Married With My Boss

Married With My Boss
BAB 111_Ngambek


__ADS_3

Rapat selesai pada saat jam makan siang, semua karyawan berencana untuk makan siang di kantin kantor, namun saat Amanda akan ikut dengan yang lainnya tiba-tiba teleponnya berbunyi dan melihat nama sang suami tertera di ponselnya, Amanda pun mengangkat telepon tersebut.


^^^[Halo,] jawab Amanda.^^^


[Halo, sayang kamu ke ruanganku sekarang ya.] tutur Vero kemudian menutup teleponnya.


^^^[Halo, halo.] ucap Amanda namun tak mendengar balasan dari sebrang.^^^


Dia pun melihat teleponnya dan ternyata sang


suami sudah memutuskannya.


"Kenapa Man?" tanya Risa pasalnya dia melihat sang sahabat tadi telepon dan aneh.


"Ini boss galak minta aku ke ruangannya," sahut Amanda dengan cemberut.


Risa pun tak tahan untuk tidak tertawa, pasalnya ucapan Amanda pasti tadi ditujuan oleh sang suaminya sendiri.


"Ya udah sana pergi," ucap Risa menyuruh Amanda segera pergi.


"Iya iya, kalau gitu aku ke atas duluan ya." ucap Amanda mendapat anggukan dari Risa.


"Iya."


Amanda pun segera keluar dari ruangan pemasaran dan segera masuk ke lift untuk menuju ke ruangan sang suami.


Saat pintu lift terbuka dia pun segera menuju ke ruangan Vero dan tak lupa dia juga menyapa mbk Ida dan Angga saat melewati mereka yang sedang duduk di mejanya dan sedang berkutat dengan pekerjaan masing masing.


"Mbk Ida, Angga." sapa Amanda.


"Manda," balas mbk Ida.


"Nyonya," balas Angga juga.


Setelah itu Amanda segera masuk ke dalam, saat masuk dia melihat sang suami sedang asyik dengan berkasnya.


'Masih sibuk kenapa juga suruh aku ke sini sih,' ucap Amanda dalam hatinya kesal.


"Udah puas ngelihatin nya?" sahut Vero yang masih melihat berkasnya, kemudian berganti melihat sang istri yang bengong di depan pintu.


Amanda sangat malu karena ketahuan oleh sang suami, padahal Amanda mengira Vero tidak melihatnya saat masuk karena asyik dengan berkasnya.


"Ih apaan sih," ucap Amanda membantah tuduhan sang suami kemudian duduk di kursi.


"Ada apaan suruh aku ke sini?" lanjut Amanda bertanya saat baru saja duduk.


"Ayo kita makan," ajak Vero dengan beranjak dari tempat duduknya dan duduk di samping sang istri.


"Cuma itu?" tanya Amanda.


"Iya, makanannya sudah aku pesan sebentar lagi makanannya juga sampai." balas Vero dengan menganggukkan kepalanya dan melanjutkan katanya.


Benar saja tak butuh waktu lama Angga pun masuk dengan membawakan berbagai jenis hidangan mulai dari western hingga chinese food.


Amanda yang melihat makanan sebegitu banyaknya pun tak habis pikir, siapa nanti yang akan menghabiskan ini semuanya.


"Astaga mas ini banyak banget," ucap Amanda.

__ADS_1


"Masa sih," ujar Vero dengan bingung.


"Iya, terus ini makanan sebegitu banyaknya siapa yang akan menghabiskannya?" tanya Amanda.


"Kamu," sahut Vero dengan enteng nya seperti sedang mengajaknya bercanda.


"Ih kamu ya," ucap Amanda sebel.


"Enggak enggak sayang, nanti juga akan habis kamu tenang aja." sahut Vero dengan yakin nya.


Amanda pun mulai kembali tenang dengan tingkah sang suaminya, kemudian mereka pun memakan makan siangnya dan benar saja saat makan siang Amanda juga memberikan sebagian makanannya kepada mbk Ida dan juga Angga karena Amanda merasa mubazir kalau makanan ini nanti di buang.


Vero hanya diam dan mengikuti ucap sang istri karena dia juga merasa begitu.


Setelah makan Amanda pun ingin pamit kepada sang suami untuk kembali ke ruangannya.


"Mas, aku balik ke ruanganku dulu ya." pamit Amanda.


