Married With My Boss

Married With My Boss
BAB 23_Bapak Ngejek Saya


__ADS_3

Saat Manda sedang di dapur dan Vero pun sedang memikirkan bagaimana meminta izin ke Istrinya untuk pergi ke Inggris mengurus pekerjaan di sana.


Akhirnya Vero mantap untuk memberitahukan kepada Manda nanti saat dia sudah selesai di dapur.


Beberapa saat Manda pun sudah selesai membuat kopi dan berbincang-bincang sebentar dengan Manda, saat sedang menonton televisi Vero pun akhirnya memecah kesunyian.


"Manda?" panggil Vero.


"Iya ada apa mas," ucap Manda tetapi matanya tetap fokus ke televisi.


"Kamu lihat aku," akhirnya Manda pun mengalihkan pandangannya dari televisi ke arah suaminya.


"Ada apa?"


"Ada sesuatu hal yang aku perlu omongin ke kamu."


"Ada apa?"


"Sepertinya besok aku harus ke Inggris mengurus pekerjaan di sana dan juga karena ada kebakaran yang aku bilang ke kamu waktu itu jadi perusahaan merugi besar sehingga harus ada beberapa hal yang harus aku urus di sana," ucap Vero panjang lebar sambil melihat raut wajah istrinya yang berubah sedih membuat Vero tak tega untuk meninggalkannya sendirian.


"Ya udah kalau memang sangat mendesak kamu urus saja pekerjaan kamu aku tau kamu pasti gak fokus karena urusan itu," ucap Manda yang mencoba mengerti kegelisahan sang suami.


"Beneran gak papa kan, aku khawatir sama kamu di sini kalau aku ke sana." ucap Vero yang berhasil membuat pipi Manda bersemu merah.


"Iya gak papa kok, mas santai aja kan ada mama juga di sini," ucap Manda karena rumah mereka berdekatan.


"Padahal masih ada waktu cuti kita." ucap Vero.


"Iya gak papa mas kalau gitu besok aku juga kerja aja mas dari pada gak ada kerjaan di rumah," ijin Manda.


"Ya udah terserah kamu tapi inget kalau ada apa-apa kamu kabari atau telepon aku ya," ucap Vero.


"Iya mas kalau gitu gimana kalau kita kemas-kemas barang kamu," ujar Manda.


"Gak usah di sana udah ada perlengkapan dan kebutuhanku," sahut Vero.


"Ya uda kalau gitu."


Akhirnya mereka pun melanjutkan menonton televisinya dan saat sudah mengantuk mereka pun memutuskan untuk kembali ke kamar dan melanjutkan tidurnya.


Bulan pun sudah hilang dari permukaan dan digantikan oleh matahari, tak lupa sepasang suami istri ini sedang tidur terlelap tak lama.


Kemudian Manda pun bangun dan menuju ke dapur menyiapkan sarapan untuk suaminya, Manda sudah bertekad akan belajar menjadi istri yang baik.


Saat sudah sampai dapur sudah ada mbok Yem dan beberapa asisten rumah tangga lainnya.


"Selamat pagi," sapa Manda ramah.


"Selamat pagi," sama mereka bersamaan.


"Mbok Yem ini mereka ya?" tanya Manda melihat kepada asisten rumah tangga yang baru ia temui.


"Iya nyonya ini Alfa dan ini Reni," ucap mbok Yem.


"Hai Alfa hai Reni," ucap Manda sambil menyalami mereka.


"Pagi nyonya," jawan mereka sopan sekali.

__ADS_1


"Nyonya Manda ke sini buat apa?" tanya mbok Yem kepada sang majikan.


"Saya mau masakin masakan buat suami saya mbok,"


"Nyonya Manda gak usah repot-repot nanti nyonya capek," ucap mbok Yem tidak enak.


"Gak apa apa kok mbok santai saja,"


Manda pun mengerjakan tugasnya dengan memasak meski pun masih nasi goreng tetapi ini dibuat dengan penuh rasa pasti rasa nya enak.


Setelah selesai masak akhirnya Manda pun kembali menuju ke kamar untuk mandi dan bersiap-siap untuk kerja.


Setelah selesai mandi Manda pun membangunkan suaminya.


"Mas bangun mas aduh kalau dibangunin itu susahnya minta ampun," protes Manda.


"Iya ini bangun,"


"Cepet bangun katanya mau ke Inggris kok gak bangun nanti kamu telat penerbangan loh," ucap Manda mengingatkan sang suami.


"Yah gak akan telat lah sayang kan pakek pesawat sendiri," ucap Vero dengan santainya.


Saat Vero bilang seperti itu membuat Manda melongo, dengan seenak itu Vero ngomong pesawat sendiri.


"Ya udah cepet bangun udah aku siapin juga air panasnya itu loh."


