Married With My Boss

Married With My Boss
BAB 62_Tidak Bisa Tidur


__ADS_3

Amanda pun marah dan cemburu karena wanita disampingnya itu membicarakan sang suami.


Siapa yang tidak akan tergila-gila dengan Vero dengan wajah tampan tubuh tinggi jika senyum sangat menawan, apa lagi sekarang Vero sedang tersenyum kepadanya tetapi Amanda bisa merasakan bahwa wanita disampingnya itu mengira bahwa Vero sedang tersenyum padanya.


"Wah dia di sana sedang nungguin siapa ya pacarnya atau istrinya ya?" tanya salah satunya.


"Kayaknya belum punya istri deh," ucap yang lainnya.


Amanda sudah sangat kesal sekali hingga dia sangat tidak menikmati wahana tersebut.


Sedangkan Vero setelah sang istri naik wahana tersebut banyak laki-laki yang juga menunggu pasangannya menaiki wahana tersebut sedang melihatnya.


"Wah gila itu cowok cakep amat ya," ucap salah satu cowok di dekat Vero yang dapat didengar olehnya.


"Iya gila sih," sahut yang lainnya.


Semua orang memandang Vero dengan tatapan kagum dan juga sesekali menebak siapa karena mereka seperti pernah ketemu atau melihat tapi lupa siapa.


Kemudian Vero pun menghiraukan mereka dan fokus melihat sang istri yang sedang asyik menaiki wahana tersebut, namun beberapa saat Vero melihat raut wajah sang istri yang tidak seperti biasanya seperti menahan kekesalan.


Vero memberi senyuman sepada sang istri agar dia juga bisa senyum, namun yang didapatkannya adalah cemberutnya sang istri.


Vero tidak tahu apa-apa dan mengapa sang istri sepertinya sedang marah padahal tadi saat naik wahana tersebut dia sangat antusias.


Setelah menaiki wahana komedi putar Amanda pun menghampiri sang suami, namun saat dia akan menghampiri sang suami tiba-tiba dari belakang dia di dorong oleh wanita yang duduk disebelahnya tadi dan untuk saja dia tidak jatuh.


Mereka menghampiri Vero dan menanyakan beberapa pertanyaan yang bisa didengar oleh Amanda.


"Permisi mas," ucap cewek tadi dan beberapa temannya.


"Iya," jawab Vero dengan dingin dan cuek nya karena dia tidak mengetahui siapa mereka.


"Mas nya tadi ngelihatin kita ya?" tanya salah satu wanita tersebut secara agresif dan antusias.


"Maksudnya?" Vero sangat terkejut dengan pertanyaan tersebut.


"Tadi saat kita naik wahana mas nya kok ngelihat kita terus,"


"Maaf ya adek-adek sepertinya kalian salah paham deh," ujar Vero.


"Maksudnya?"


"Saya gak ngelihat kalian kok saya ngelihatin istri saya," ucap Vero membuat semuanya syok.


"Istri!"


"Iya."


Amanda yang mendengar hal itu pun kemudian bangga dan melanjutkan langkahnya menuju ke sang suami.


"Permisi," ucap Amanda sambil membela kerumunan.


"Yuk sayang," ajak Amanda kepada sang suami dan menggandeng tangannya.


"Permisi,"


Kemudian Amanda dan Vero pun meninggalkan kerumunan tersebut.


"Kamu mau kemana lagi?" tanya Vero kepada sang istri yang masih setia menggandeng tangannya.

__ADS_1


"Pulang aja," ucap Amanda dengan nada sewot.


"Kok gitu sih ngomongnya,"


"Kok gitu gimana, biasa aja deh."


"Kamu cemburu ya," tebak Vero.


"Enggak cemburu apaan sih,"


Kemudian Vero pun meninggalkan sang suami tertinggal dibelakang.


"Tunggu sayang,"


Vero pun menyusul sang istri yang sudah dibdepan.


Mereka pun menaiki motor tersebut dan melajukan motornya menjauh dari pasar malam tersebut.


"Gimana seru gak?" tanya Vero kepada Amanda.


"Seru mas,"


"Kamu udah gak marah lagi?"


"Enggak kok," jawab Amanda kemudian merangkul pinggang sang suami dan menikmati moment langkah tersebut.


Sesampainya di mansion pak Ilham pun membukakan gerbang untuk tuannya dan menyapanya.


"Baru pulang tuan, nyonya?" tanya pak Ilham.


"Iya pak," jawab Amanda sedangkan Vero hanya menganggukkan kepalanya.


"Iya tuan,"


Kemudian mereka pun mengendarai motornya menuju ke garasi, setelah memarkirkan motornya Amanda dan Vero pun masuk kedalam mansionnya.


