Married With My Boss

Married With My Boss
BAB 89_Jalan Pagi


__ADS_3

Saat sang mama membukakan pintu Amanda langsung berhamburan ke pelukan sang mama.


"Mama."


"Sayang."


Mereka berdua saling berpelukan dan melepas kangen.


"Ya Allah, mama kangen banget sama kamu sayang."


"Iya ma, Amanda juga kangen sama mama dan papa," ucap Amanda.


"Ma, pa." sapa Vero sambil menyalami tangan mertuanya itu.


"Vero," jawab papa Bram dan mama Delima.


"Ya udah yuk masuk," ajak mama delima.


Mereka pun masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang tamu.


"Astaga cucu oma gimana di sana," ucap mama dengan mengelus perut Amanda.


"Baik oma opa." jawab Amanda.


Setelah itu mereka pun berbincang-bincang sebentar sebelum papa Bram menyuruh Amanda dan Vero untuk istirahat karena baru aja sampai.


"Mending kalian istirahat aja langsung ke kamar," ucap papa Bram.


"Iya, kasihan cucu oma pasti capek juga."


"Ya udah kita ke atas dulu ya ma pa." pamit Vero.


"Iya sayang."


Kemudian Amanda dan Vero pun menuju ke kamar mereka, Vero sudah lama sekali tidak ke rumah ini, namun semua barangnya tetap sama sejak dulu.


"Ini kamar kamu sayang?" tanya Vero saat mereka baru saja masuk ke kamar.


"Iya mas, kenapa emangnya? Kekecilan ya gak kayak di rumah kamu." ucap Amanda.


"Enggak kok sayang," jawab Vero.


Vero cukup tercengang dengan desain kamar sang istri, banyak sekali foto-foto dia saat waktu kecil hingga remaja yang menurut Vero sangat lucu.


Dan juga banyak foto-foto cowok korea yang terpampang di dalam satu almari khusus transparan.


Mereka pun segera membersihkan diri dan berbaring santai di atas kasur, saat sedang berbaring Vero pun menanyakan tentang foto-foto tersebut.


"Itu foto kamu sayang?" tanya Vero.


"Iya," jawab Amanda dengan malu.


"Terus itu, foto laki-laki?" tanya Vero lagi, padahal dia tahu kalau itu adalah artis korea.


"Oh itu foto idol korea mas." jawab Amanda dengan santai.


Vero hanya melihat sang istri dengan wajah datar seperti kurang puas dengan penjelasan sang istri.


Amanda yang menyadari itu pun langsung memberikan penjelasan untuk sang suami.


"Itu dulu mas waktu aku masih kuliah suka sama KPop," ucapnya.


Vero pun tak melanjutkan pertanyaannya dan memaklumi sang istri.


Setelah selesai menjelaskan tentang foto tersebut, mereka pun memutuskan untuk istirahat dan tidur dengan saling berpelukan.


🥕🥕🥕

__ADS_1


Keesokan harinya Amanda bangun terlebih dahulu, kemudian mandi setelah itu dia turun ke bawah membantu sang mama menyajikan sarapan.


"Ma," sapa Amanda.


"Eh sayang, udah bangun." ucap mama delima.


"Masak apa ma? Biar Manda bantu," sahut Amanda.


"Enggak, kamu duduk di kursi aja." ucap mama Delima.


"Gak mau ma." tolak Amanda.


"Udah kamu duduk aja sayang, kasihan bayi kamu," ucap mama delima.


Akhirnya Amanda pun menuruti sang mama, karena mama juga sudah ada mbk Lastri asisten rumah tangga yang ada di Bandung.


Amanda sedang duduk manis di meja dan melihat mama membawa makanan ke meja makan.


"Ma, Manda ikut bantu nyiapin piringnya aja ya." izin Amanda kepada sang mama, mamanya pun tak tega karena Amanda selalu merengek.


"Ya udah tapi jangan yang berat-berat ya," ucap mama delima.


"Iya ma."


Kemudian Amanda pun membantu mama menyiapkan piringnya, saat sudah selesai mama menyuruh Amanda untuk membangunkan suaminya.


"Sayang kamu bangunin gih suami kamu, kita makan bersama." ucap mama Delima.


"Iya ma."


Amanda pun pergi menuju ke kamarnya untuk membangunkan sang suami, saat dia masuk sang suami masih tertidur dengan lelap dengan memeluk guling.


