
Akhirnya Risa pun kembali dari toilet, kemudian Vero mengajak sang istri untuk jalan-jalan ditepi pantai.
"Sayang yuk jalan-jalan ditepi pantai sana," ajak Vero kepada sang istri.
"Em ini lagi makan mas," ucap Amanda yang tidak peka akan ajakan Vero.
"Udah ayo," ucap Vero kemudian mengajak sang istri untuk pergi jauh-jauh dari dua pasangan itu.
Amanda yang diseret paksa pun hanya mengikuti sang suami tanpa ada perlawanan.
Setelah cukup jauh dari gazebo tadi Amanda langsung menahan Vero agar tidak menyeretnya lagi.
"Kamu ini kenapa sih mas aneh deh?" tanya Amanda kesal.
"Kamu itu ya gak peka banget aku ngajak kamu pergi itu biar Ardi sama Risa bisa berduaan," ucap Vero sambil melihat ke arah gazebo.
"Astaga itu toh, kamu sih gak ngomong yang jelas." ucap Amanda setelah tahu apa yang dimaksud dengan sang suami.
"Iya sayang aku,"
"Mas kita berasa kayak pacaran ya," ucap Amanda sambil malu-malu.
"Iya kita pacaran habis nikah sayang," sahut Vero dengan senangnya.
Kemudian Amanda pun memilih berjalan-jalan sebentar dengan sang suami dan memberikan waktu untuk Ardi dan Risa untuk lebih mengenal.
"Mas menurut kamu pak Ardi itu baik gak ya?" tanya Amanda.
"Emang kenapa?"
"Aku takut nanti Risa akan sakit hati karena pak Ardi mas," ucap Amanda mencurahkan kekhawatiran nya karena bagaimana pun Risa adalah salah satu teman dekatnya sekali.
"Kamu tenang aja kalau memang mereka berjodoh pasti akan dipermudah,"
"Iya sih tapi aku takut aku gak mau nanti Risa merasakan sakit itu," ucap Amanda dengan sedih takut akan hal tersebut terjadi.
"Kamu jangan bayangin yang enggak enggak deh, asal kamu tahu aja jodoh maut kematian itu semua sudah ditakdirkan sayang lihat. Kayak kita bahkan gak pernah pacaran dan gak ada cinta dan suka pada awalnya langsung nikah tapi akhirnya kita bisa suka sama lainnya,"
"Iya mas," yang juga di angguki oleh Amanda karena memang benar apa yang di ucapkan oleh sang suami.
"Jadi kamu gak usah macem-macem ya kita doain aja untuk hubungan mereka nanti kalau memang jadian ya kita bersyukur tapi kalau memang belum berjodoh ya juga harus ikhlas,"
"Iya mas," ucap Amanda mulai bisa menenangkan pikirannya.
"Mas aku mau minum air kelapa di sana," ucap Amanda dengan menunjuk warung kecil di tepi pantai yang kebetulan menjual kelapa.
"Ayo."
"Permisi bu kelapanya dua ya," ucap Vero.
"Minum di sini atau bungkus mas?" tanya si penjual tersebut.
"Minum di sini aja bu," sahut Amanda.
__ADS_1
"Iya ditunggu ya,"
"Baik bu,"
Kemudian mereka pun nunggu beberapa waktu dan akhirnya pesanan mereka sampai juga.
"Ini mas mbk minumannya,"
"Terima kasih bu,"
Kemudian ibu pedagang pun pergi.
"Di minum sayang,"
"Iya mas,"
Kemudian mereka pun meminum pesanan mereka namun saat sedang menikmati minumannya, tiba-tiba datang pengamen cilik yang sedang mengamen dan kebetulan di warung yang mereka beli.
"Kasihan ya mas masih kecil harus ngamen terus panas-panasan," ucap Amanda yang merasa kasihan.
"Iya sayang,"
"Apa mereka sekolah ya mas, apa putus sekolah," ucap Amanda penasaran sambil menahan emosinya.
"Udah kamu jangan mikir yang berat berat," ucap Vero di angguki oleh Amanda karena hatinya sungguh tak tega jika melihat hal yang sedih sedikit.
Saat pengamen itu selesai menyanyikan tembang lagunya, Amanda pun memberikan uang kecil untuk anak-anak tersebut.
Saat mereka para pengamen pergi dan Amanda menahan emosinya agar tidak sampai menangis.