"Yuk mas masuk," ajak Amanda.


Mereka kembali dari pasar malam tadi cukup larut sehingga mansion sudah sepi karena mbok Yem pasti sudah istirahat.


Vero dan Amanda pun memutuskan untuk menuju ke kamar mereka.


Saat sudah sampai dikamar mereka, Vero pun memilih untuk mandi terlebih dahulu setelah itu baru Amanda yang mandi.


Habis Amanda mandi dia keluar dari kamar mandi dan melihat sang suami sudah rapi dengan baju tidurnya sambil memegang iPad ditangannya.


"Ada kerjaan ya mas?" tanya Amanda sambil berbaring di samping suaminya.


"Iya ini,"


"Jangan larut-larut tidurnya besok katanya masih ada meeting," ujar Amanda.


"Iya sayang,"


Kemudian Vero pun melanjutkan aktivitas dengan iPad nya, sedangkan Amanda mencoba untuk tidur, tapi saat Amanda tidur Vero melihat sang istri selalu berpindah posisi seperti mencari posisi yang nyaman.


Vero yang melihat itu pun menghentikan aktivitasnya kemudian mendekati sang istri dan memeluknya seraya menyusul sang istri untuk tidur.


Amanda yang mendapat pelukan secara mendadak pun kaget dan membuka matanya.

__ADS_1


"Astaga mas,"


"Udah tidur,"


"Kamu gak ada kerjaan?"


"Udah kok,"


Setelah beberapa saat Amanda pun mencoba untuk memejamkan matanya namun nihil matanya sama sekali tidak ingin menutup.


"Mas kamu udah tidur?" tanya Amanda namun tidak ada jawaban dan Amanda pun mengira bahwa suaminya sudah tidur.


"Ya udah tidur," kecewanya.


Amanda pun mencoba untuk bangkit dan menuju ke bawah, dia menuju kearah dapur dan mencari cemilan yang sekiranya bisa ia makan.


Setelah mendapat apa yang diinginkan dia pun menuju kearah TV dan mencoba menonton film yang membosankan agar dia cepat mengantuk.


Namun sia-sia ternyata film yang ia tonton adalah film thriller sehingga jalan ceritanya sangat seru.


"Astaga kenapa nonton film kayak gini sih kan jadi susah tidur malahan," omel Amanda kepada dirinya sendiri.


Namun tingkahnya itu tak luput dari pandangan sang suami, sebenarnya Vero tadi belum tidur saat sang istri memanggilnya namun ia ingin melihat reaksi sang istri saat dia tidak menjawabnya.


Namun Amanda malah merasakan sang istri pergi melepaskan pelukannya, Vero pun bangun dan mengawasi tingkah laku sang istri dari atas lantai dua mulai dari sang istri yang ke dapur mencari cemilan hingga dia nonton film.


Setelah beberapa saat Vero pun menghampiri sang istri.


"Kamu lagi ngapain?" tanya Vero duduk di samping sang istri secara mendadak, Amanda yang ditanya pun kaget dengan kedatangan sang suami yang mendadak juga.


"Astaga mas kamu ngagetin aja sih," ucapnya sambil mengelus dadanya.


"Aku tanya sayang kamu lagi ngapain disini sendirian terus ninggalin aku lagi dikamar sendirian,"


"Aku gak bisa tidur mas makanya aku lihat film yang bosan biar bisa cepet tidur eh ternyata film yang aku pilih malah kayak gitu,"


"Ya udah aku bikinin susu biar kamu bisa tidur," ucap Vero dan di angguki oleh Amanda.


Habis mengatakan hal tersebut Amanda pun menuju ke dapur untuk membuat susu, ketika susu sudah selesai Vero pun menuju kearah sang istri dan menyuruhnya untuk minum susunya agar bisa cepat tidur.


"Ini sayang susunya buruan diminum,"


"Iya mas, makasih ya." jawab Amanda sambil mengambil susu tersebut dari tangan Vero tetapi tetapi fokus kepada filmnya.


Amanda menghabiskan susu tersebut sekali minum dan habis tanpa ada sisa.


"Ini mas makasih ya," ucapan Amanda dan mengembalikan gas tersebut ke tangan sang suami.


Vero pun pasrah dan mengembalikan gelas tersebut ke dapur setelah itu Vero menghampiri sang istri dan mengajaknya untuk tidur.


Tetapi saat Vero menghampiri lagi sang istri, ternyata sang istri sudah tertidur lelap.


San akhirnya Vero pun mengendong Amanda membawanya ke kamar dan membaringkannya di ranjang.


Vero pun mengikuti sang istri berbaring di ranjang kemudian tidur menggapai mimpi.


.


.

__ADS_1


NEXT.............................>


__ADS_2