Married With My Boss

Married With My Boss
Curhat


__ADS_3

Haii readers kuu tersayang🙏😙💚. I'm comeback👋🤗. Aku up lagi nih semoga kalian ga bosen - bosen sama cerita aku yaa:)😙💚. Oke, ini ceritanya semoga kalian suka🙏. Hayukkk Sekuyyyyy👋😋✌️.


~PART SEBELUMNYA~


" Pa, sepertinya Adel tau niat kita Pa, kita harus berhati - hati agar Adel ga curiga. Aku lihat sepertinya Adel sangat telaten jika dia dan orang tuanya dekat dengan orang yang baru dia temui" ucap Bibi pada Paman.


 


" Iya Ma, aku juga merasa begitu. Adel sangat cerdik. Ia tau gerak - gerik kita. Kita harus berhati - hati, Adel gaboleh tauu rencana kita. Bisa - bisa dia bisa menggagalkannya nanti" balas Paman pada Bibi.


" Iya Pa kita harus hati - hati sekarang" ucap Bibi.


" Kamu sih, tadi kenapa sinis gitu liat dan tanya ke dia. Seharusnya kamu ga banyak omong tadi, iyain aja kalo gitu dia ga akan curiga sama kita. Kontrol dong emosi kamu" balas Paman.


" Iya Pa, maaf ya lain kali aku bakal kontrol emosi aku" jawab Bibi.


" Ya, sekarang ayo kita tidur. Bisa - bisa mereka nanti curiga lagi sama kita" ucap Paman.


" Iya ayoo Pa" balas Bibi.


 


Setelah berkata itu, Bibi pun mematikan lampu. Dan aku kembali kekamarku sambil membawa cemilanku. Dalam perjalanan ke kamar, aku membenarkan tentang apa yang aku rasakan dan pikirkan tentang Paman dan Bibi selama ini.


 


Beberapa langkah berjalan, akhirnya aku sampai dikamarku. Tiba dikamar, aku langsung ke balkon kamar untuk duduk sambil meletakkan cemilanku dan membawa HandPhone ku, tak lupa aku mengunci pintu kamarku tadi.


Saat telah duduk dibalkon kamar aku memutar lagu K\-Pop kesayanganku sambil memikirkan tentang perkataan Paman dan Bibi tadi dan aku berkata.


"Ternyata bener apa yang gue rasain selama ini. Paman sama Bibi tu ada niat terselubung kesini. Mereka tadi bilang gamau kalau gus tau niat dan rencana mereka. Karena mereka takut nanti gue gagalin rencana mereka. Gue harus lakuin sesuatu. Gue harus bilang ini ke Gisel, siapa tau Gisel bisa bantu gue soal ini. Karena kan gue udah lama sahabatan sama Gisel, bisa jadi aja Gisel tau tentang Paman dan Bibi" ucapku pada diriku.


 

__ADS_1


Setelah berkata itu, aku pun mengambil HandPhone dan memencet nomor yang aku tuju. Aku menelpon Gisella.


Tuttt...tuttt...tuttt.... Setelah beberapa menit menunggu, terdengar suara wanita di telepon. Itu suara Gisel, dia mengangkat teleponku dan berkata.


 


"Haloo" sapa Gisel


"Haii Sell" balasku


"Iya Del, apa kabar lo? Udah lama nih kita ga ketemu!" ucap Gisell


"Alhamdulillah gue baik. Iya nih udah lama kita ga ketemu, elo sih sibuk mulu. Gimana kabar lo?" tanyaku lagi.


"Alhamdulillah gue sehat. Eh btw kenapa nih lo nelpon gue. Ga biasanya. Kangen ya lo sama gue!" rayu Gisell


"Hahaha geer banget lo. Gue mau ngomong sesuatu sama lo. Ini penting banget, makanya gue nelpon lo! jawabku


" Oke gue to the point aja ya! Apa lo kenal sama Paman Bagas dan Bibi Indah?"tanyaku langsung.