"Mas bangun." ucap Amanda saat dia sampai di pinggir kasur.


"Mas."


"Bangun mas, itu mama nyuruh kita makan." sahut Amanda.


Vero pun berusaha untuk membuka matanya dan menambahkan kesadarannya.


"Buruan mas."


"Iya,sayang, tapi ini dulu." ucap Vero dengan menunjuk pipinya agar mendapat ciuman dari sang istri.


"Ih kamu genit banget sih," ucap Amanda malu.


Kemudian Amanda pun menuruti kemauan sang suami dan mencium pipi sang suami, namun saat akan melepaskannya Vero pun membawa sang istri untuk sekalian mencium bibirnya.


Vero tidak membiarkan sang istri untuk kabur meski Amanda awalnya memberontak namun dia pun mulai menikmatinya.


Ciuman mereka pun sangat mesra dan membuat mereka lupa akan sang mama yang menunggu.


Setelah beberapa saat Vero melihat sang istri yang sudah kehabisan oksigen untuk bernafas pun melepaskan ciumannya, setelah itu Amanda pun mengatur nafasnya yang sudah habis.


"Manis," ucap Vero dengan menyeka bibirnya sambil tersenyum menggoda.


"Ih kamu ya mas," ucap Amanda dengan malu.


Setelah itu Amanda pun menyuruh sang suami agar segera bersiap-siap karena sang mama sudah menunggu.


"Buruan mas."


"Iya sayang."


Kemudian Vero pun beranjak dari kasurnya dan menuju ke kamar mandi.


Sedangkan Amanda membersihkan tempat tidur, kemudian menyiapkan pakaian untuk sang suami.

__ADS_1


Setelah itu Vero keluar dan mengganti pakaiannya pun keluar dengan sang istri menuju ke bawah.


Saat di bawah ternyata sudah ada mama dan papa yang sudah siap di meja makan.


"Lama banget sih," sahut mama yang baru melihat anak-anaknya.


"Maaf ma." ucap Vero meminta maaf kepada sang mertua karena menunggu mereka.


"Ini ma, mas Vero tadi yang lama banget." sahut Amanda menyalakan sang suami.


"Ya udah, buruan kita sarapan."


Mereka semua pun memulai sarapan pagi dengan tentram.


Setelah selesai sarapan Amanda mengajak sang suami untuk jalan-jalan di sekitaran rumah mereka.


Suasana bandung yang dingin dan sejuk membuat siapa pun yang berkunjung pasti merasa segar dengan udaranya karena biasanya menghirup udara perkotaan.


"Mas, kita jalan-jalan yuk." ajak Amanda.


"Ya udah ayuk." jawab Vero menyetujuinya.


Amanda pun merasa senang sekali karena sang suami menerima ajakannya.


"Ma aku sama mas Vero mau jalan-jalan dulu ya," ucap Amanda kepada sang mama.


"Iya sayang kamu hati-hati ya," ucap mamanya.


"Iya."


Kemudian Amanda dan Vero pun berjalan-jalan santai hingga ke arah taman dekat dengan kompleks rumahnya.


"Capek?" tanya Vero kepada sang istri yang terlihat sangat lelah.


"Enggak kok," ucap Amanda mencoba terlihat sehat.


"Kalau kamu capek bilang aja ya," ucap Vero.


"Iya mas, kamu manis banget sih." sahut Amanda dengan malu.


"Biarin kan sama istri sendiri."


Setelah beberapa saat mereka pun sampai di taman kompleks, di sana sudah banyak warga yang datang sekedar ingin olahraga, menemani anak-anak bermain, dan yang lainnya.


Amanda pun memilih untuk duduk di bangku kosong di tengah taman.


"Mas, duduk dulu." ajak Amanda.


Mereka pun duduk sambil melihat orang-orang berlalu lalang, dengan suasana yang sejuk membuat hati Amanda sedikit tenang.


"Kamu haus?" tanya Vero kepada sang istri dan Amanda pun menganggukkan kepalanya.


"Bentar aku beliin minum dulu ya," sahut Vero.


"Iya mas."


Kemudian Vero pun pergi meninggalkan sang istri dan mencari warung yang menjual air minum.


Saat dia sedang mencari warung banyak orang-orang yang melihatnya.


Apalagi para wanita yang seperti terkenal serangan jantung karena melihat wajah yang sangat tampan di depan mereka.


.


.


NEXT.............................>

__ADS_1


__ADS_2