Married With My Boss

Married With My Boss
BAB 30_Meminta Izin


__ADS_3

Pagi ini Manda berangkat ke kantor terlebih dahulu karena ingin menyelesaikan berkas yang numpuk kemarin sehingga Vero sarapan pagi sendirian.


Sebenarnya Vero ingin mengantar Manda sekaligus berangkat ke kantor tapi apa daya bagi Vero karena Manda ngotot ingin pergi duluan.


Hari ini kantor sangat ramai oleh pegawai yang bersorak gembira karena mendapat kabar bahwa akan diadakannya liburan kantor yang setiap tahun pasti ada.


Tak beda halnya dengan ruang pemasaran yang heboh dengan kabar tersebut yang disampaikan pak Ardi tadi saat selesai menemui kantor presdir.


"Astaga bawa apa aja ya?" ucap Risa yang hebohnya minta ampun.


"Apaan sih elo sa heboh nya gak ketulungan," ucap Manda melihat kehebohan Risa.


"Apaan sih loh Man biarin suka hati gue,"


"Hihh," sambil melemparkan pulpen arah Risa.


"Elo gimana Man ikut apa enggak elo harus izin ke suami loh," bisik Risa.


"Enggak tahu ikut apa enggak sa gue males izin sama dia," ucap Manda.


"Elo kenapa lagi sih berantem lagi?"


"Enggak kok,"


"Ya udah kalau gitu elo harus ikut dan nanti pulang kantor elo harus izin oke," ucap Risa sambil kembali ke tempat duduknya.


Setelah Risa pergi Manda sangat bimbang apakah harus ikut liburan kantor kali ini atau tidak karena jika dia ikut maka harus izin ke suaminya terlebih dahulu.


Manda pun memutuskan untuk mengikuti liburan tersebut dan akan minta izin untuk mengikutinya masalah dikasih izin atau tidak terserah Vero sang suami nanti saja.


Tak terasa sudah jam pulang kerja Manda yang seperti biasa selalu terlambat pulang pun membereskan berkasnya dan siap untuk pulang.


Jujur untuk hari ini Manda tidak bertemu Vero sama sekali di kantor tadi karena Manda sangat repot dan juga suaminya juga pasti sedang repot.


Saat sudah sampai di rumah Manda melihat Vero yang sudah pulang dan sudah menggunakan pakaian santai sambil menonton TV.


Manda pun segera menuju kamarnya untuk membersihkan diri namun sebelum Manda naik Vero sudah bertanya.


"Baru pulang?"


"He'em,"


"Ya udah sana mandi,"


"Iya, kamu udah makan?"


"Belum,"


"Kalau gitu tunggu ya aku mau mandi dulu bentar kok,"


"Iya,"


Setelah itu Manda pun ke atas dan mandi tak butuh waktu lama Manda pun sudah segar dan segera turun ke bawah menuju dapur.


"Mas mau dimasakin apa?" tanya Manda sambil sedikit berteriak agar Vero mendengarnya


"Terserah kamu aja," ucap Vero.


Vero menuju ke arah Manda dan memeluknya dari belakang.


Manda yang kaget pun segera balik badan dan melihat suaminya ternyata yang memeluknya dari belakangnya.


"Masak apa?"


"Ini ayam sama sup,"


"Ada yang bisa di bantu gak?"


"Gak ada udah sana kamu nonton TV lagi aja nanti kalau udah selesai aku panggil,"

__ADS_1


"Bener,"


"He'em sana deh," Vero pun kembali nonton TV dan sesekali memperhatikan sang istri yang sedang masak.


Dalam hatinya ternyata sang istri kalau sedang masak terlihat sangat cantik sekali.


Setelah masakan siap Vero dan Manda pun makan malam dengan suasana sunyi, Manda pun memberanikan diri untuk meminta izin ke suaminya.


"Mas?"


"Ada apa?"


"Em gini," ucap Manda, lama Manda tidak melanjutkan ucapannya.


"Ada apa sayang?" tanya Vero dengan penasaran.


"Minggu depankan ada liburan kantor,"


"Iya,"


"Aku mau izin kalau ikut boleh?"


"Em gimana ya," lama Vero menjawabnya sembari menggoda sang istri.


"Lama amat sih mas," ucap kesal Manda.


