekali marah tetapi bukan dengan Amanda namun dengan dirinya sendiri, bagaimana sang istri bisa memikirkan hal itu, Hal yang tidak pernah difikirkan oleh Vero.


Mereka baru saja mengungkapkan cinta mereka namun Amanda sudah memikirkan perceraian.


Setelah Amanda sampai di kamar mandi Vero segera keluar dari kamar tersebut dan menuju ke arah villa.

__ADS_1


Tiba di sana dia segera menelepon angga untuk segera menyiapkan pesawatnya untuk terbang kembali ke Jakarta.


^^^[Angga kamu siapkan pesawat, saya akan terbang ke Jakarta sekarang,] ucap Vero tegas.^^^


Saat Angga menerima telepon tersebut dia merasakan suasana yang tidak biasa dari cara sang bos berbicara.


[Baik tuan,]


Angga sebenarnya ingin bertanya mengapa ingin kembali ke Jakarta sekarang karena sesuai jadwal yaitu besok bos nya baru pulang.


Kebetulan saat Vero menelepon Angga ternyata Angga sedang berbincang-bincang dengan Ardi dan yang lainnya diarea taman hotel.


"Ada apa ngga," tanya Ardi.


"Pak Vero ingin segera disediakan pesawat dia akan balik ke Jakarta hari ini," ucap Angga membuat Ardi, Reza dan Haikal bingung.


"Loh kenapa?" tanya Reza.


"Saya juga tidak tahu, kalau begitu saya permisi dulu," pamit Angga yang langsung di angguki oleh semuanya.


"Vero kenapa ya?" tanya Reza kepada Ardi dan Haikal.


"Entah gue juga gak tau, kenapa ya?" ucap Ardi yang juga kepo sekali.


"Padahal tadi dia sangat khawatir sama Amanda kok sekarang udah mau balik ke Jakarta aja," sambung Haikal.


Kemudian mereka memilih untuk menemui Vero dan menanyakan apakah ada masalah sehingga harus segera kembali ke Jakarta.


Setelah sampai villa mereka segera menuju ke tempat Vero yaitu di taman dekat kolam renang.


Sesampainya di sana mereka segera menanyakan apakah ada masalah dengan Vero.


"Ver elo kenapa?" tanya Haikal.


"Iya kok udah mau balik aja sih?" tanya Ardi.


"Iya kenapa Ver?" sekarang Reza yang bertanya.


"Enggak gue harus segera kembali ke Jakarta banyak tugas yang harus gue selesai in," jawab Vero singkat karena suasana hatinya sedang kacau setelah mendengar ucapan sang istri tadi.


Sahabat sahabat Vero sangat mengerti kalau Vero sedang stress pasti pelampiasannya adalah kerja dan kerja.


Dilihat dari sikap Vero yang seperti ini mereka sudah menduga kalau Vero sedang tidak bisa diajak bicara dan juga sedang stress memikirkan sesuatu hal.


.


.

__ADS_1


NEXT.............................>


__ADS_2