Married With My Boss

Married With My Boss
BAB 65_Berenang


__ADS_3

Sebelum lanjut author mau nyampe in selamat hari raya Idul Adha buat yang merayakan semuaπŸ™πŸ»


Sebelum lanjut juga jangan lupa 🌟🌟🌟🌟🌟 nya ya, vote setiap hari, like dan komentar juga, dan jangan lupa buat tap hadiah sebanyak-banyaknya ya biar aku tambah semangat buat lanjutin nya lagiiiiiiπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


Happy Reading!!!


πŸ₯•πŸ₯•πŸ₯•


Saat Amanda keluar dari kamar mandi dia melihat sang suami baru saja memutuskan sambungan teleponnya.


Sedangkan Vero begitu ayok dengan keluarnya sang istri hanya menggunakan piyama yang tipis dan terlihat seksi.


"Siapa tadi mas?" tanya Amanda membuyarkan lamunan sang suami.


"Mama sayang."


"Mama telepon kenapa mas?" tanya Amanda sambil berjalan mendekati sang suami.


"Gak ada apa-apa kok tadi mama cuma ke rumah terus gak ada orang ya aku kasih tahu kalau kita lagi nginep di hotel," ucap Vero panjang kali lebar.


"Kasihan mama balik deh ke rumah gimana kalau kita pulang aja mas," ajak Amanda.


"Enggak," tegas Vero.


"Kenapa enggak mas kan kasihan mama." ucap Amanda merasa tidak enak kepada mertuanya.


"Tadi mama bilang gak usah balik, di suruh nginep di hotel aja sama mama." jawab Vero membuat Amanda yang tadinya ingin menyela pun dibatalkan.


Amanda pun berjalan menuju ke meja rias untuk memakai sedikit skincare rutinnya sedangkan Vero masih asyik duduk di sofa.


"Udah sana mas mandi ih," ujar Amanda saat sudah selesai menggunakan skincare nya.


"Iya nyonya," ucap Vero sambil beranjak dari duduknya menuju ke kamar mandi.


Sedangkan Amanda memilih untuk berbaring di ranjang hotel karena jujur tubuhnya sangat capek.


Saat Vero sudah selesai mandi dia pun keluar dengan pakaian santai yang telah disiapkan sang istri.


Saat dia keluar kamar mandi dia melihat yang istri yang sudah berbaring di ranjang.


"Loh kok udah tidur aja sih sayang," ucap Vero menghampiri sang istri dan duduk disampingnya.


"Emang kenapa?" tanya Amanda yang masih tiduran di ranjang sambil menonton TV.


"Kamu gak pingin keluar apa kita jalan-jalan," ajak Vero kepada sang istri.


"Enggak ah mas capek aku," sahutnya.


"Ya udah terserah kamu sayang," ucap Vero sambil mengelus rambut panjang sang istri.


Kemudian Vero berbaring disamping sang istri sambil memeluknya.


"Aduh mas kamu kenapa sih?" tanya Amanda kepada sang suami karena sangat manja akhir-akhir ini.


"Aku kenapa emangnya?"


"Kamu itu ya manja banget sama nempel terus," ucap Amanda.


"Biarin sama istri sendiri juga," ucap Vero tidak salah bukan.


"Iya juga sih."


"Sayang kamu gak laper? Aku laper nih," ucap Vero tiba-tiba saja.


"Iya mas aku juga laper sih sebenernya," jawab Amanda yang sama saja dengan sang suami.


"Mau pesan makanan?" tanya Vero.

__ADS_1


"Boleh tuh pesan yang di hotel aja," ucap Amanda.


"Oke."


Kemudian Vero pun memesan makanan yang tersedia sambil meminta saran dari sang istri, setelah memesan dan menunggu beberapa saat akhirnya makanan pun sampai.


"Sayang makan yuk," ajak Vero saat makanan sudah tertata rapi di meja makan.


"Iya mas ayuk."


Setelah itu mereka pun memakan makanan mereka dengan saling bahagia, saat sudah selesai makan Amanda pun menuju ke area balkon yang juga ada fasilitas kolam renang pribadi.


Saat Amanda sedang asik melihat pemandangan tiba-tiba sang suami datang.


"Astaga mas kamu ngagetin aja deh," protes Amanda.


"Kenapa emangnya?" tanya Vero.


"Ya enggak cuma ngagetin aja."


"Yuk berenang sayang," ajak Vero kepada sang istri.


"Enggak ah mas aku gak bisa berenang," ucap Amanda menolak ajakan sang suami.


"Aku ajarin yuk, kamu ganti baju gih sana." ucap Vero dengan memaksa dan menyeret sang istri agar segera mengganti bajunya.


"Aduh mas aku gak bisa!" tolak Amanda.


"Aku ajarin." tegas Vero.


Setelah menggantikan bajunya Amanda pun keluar dari kamar dan menuju ke area kolam renang pribadi.


Vero yang sedang menunggu sang istri pun dibuat terkejut dengan pakaian yang dipakai sang istri.


"Untung aja ini kolam renang pribadi kalau umum pasti banyak pria yang akan melihat Amanda lapar," ucap Vero dalam hatinya.