" Gue ga kenal Del. Itu om sama tante lo ya? Eh iyaa, bentar gue ga kenal kalo galiat langsung. Tapi gue pernah denger nama mereka sebelumnya. Mama pernah bilang tentang nama Bagas dan Indah yang lo bilang itu, waktu kita masih sekolahan dulu. Tapi gue ga tau apa itu bener mereka!" jawab Gisel


"Emm gituu, apa lo ga inget apa yang Mama l o bicarain tentang mereka. Maksud nya tentang apa Mama lo bilang sampe sebut nama mereka?" tanyaku


"Ngga, gue gatauu Del. Gue ga inget. Lagian lo tau kan itu udah lama. Emangnya mereka kenapa Del. Apa mereka ngerencanain sesuatu?" tanya Adel padaku.


" Tepat sama perkiraan lo. Mereka ngerencanain sesuatu. Tadi gue ke bawah untuk bikin teh. Tapi saat melewati pintu ruang tamu, gue denger orang ngomong. Ternyata mereka lagi ngomong tentang gue. Mereka bilang gue curiga gerak - gerik mereka dirumah ini. Mereka takut kalau gue gagalin rencana mereka. Tapi emang bener sih gue udah curiga dari awal" balasku.


" Em gawat tuh Del. Berarti emang bener perkiraan lo selama ini. Mereka ada niat. Kaloga, ga mungkin mereka ngomong gitu kan?"balas Gisel



"Iya emang bener, terus gue harus gimana?" tanyaku.

__ADS_1



" Mereka kan curiga karena lo tau gerak \- gerik mereka. Intinya lo pura \- pura ga tau aja deh. Kayak biasa \- biasa aja, tunjuik kalo lo itu ga curiga dan percaya sama mereka. Dan kita liat sampe mana permainan mereka nanti!" jawab Gisel



" Oke gue bakal lakuin itu" Thanks ya udah kasih saran ke gue, dan dengerin curhatan gue"ucapku


" Hahah udah gapapa. Lagian lo kaya sama siapa aja minta makasih. Eh udah dulu ya. Gue mau bikin tugas kantor gue dulu nih, besok gue mau rapat. Eh iya, kalo ada apa - apa lagi jangan lupa telepon gue Del. Udah dulu ya Del, bye beb kuu" ucap Gisel


" Hahaha iyaa byee!" jawabku.


Setelah selesai menelpon dengan Gisel. Aku pun meminum teh ku dan memakan cemilan ku. Tak terasa sudah larut malam aku duduk dibalkon. Aku masuk ke kamar dan pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajah dan kakiku. Setelah selesai, aku pun tidur dan tidak lupa mematikan lampu kamarku.


_______________________________________________________________________


Readers kira - kira apa ya yang bakal dilakuin Adel selanjutnya?? Penasaran? Jangan bosen - bosen nungguin cerita aku ya:)🤗🙏


Kemaren sebenernya aku udah bikin ceritanya. Tapi ilang ga kesimpen, jadinya aku ulang deh dari pertama😭😭. Tapi gapapa. Semuaa aku lakuin demi Readers ku tersayang, yang selalu setia sama cerita aku. Gomawo🙏🙏🧡.


Aaa, iyaa Maap yee kaloo cerita nya lama, karena aku sengaja emang buat dipart2 gituu biar ceritanya lama, heheh:v


Maaf typo bertebaran:v🙏


Maapin yee kalo aku telat up nyaa:)Hehe🤗😙✌️. Semoga kalian ga bosen nunggu kelanjutan cerita aku🙏🧡.


Terima Kasih sudah membaca🙏🙏🙏🧡.


Jangan lupa tinggalkan Jejak dengan cara Komen💬, Like👍 dan Klil Lovenya♥️ Dan tambahkan cerita " Married With My Boss" diFAVORIT♥️ kalian yaa🙏🧡.


" TERIMA KASIH"🙏🙏🧡🧡😙


 

__ADS_1


__ADS_2