Setelah itu Manda pun keluar kamar dan menuju ke meja makan dan menyiapkan makanan untuk suaminya, Manda sedang menunggu suaminya di meja makan.


Dan akhirnya Vero pun keluar dari kamar makan dan sudah siap dengan pakaiannya.


"Selamat pagi," sapa Vero kepada istrinya dan mengecup kening Manda membuat semburat merah di pipinya dan juga malu karena di lihat oleh art lainnya.


"Iya,"


Akhirnya mereka pun memulai sarapannya dengan tenang, setelah itu Manda pun ingin mengantar Vero ke bandara namun di tolak oleh Vero karena nanti Manda akan telat bekerja kalau mengantarnya ke bandara.


Akhirnya Vero lah yang mengantar Manda ke kantor namun tidak di depan lobi tetapi di sebrang jalan agar tidak ada yang tahu.


Setelah itu Manda pun masuk ke dalam kantor dan secara kebetulan sekali bertemu dengan pak Ardi.


"Loh Manda, kok udah masuk bukannya besok baru masuk ya?" ucap pak Ardi kaget melihat pengantin baru ini sudah masuk saja.


"Sebenarnya sih gitu pak, tapi pak karena suami baru saya sekarang pergi ke Inggris pak jadi saya dari pada di rumah sendiri gak tahu mau ngapain ya udah masuk aja," ujar Manda dengan menekankan kata suami baru dan pak Ardi pasti tahu itu ditujukan kepada siapa.


"Kalau gak ada orang santai aja ngomongnya gak usah formal man," ucap pak Ardi


"Hehe iya pak."


"Kasihan ya baru nikah udah di tinggal pergi aja," ejek pak Ardi.


"Bapak ngejek saya ya."


"Enggak kok Manda santai."


Akhirnya pak Ardi pun pergi mendahului Manda dengan tertawa.


"Sialan pak Ardi ngetawain gue," dalam hati Manda.

__ADS_1


Setelah sampai ruangannya Manda pun duduk di kursinya, saat Dino tiba dia melihat Manda yang sudah masuk dia sangat khawatir karena Manda tidak masuk beberapa hari ini.


Katanya sih sakit padahal kalau dia tahu jika Manda tidak masuk karena menikah mungkin akan heboh.


"Astaga Manda elo udah masuk gimana udah baikan belom?" tanya Dino.


"Iya Manda gimana tumben elo sakit itu," timpa Anggi karena setahunya meski Manda sakit dia akan masuk kalau bukan sakit yang parah ya.


"Sialan gue juga manusia kali juga bisa sakit," ucap Manda.


"Iya iya jangan ngambek dong." wwhut Anggi.


Saat Risa sampai dia juga bertanya pada Manda mengapa sudah masuk kerja padahal masih tinggal satu hari.


Risa pun penasaran dan bertanya apa kah Manda bertengkar dengan Vero karena sudah masuk setelah itu pun Manda memberitahu Risa kalau Vero sedang bepergian ke Inggris


karena pekerjaannya tetapi setelah Manda memberitahunya malah dia yang ditertawakan oleh Risa sama persis seperti pak Ardi tadi.


"Sialan elo ris kok malah di ketawa in sih," ucap Manda jutek.


"Lucu sih baru nikah udah di tinggal aja," sahut Risa tak bisa menghentikan tawanya.


"Udah gue kerja dulu," sahut Manda kesal.


"Iya cantik."


Setelah itu mereka pun kembali bekerja, entah kenapa saat melakukan pekerjaan rasanya sangat bosan boring setiap bekerja selalu terpikirkan Vero sang suami.


"Fokus Manda fokus," ucap Manda pelan sambil menepuk pelan pipinya.


🥕🥕🥕


Di tempat lain setelah Vero mengantar Manda ke kantor, dia langsung menuju ke bandara untuk menuju ke Inggris.


Sebenarnya sangat berat untuk meninggalkan Manda sendirian karena masih ada cuti sehari lagi untuk mereka tetapi sudah harus terbang ke Inggris mengurus perusahaan di sana.


Setelah melakukan perjalanan yang cukup jauh akhirnya Vero sampai di Inggris dengan jet pribadinya.


Saat sudah di bandara dia di sambut oleh Steven orang terpercayanya.


"Hai stev,"


"selamat datang pak," sapa Steven.


"Bagaimana kabar perusahaan?" tanya Vero to the point sambil berjalan menuju ke arah mobil.


"Kurang kondusif pak, para pemegang saham mulai mempertanyakan tentang investasinya."


"Oke sekarang kita ke kantor dan adakan rapat para pemegang saham dadakan," ucap Vero dengan serius sekali.


Baik pak,"


Setelah itu mereka pun menuju ke kantor untuk mengadakan rapat yang dipimpin sendiri oleh Vero.


.


.

__ADS_1


NEXT.............................>


__ADS_2