"Eh iya," ucapnya.


"Kamu kenapa?" tanya Amanda.


"Aku gak kenapa-kenapa kok."


"Mas aku gak bisa berenang ini, mending aku gak ikut ya mas." ucap Amanda namun mendapat gelengan kepala dari Amanda.


"Harus ikut, sini aku ajarin." ucap Vero.


Amanda pun menuruti ucapan sang suami dan berharap dia tidak akan tenggelam, Amanda punya trauma dengan berenang karena dia waktu kecil hampir saja tenggelam.


Vero pun turun ke kolam renang dan mengajak Amanda untuk turun juga.


"Yuk sayang sini aku ajarin."


Amanda pun turun dengan perlahan dengan sedikit gugup.


"Mas ini gak papa kan aku?" tanya Amanda saat sudah sepenuhnya berada di dalam kolam renang.


"kamu gak papa kok," ucap Vero.


Kemudian Vero pun mengajari sang istri cara berenang, yang awalnya Amanda gugup dan takut untuk berenang sekarang sudah mulai membaik meski masih sedikit gugup.


Hampir satu jam Vero mengajari Amanda berenang dan Amanda sudah menikmatinya dan sudah sedikit bisa berenang.


Kemudian mereka pun keluar dari kolam renang dan duduk santai di samping kolam renang.


"Terima kasih mas."


"Untuk apa?" tanya Vero karena sang istri berterima kasih padanya.

__ADS_1


"Karena sudah mengajari aku berenang," ucap Amanda.


"Iya sayang," jawab Vero kemudian melompat lagi ke kolam renang dengan gaya keren.


"Astaga mas hati-hati," ujar Amanda karena sang suami langsung lompat tanpa aba-aba.


"Kamu gak mau berenang lagi?" tanya Vero dan menerima gelengan dari sang istri.


"Enggak aku capek."


Tiba-tiba Vero mempunyai ide untuk mengerjai sang istri entah dari mana ide gila itu muncul, saat Amanda akan kembali ke kamar tiba-tiba Vero berteriak dan meminta tolong.


"Sayang tolong aku," ucap Vero yang masih di dalam kolam dengan badan yang akan tenggelam.


Amanda yang melihat itu pun panik bukan main karena melihat sang suami mulai tenggelam.


"Mas kamu jangan bercanda dong," ucap Amanda dengan khawatir.


Amanda pun bingung harus seperti apa karena dia sangat khawatir, dengan keberaniannya pas-pasan Amanda pun turun ke kolam renang dengan khawatir dia menghampiri sang suami.


Dengan sekuat tenaga Amanda berusaha berenang dengan kedalaman yang cukup dalam.


"Mas kamu bertahan ya," ucap Amanda dalam hatinya saat dia menghampiri sang suami.


Saat dia sampai di depan sang suami segera mengangkat sang suami dan menepi ke kolam.


"Mas bangun," ucap Amanda sambil menepuk pipi sang suami.


Amanda yang masih khawatir pun memberikan nafas buatan agar sang suami segera sadar.


Tak lama setelah itu Vero pun bangun membuat Amanda sangat lega, namun tiba-tiba Vero tertawa membuat Amanda bingung dengan sang suami karena baru bangun namun langsung tertawa.


"Mas kamu kenapa?" tanya Amanda.


"Kamu gak papakan?" sambungnya lagi.


Vero hanya bisa tertawa keras karena kepolosan sang istri yang tidak tahu bahwa dia sedang dikerjain oleh Vero.


Beberapa saat kemudian Amanda pun tersadar bahwa dia sedang dikerjain oleh suaminya itu membuat Amanda marah karena dia sudah sangat khawatir.


"Kamu ngerjain aku ya mas," ucap Amanda yang sudah mengerti.


"Maaf sayang," balas Vero sambil berusaha menghentikan tertawanya.


Amanda yang sudah marah pun ingin meninggalkan sang suami namun pergelangan tangannya ditarik oleh Vero hingga dia dan sang istri terjun ke dalam air dengan posisi Vero memeluk sang istri.


Amanda yang sangat syok sontak tidak bisa menyeimbangkan tubuh sehingga dia juga tercebur ke dalam air.


Karena terlalu mendadak Amanda tidak bisa mengontrol pernafasannya sehingga dia tidak bisa berenang dan hampir tenggelam.


Sedangkan Vero yang memeluk sang istri tahu dengan keadaan sang istri yang tidak bisa berenang kemudian menggendongnya agar keluar dari dalam air dan bisa bernafas.


Amanda yang sudah mulai bisa bernafas lagi pun memukuli sang suami karena melakukan hal sang sangat berbahaya itu.


"Astaga mas ya?" ucap Amanda marah karena kelakukan sang suami.


"Kamu gak papa?" tanya Vero kepada sang istri.


Detik kemudian Amanda pun meneteskan air mata karena dia sangat khawatir dengan sang suami yang tadi hampir tenggelam namun dia hanya dikerjain.


Kemudian dirinya sendiri yang hampir tenggelam tadi membuat Amanda sangat syok dan takut sehingga dia menitipkan air mata.


.


.


NEXT.............................>

__ADS_1


__ADS_2