
Sebelum baca jangan lupa bintang 🌟 🌟 🌟 🌟 🌟 nya, vote, like, komentar dan hadiahnya juga bolehhhhhh bangetttt kokkkkkkkkk😊
Happy Reading!!!!
🥕🥕🥕
Sekarang waktu menunjukan pukul 10 pagi sehingga rapat akan dimulai, sudah berkumpul semua para perwakilan dari setiap divisi dan hanya menunggu presdirnya untuk datang ke ruang rapat.
Setelah beberapa saat Vero pun datang ditemani oleh Angga.
"Baik lah mari kita mulai rapatnya," ucap Vero setelah duduk di kursi kebanggaannya.
"Baik pak," jawab para karyawan.
Setelah itu Vero pun memulai rapat kali ini dengan serius agar hasilnya menjadi maksimal.
Untuk rapat pertama kali ini adalah menentukan tema terlebih dahulu agar jelas, setiap perwakilan divisi sudah mengutarakan pendapat mereka masing-masing tinggal menentukan saja tema mana yang harus dipakai.
Dan akhirnya sampailah pada pendapat divisi pemasaran.
"Bagaimana untuk pendapat dari divisi pemasaran sendiri?" tanya Vero kepada divisi pemasaran.
"Untuk divisi pemasaran sendiri, kami karyawan bukan hanya yang mewakilkan tetapi juga karyawan lainnya yang sedang bekerja sudah mengadakan rapat kecil-kecilan diwaktu senggang dan kami ingin mengajukan tema seperti jamuan makan malam mewah yang nantinya ada beberapa pertunjukan seru agar lebih mempererat tali kekeluargaan antar para karyawan," ucap Ardi panjang kali lebar yang juga di angguki oleh Vero dan karyawan di divisi lainnya.
"Bagus juga mungkin ada yang ingin menambahkan,"ujar Vero kepada divisi pemasaran lagi.
"Begini pak kami juga menyarankan seperti tema pesta kebun jadi nanti karyawan biar dandan secara casual tetapi tetap modis," ucap Anggi dengan penuh keyakinan.
"Itu juga bagus," jawab Amanda.
"Baik sekarang mari kita tentukan untuk tema apa yang cocok digunakan untuk tahun ini,"
"Pak bagaimana kalau kita menggunakan teman pesta kebun pada malam hari tetapi dengan baju yang glamor," ucap pak Ardi dengan spontan membuat semua orang diruang rapat melihatnya.
"Bagus juga itu, jadi bagaimana?" tanya Vero kembali.
"Konsep itu juga bagus pak," ujar manajer keuangan dan diikuti oleh yang lainnya, sehingga secara otomatis ide dari pak Ardi lah yang dipakai.
Sebenarnya itu bukan ide dari pak Ardi sepenuhnya karena dia dibantu oleh tim divisi pemasaran tentang tema tersebut.
"Kalau begitu untuk teman tahun ini yaitu pasta kebun mewah, mari kita sukseskan untuk pesta kali ini," semangat Vero kepada karyawannya.
"Semangat," teriak semua karyawan.
"Baik lah kalau begitu kita akhiri sampai disini rapat kali ini dan saya mohon untuk kerja samanya," ucap Vero kepada karyawannya.
"Baik pak,"
__ADS_1
Setelah itu Zidan pun pergi meninggalkan ruang rapat setelahnya baru karyawan yang keluar, sebenarnya pesta rencananya akan dilakukan tiga bulan lagi.
Tetapi karena ini adalah salah satu acara yang sangat dinanti-nantikan setiap tahunnya sehingga harus diadakan dengan rencana yang matang.
Sehingga tidak ada kesalahan dalam acara nanti karena mengundang banyak sekali tamu undangan, akhirnya rapat yang panjang pun sudah selesai.
Dan sekarang Vero sedang berada di ruangannya, sungguh rapat yang sangat lama karena banyak sekali ide-ide cemerlang dari para karyawannya, sehingga memerlukan banyak waktu untuk memutuskan tema pesta ulangtahun kantor untuk tahun ini.
Tetapi tadi syukurlah tema sudah selesai ditentukan sehingga tinggal mempersiapkan saja, mungkin banyak orang yang menilai tiga bulan masih lama jadi kenapa kok udah siap-siap untuk pesta saja.
Vero yang suka dengan kesempurnaan acara ingin agar pesta ulangtahun perusahaan ini nanti akan berhasil dan bagus sehingga Vero sangat antusias.
