
Amanda yang ditinggal sendiri oleh Anggi dan Risa pun membersihkan diri sebentar kemudian lanjut berbaring.
Saat sedang asyik rebahan dia teringat akan Vero sang suami yang pasti sendirian di rumah karena Amanda tidak mengetahui bahwa suaminya mengikutinya sampai di Bali.
Akhirnya Amanda pun menelepon vero untuk menanyakan kabarnya, sedangkan Vero yang berada dikediamannya di Bali tepat di samping hotel di mana Amanda dan rombongan lainnya menginap pun gelagapan saat tahu sang istri meneleponnya.
"Amanda telepon," ucapnya pada Ardi dan Angga yang kebetulan ada di sana.
"Ya angkat," ucap Ardi.
"Nanti dia tahu gue di sini gimana?"
"Gak akan dia gak pernah masuk sini juga," lanjut Ardi.
"Iya juga ya,"
Vero pun mengangkat telepon dari sang istri.
^^^[Halo ada apa sayang?]^^^
[Halo mas kamu gimana di sana?]
^^^[Alhamdulillah baik kok,]^^^
[Syukur kalau gitu aku dari tadi khawatir in kamu,]
^^^[Kamu gak usah khawatir kamu nikmati aja liburan kamu ya aku baik-baik aja kok,]^^^
[Ya udah aku tadi telepon kamu cuma mau pasti in keadaan kamu aja kok kalau kamu emang gak papa lega aku,]
^^^[Iya aku gak papa kok, udah sana liburan,]^^^
[Iya mas kalau gitu aku tutup dulu ya,]
^^^[Iya,]^^^
Akhirnya Amanda pun mengakhiri panggilan tersebut dan bersiap untuk tidur karena sangat capek.
Setelah Amanda menutup teleponnya Vero lega karena istrinya tidak curiga samanya.
"Udah?" tanya Ardi.
"Iya udah,"
Akhirnya mereka pun mengadakan rapat dadakan sampai malam hari.
🥕🥕🥕
Di pagi harinya para karyawan diajak untuk bermain di area taman dan kolam renang hotel.
Amanda yang masih berada di kamar hotel dengan Risa dan Anggi pun sedang bersiap-siap untuk melakukan perlombaan tersebut.
"Yuk Manda buruan semua udah pada siap tuh," ucap Anggi.
__ADS_1
"Iya bentar ya nggi," sahut Amanda, setelah itu akhirnya mereka pun berangkat menuju ke tempat perlombaan.
Setelah sampai ternyata di sana sudah ada karyawan lain yang sudah siap, Amanda pun menuju ke arah divisinya.
"Hai sini sini," ucap Dino.
Mereka pun menuju ke sana dengan rombongan lainnya, saat sudah sampai mereka langsung melakukan pemanasan untuk perlombaan nanti.
Tetapi sebelum itu Angga yang memandu sebagai seorang pembawa acara pun memberitahukan bahwa sebelum perlombaan di mulai akan ada sambutan terlebih dahulu.
"Sebelum kita lanjutkan ke acara perlombaan akan ada sambutan terlebih dahulu kita sambut ini dia tuan Vero," ucap Angga membuat Amanda kaget tetapi sebelum Vero muncul Amanda mengira bahwa itu hanya bercanda.
Karena kemarin masih berbicara di telepon dengan suaminya tapi hari ini udah ada di Bali saja.
Ternyata perkiraan Amanda salah, karena ternyata Vero memang ada dan muncul di depannya.
"Pagi semua," sambut Vero dengan cool nya.
"Pagi pak,"
"Saya harap kalian semua bersenang-senang dan melupakan pekerjaan kalian dan jangan hiraukan saya kalian bersenang-senang saja Anggap saya sebagai teman untuk liburan kali ini paham,"
"Paham pak,"
"Kalau begitu mari kita mulai," ucap Vero membuka acara ini.
Setelah itu perlombaan pun akan dimulai tetapi sebelum dimulai, MC memberitahukan bahwa bosnya akan ikut bermain dan bergabung dengan salah satu divisi.
Divisi yang dipilih oleh bosnya adalah divisi pemasaran karena memang dari berbagai divisi hanya divisi pemasaran yang memiliki anggota yang paling sedikit.
"Semangattt," ucap Amanda sebagai pemandu sorak.
Setelah beberapa pertandingan tiba lah saatnya di pertandingan yang di tunggu-tunggu.