"Iya mas sebenarnya aku cuma berfikir bagaimana kalau yang jadi pengamen itu anak aku mas aku gak akan bisa bayangin gimana hidup ku mas masih kecil anakku harus bekerja banting tulang mencari nafkah membantu orang tuanya,"
"Enggak sayang aku jamin anak kita nanti gak akan sampek seperti itu makanya aku bekerja banting tulang buat akan kita nanti," sahut Vero.
ucap Vero membuat Amanda bersyukur menikah dengan suaminya sekarang.
"I love you mas terima kasih sudah menyayangi aku," ucap Amanda bersyukur.
"I love you too sayangnya mas," ucap Vero.
Kemudian mengecup dahi sang istri dan bersyukur memiliki istri yang sangat pengertian kepadanya.
🥕🥕🥕
Berbeda di gazebo Risa dan Ardi yang ditinggal oleh semua orang pun saling canggung dan tidak ada yang berinisiatif untuk memulai pembicaraan.
Setelah beberapa saat akhirnya Reza dan Haikal pun kembali ke gazebo.
Dari kejauhan Reza dan Haikal yang sudah selesai bermain air pantai pun menuju ke area gazebo namun di sana melihat hanya ada Ardi dan Risa.
Mereka menduga kalau Vero dan Amanda sedang keluar untuk memberikan waktu untuk mereka berbincang.
"Za elo lihat deh tuh Ardi sama Risa gila kaku banget gak sih tuh di sana," ucap Haikal membuat Reza mengikuti arah pandangan Haikal.
__ADS_1
Detik berikutnya Reza yang juga melihat gerak gerik mereka dari jauh pun tertawa keras karena interaksi Ardi dan Risa seperti robot.
"Gila emang tuh temen kita satu gak tau cara goda cewek tapi pakek suka cewek segala," ucap Reza.
"Ya udah kita ke sana yok," sahut Haikal di angguki oleh Reza.
Mereka pun sampai di area gazebo dan bertanya kepada Ardi tentang keberadaan Vero yang sebenarnya mereka sudah tahu.
"Loh mana Vero sama Amanda Di?" tanya Haikal.
"Dia sedang jalan-jalan bareng istrinya," jawab Ardi singkat.
"Oh,"
"Kalian jalan-jalan biar kita berdua yang di sini,"ucap Haikal di angguki oleh Reza.
"Bener tuh,"
"Em gak usah aku disini aja," sahut Risa.
"Udah sana gak udah nolak," ucap Reza.
Kemudian menarik Ardi dan Risa untuk berdiri dan menjauh dari area gazebo, mereka pun menjauhi dari gazebo dan memilih menyusuri tepi pantai.
Sementara Vero dan Amanda memilih untuk menuju ke arah tepi pantai dengan pasir putih yang menawan dengan deru ombak.
Amanda dan Vero memilih untuk melepas alas kakinya dan berjalan dekat dengan ombak.
"Mas sini jangan jauh-jauh dong," ajak Amanda pada Vero yang memang tidak terkena ombak.
"Enggak kamu aja sayang," tolak Vero.
"Kamu mah ya gak tahu seru apa,"
"Sayang awas jangan jauh-jauh loh ya nanti baju kamu basah loh,"
"Iya mas,"
Saat sedang asyik bermain air Amanda melihat ada beberapa mata cewek yang sedang memanggang sang suami dengan tatapan mengagumi dan juga lapar.
Amanda yang melihat itu pun balik melihat Vero sang suami yang sepertinya sangat santai dengan tatapan tersebut.
"Mas lihat tuh kamu terkenal banget ya," ucap Amanda dengan nada kesal.
"Maklumlah sayang kan mas ganteng," dengan percaya dirinya Vero mengatakan itu tapi memang sangat tampan sih.
"Aduh sangat percaya diri sekali anda ya pak Presdir," ucap sang istri.
"Hehe asal kamu tahu ya meski banyak orang yang ingin sekali menjadi pendamping aku tapi kamu harus ingat kalau aku cuma punya kamu aja," ucap Vero sambil menggenggam tangan Amanda menuju balik ke arah gazebo.
Karena Vero yang melihat Ardi dan Risa pergi ke pantai pun kembali menuju ke gazebo karena sudah tidak ada Risa dan Ardi karena jika mereka kembali saat Ardi dan Risa ada maka akan mengganggu mereka berdua.
.
__ADS_1
.
NEXT.............................>