Setelah lama terdiam ditempat duduknya Vero pun tersadar dan ingat bahwa dia tadi dikabari oleh Mr. Jhony langsung bahwa beliau sudah mengirimkan dokumen yang diperlukan untuk bisnis mereka.
Dan akhirnya Vero pun menelepon Angga.
^^^[Angga tolong bawakan dokumen dari Mr. Jhony yang sudah dikirimkan ke saya,] telepon Vero kepada Angga.^^^
Kemudian tidak lama berselang Angga pun datang dengan membawa beberapa dokumen yang diminta oleh pak presdirnya itu.
"Ini tuan untuk dokumennya,"
"Terima kasih,"
Setelah itu Angga pun pergi dari ruangan Vero.
Vero yang terlalu fokus hingga lupa jam bahkan dia lupa kalau dia belum makan siang.
🥕🥕🥕
Sedangkan Amanda yang tidak ikut dengan rapat pun memilih untuk makan siang di kantin kantor.
Dia sangat malas untuk keluar karena cuacanya yang sangat panas sehingga dia memilih untuk makan siang di kantor dengan Risa.
"Yuk Ris istirahat yuk," ajak Amanda pada Risa.
"Iya bentar,"
Tak berapa lama Dino dan Anggi pun datang dari rapat mereka.
"Kalian udah selesai?" tanya Amanda yang di angguki oleh mereka berdua.
"Wah ini udah hampir dua jam kalian batu keluar pasti capek banget," ucap Risa yang juga di angguki oleh yang lainnya.
"Kalian mau kemana?" tanya Dino kepada Risa dan juga Amanda.
"Kita mau ke kantin yuk ikut," ajak Amanda.
__ADS_1
Kemudian Anggi dan Dino pun ikut dengan Risa dan Amanda untuk makan siang di kantin kantor, namun saat akan pergi meninggalkan ruangan kantor secara kebetulan pak Ardi masuk ke ruangannya sehingga Risa berpapasan dengannya dan mereka pun bertatapan cukup lama.
"Udah kenapa gak usah tatap-tatapan matanya, tempat umum nih." goda Amanda kepada sepasang kekasih tersebut.
"Ih apaan sih udah ayuk," ucap Risa.
Kemudian Risa pun memegang tangan Amanda dan pergi dari ruangan dengan berpamitan kepada pak Ardi.
"Aku istirahat dulu ya," ucap Risa sambil senyum-senyum gak jelas.
"Iya," balas pak Ardi tak kalah sumringahnya.
Memang Risa dan pak Ardi juga menyembunyikan hubungan mereka karena Risa juga belum siap apa lagi dia satu divisi dengan pak Ardi.
Namun mereka mungkin sedang kasmaran sehingga terkadang Risa makan siang dengan pak Ardi dengan sembunyi-sembunyi, bahkan Amanda pernah dibawa saat mereka kencan karena agar tidak ada yang tahu.
Vero yang mendengar itu pun tak mau kalah sehingga pernah suatu kejadian Amanda diajak Risa untuk menemaninya kencan namun saat sudah sampai di lokasi ternyata Vero juga sudah ada di sana.
Maka dari itu Risa tidak ingin hubungannya dengan pak Ardi terbongkar dulu dan nantinya pasti akan canggung jika semua orang tahu.
Risa menjadi tahu apa yang membuat Amanda tidak memberitahukan yang lainnya tentang pernikahannya.
Apalagi dia menikah dengan presdir tampan yang digilai oleh semua karyawan disini.
Saat ini Amanda, Risa dan rekan-rekan kerjanya yang lain sedang menyusuri lobi dan menuju ke kantin.
Sembari berbincang-bincang ringan mereka menanyakan kepada Dino dan Anggi soal hasil rapat tadi.
"Gimana hasilnya tadi Din?" tanya Amanda.
"Tema pesta tahun ini gunain tema kita yang pesta kebun dan juga di mix sama yang pesta mewah," ucap Dino antusias.
"Di mix maksudnya apaan?" tanya Risa yang tidak mengerti.
"Jadi nanti itu pestanya bertemakan pesta kebun tetapi dengan tema pakaian atau dress code pakaian mewah dan juga pada malam hari sehingga nantinya acara lebih nikmat," jawab Anggi.
"Wah gak sabar nih," ucap karyawan lainnya.
Setelah itu mereka pun sampai kantin dan memesan makan siang mereka masing-masing.
Setelah memesan mereka pun tetap berbincang-bincang seru hingga makanan mereka datang satu persatu.
.
.
NEXT.............................>
__ADS_1