Karena untuk menentukan pemenangnya karena disini memiliki skor yang paling tinggi dan divisi pemasaran sedang bersaingan nilai dengan divisi operasional.
"Baik lah sekarang saatnya kita melangsungkan perlombaan terakhir yaitu gendong aku," ucap MC.
"Permainan kali ini adalah gendong aku yaitu setiap divisi mengirimkan 2 anggotanya untuk ikut permainan ini, dimana nanti semua peserta masuk ke dalam kolam renang dan menggendong salah satu dari timnya dan siapa yang bisa menahan untuk tetap menggendong dan tidak jatuh maka dia adalah pemenangnya." ucap MC menjelaskan permainan nya.
Divisi pemasaran sekarang sedang memilih peserta sedangkan Vero yang hanya duduk dan tidak menanggapi mereka.
"Siapa ini yang mau main?" tanya Risa.
"Gimana kalau Amanda aja," aju Anggi.
"Sama siapa?" ucap Dino.
"Sama elo aja Din," jawab Risa
"Gimana?" tanya Anggi pada Amanda dan Dino.
Kemudian di angguki oleh mereka berdua secara bersamaan, sedangkan Vero mengetahui bahwa istrinya akan di gendong oleh laki-laki lain pun secara spontan mengajukan dirinya untuk menggantikan Dino.
__ADS_1
"Biar saya saja yang menggantikan Dino kan tadi sudah main," ucap Vero membuat semua orang menatapnya tidak percaya.
Tak kalah terkejutnya juga Amanda yang mendengar hal itu pun juga terkejut bukan main.
"Kalau gitu pak Vero dan Manda yang akan main," ucap Risa canggung karena mengetahui bahwa mereka suami istri jadi tidak perlu khawatir namun bagaimana pikir peserta lain.
"Udah lah biarin," isi hati Risa.
Akhirnya perlombaan pun akan dimulai.
"Untuk semua peserta diharapkan masuk ke kolam renang."
Benar saja saat Vero mulai masuk ke dalam air semua karyawan melihat ke arahnya tak percaya dan beberapa wanita melihat Manda karena iri bisa digendong oleh bos mereka.
"Wah pak presdir kita akan main semua beri tepukan yang meriah,"
Semua pun memberi tepukan yang sangat meriah, saat sudah di posisinya Amanda pun membisikkan sesuatu ke bosnya.
"Mas kalau mau mundur mundur aja emang mas kuat apa angkat aku," ujar Amanda kurang yakin..
"Udah ngomongnya," ucap Vero yang langsung di angguki oleh Amanda.
"Baik lah semua sudah siap di posisinya sekarang kita akan mulai ya semua siap 3 2 1!" teriak MC memandu acaranya.
Perlombaan pun di mulai saat di hitungan 1 semua peserta langsung naik ke punggung pasangannya tak beda halnya dengan Amanda.
Setelah beberapa saat Vero dan Amanda saling diam, akhirnya Amanda membuka mulutnya.
"Mas gak capek kan?" tanya Amanda berbisik yang hanya didiamkan oleh Vero.
"Jawab apa mas! kan aku khawatir,"
"Iya mas gak papa kok,"
"Dan mas kapan sampek ke sini bukannya kemarin masih di Jakarta?"
"Kemarin,"
"Hah kemarin?" ucap Amanda dengan mengeraskan suaranya sehingga membuat beberapa karyawan yang mendengarnya melihat dan hanya di senyumin oleh Amanda.
"Jadi kemarin saat aku telepon mas sudah ada di Bali," yang hanya dibalas anggukan oleh Vero santai.
Karena terlalu serius ngobrol dengan suaminya Amanda tidak menyadari bahwa tinggal dua pasang lagi yaitu dari divisi pemasaran dan divisi operasional.
"Yahh kita tinggal melihat siapa yang akan menang," ucap MC.
"Karena ini adalah babak final maka tantangan akan ditambah, sekarang setiap tim akan saling menyerang jadi siapa yang jatuh terlebih dahulu akan kalah," ucap MC kembali.
Akhirnya setiap tim pun saling menyerang dan dengan sekuat tenaga Amanda mengendalikan agar tidak jatuh, namun karena tim sebelah adalah Mita dengan tenaga dan dendam pada Amanda sehingga kekuatan nya sangat besar sehingga membuat Amanda oleng dan jatuh ke dalam air.
.
.
__ADS_1
NEXT.............................>