"Iya boleh,"


"Yey terima kasih mas Vero," ucap Manda saking senangnya sampai memeluk sang suami.


"Iya,"


Setelah beberapa saat Manda pun sadar bahwa sedang memeluk sang suami dengan cepat melepaskan pelukannya namun di tahan oleh Vero.


"Mas," ucap Manda kaget.


"Sebentar begini aja dulu 5 menit,"


Saat sedang asyik menonton TV tiba-tiba bel pintu berbunyi.


"Ada tamu mas bentar ya," Manda pun pergi untuk membuka pintu dan ternyata adalah mama dan papa membawa banyak barang.


"Mama,"


"Hai sayang,"


"Masuk ma pa,"


Mereka pun masuk ke dalam dan Vero belum mengetahui siapa yang datang.


"Siapa sih sayang ganggu aja," ucap Vero ke Manda namun tetap fokus ke Tv-nya.


"Apa ganggu!" ucap seseorang membuat Vero menoleh ke arahnya dan betapa kagetnya ternyata itu mamanya, dengan cengar cengir Vero pun minta maaf ke mama dan papa nya.


"Eh mama papa udah lama nunggunya hehe maaf tadi Vero enggak tahu,"


"Kamu ya mama sama papa dateng malah dibilang ganggu,"


"Hehe maaf ma,"


"Duduk ma, pa," ucap Manda.


"Iya sayang,"


Dan akhirnya mama Ratna dan papa Hendra pun duduk.


"Mau minum apa ma pa?" tawar Manda.


"Gak usah repot-repot nanti kalau haus mama ambil sendiri,"

__ADS_1


"Papa mau minum apa?"


"Kopi, gak usah nak biar mama mu aja yang bikinin," ucap papa Hendra.


"Enak aja," sahut mama.


"Kalian udah makan?" tanya mama.


"Udah ma." jawab Manda.


"Yah kalau gitu gimana kalau kita bikin cemilan malam,"


"Boleh,"


Akhirnya para wanita menuju ke dapur dan mulai membuat camilan.


Sedangkan para laki-laki mulai membicarakan tentang bisnis dan kondisi perusahaan.


"Gimana kondisi perusahaan Ver?"


"Yah lumayan pa, ternyata banyak juga ya masalah yang ada di sana mulai dari pejabat yang kurang kompeten dan banyak lagi,"


"Terus tindakan kamu gimana?"


"Mungkin akan Vero ganti dengan tenaga baru dan kompeten namun menunggu waktunya aja,"


"Terserah kamu lah pokoknya jangan sampai ada yang dirugikan dan sampai membuat sakit hati karyawan,"


"Iya pa,"


"Tapi emang papa dari dulu udah ada firasat gitu ver tapi papa tahan jadi kalau emang kamu mau pecat pegawai yang seperti itu gak papa sih dan juga jika ada pegawai korupsi kamu pecat aja gak papa,"


"Iya pa sudah ada beberapa list anggota yang akan Vero pecat nanti Vero tunjukkin namanya,"


"Iya ver,"


🥕🥕🥕


Berbeda halnya dengan para lelaki para wanita sedang sibuk membuat cemilan malam.


"Sayang gimana Vero baik kan sama kamu?"


"Baik kok ma,"


"Syukur kalau gitu,"


"Oh ya kamu masih kerja sayang?"


"Iya ma,"


"Dan karyawan sana belum tahu kalau kamu istri Vero sayang?"


"Iya ma."


"Kenapa sayang kok gak kamu kasih tahu aja hem?" tanya mama Ratna dengan sedih.


"Sebenarnya Manda mau aja ma ngasih tahu ke karyawan lainnya tapi Manda gak mau nanti kalau karyawan lain tahu kalau Manda istri mas Vero, pasti banyak banget yang merubah sikapnya dan itu cuma didepan doang sedangkan dibelakang pasti beda,"


"Iya sih ya udah terserah kamu sayang,"


"Iya ma makasih ya udah mengerti,"


"Iya sayang,"


Mereka pun saling menukar cerita mulai dari suka dan dukanya menjadi seorang istri atau lebih tepatnya mami yang bercerita dan Manda yang mendengarkan.


.


.

__ADS_1


NEXT.............................>


__ADS_2