"Ya, padahal kan mas masih mau kamu di sini." sahut Vero dengan kecewa.


"Ih, mas ini apaan sih." sahut Amanda karena sang suami malah memeluknya dan tidak memperbolehkannya untuk pergi.


"Udah aku mau balik ke ruangan mas." ucap Amanda lagi.


"Iya." Vero pun melepaskan pelukannya kepada sang istri.


Amanda pun segera berdiri dan pamit untuk kembali, namun saat akan keluar Vero memanggil sang istri.


"Sayang," panggil Vero membuat Amanda menoleh ke arahnya.


"Iya, ada apaan mas?" tanya Amanda.


"Kenapa emangnya?" tanya Amanda


karena mengapa dia di suruh dandan yang cantik.


"Udah dandan aja," sahut Vero tanpa mau memberitahukan alasannya.


Amanda pun acuh tak acuh dan pergi meninggalkan ruangan sang suami kemudian pergi menuju ke ruangannya sendiri.


Kebetulan jam istirahat sudah selesai sehingga tak banyak karyawan yang lalu lalang sehingga Amanda tidak terlalu diperhatikan seperti waktu tadi.


Saat sudah sampai di sana sudah aja Risa dan Anggi yang menunggunya.


"Lama banget sih?" tanya Risa dengan sewot.


"Jangan iri ris," sahut Anggi dengan tertawa melihat tingkah Risa.


"Ih, siapa yang iri coba."


"Iya, maaf." sahut Amanda kemudian duduk di kursinya.


"Eh Man elo tahu gak nanti malam kalau gak salah perusahaan ngadain pesta besar-besaran," ucap Risa.


"Tapi katanya sih pak Vero gak dateng ke pesta tersebut," sahut Anggi.


"Hahh, kok aku gak tahu." balas Amanda karena dia tidak tahu tentang pesta tersebut.

__ADS_1


"Masa elo gak tahu sih Man?" tanya Risa.


"Iya, aku gak tahu."


"Yang gue bingung tapi kenapa pak Vero gak bisa datang ya?" tanya Anggi dan mendapat anggukan dari Risa.


"Iya, gue juga gak tahu."


Amanda yang ingat bahwa dia akan pergi dengan sang suami pun mengetahui mengapa sang suami tidak datang ke pesta tersebut.


Tapi yang membuat dia bingung mengapa dia tidak tahu tentang pesta tersebut, dan malah sang suami membawanya pergi.


"Hey Man, elo kok ngelamun sih?" tanya Risa.


"Eh enggak kok, udah sana kerja deh." ucap Amanda.


Mereka pun kembali bekerja seperti biasanya dan kebetulan kantor tidak terlalu sibuk sehingga pekerjaan Amanda pun tidak terlalu banyak.


Tak terasa sudah waktunya pulang kerja, Amanda yang bersiap-siap untuk pulang pun mendapat chat dari sang suami.


[Sayang kamu udah pulang?] tanya Vero di chat mereka.


^^^[Ini mas sebentar lagi,] balas Amanda ^^^


[Kalau gitu mas tunggu di parkiran ya.]


^^^[Iya mas.]^^^


Setelah itu Amanda pun menuju ke parkiran di mana sang suami sudah menunggunya.


Saat sudah sampai parkiran Amanda segera masuk ke mobil dan benar saja Vero sudah menunggunya.


"Udah lama ya nunggunya?" tanya Amanda khawatir karena tadi saat dia akan ke parkiran Risa mengganggunya untuk membantunya menyelesaikan sedikit berkasnya.


"Ya lumayan," jawab Vero dengan sewotnya seperti sedang ngambek.


Amanda yang melihat itu pun tak habis pikir karena di buat gemas oleh sang suami.


"Kamu jangan marah lagi ya," sahut Amanda memohon kepada Vero.


Karena tidak ada balasan dari sang suami, Amanda pun langsung mencium pipi Vero dan membuat orang yang di cium pun menoleh ke arahnya.


"Maaf ya," ucap Amanda meminta maaf dengan tulus.


Vero yang luluh akan ucapan sang istri pun segera mencium sang istri dengan cepat membuat Amanda hampir saja kehabisan nafas karena sang suami.


"Udah gak marah?" tanya Amanda pelan saat Vero sudah menyalakan mobilnya


"Iya." jawab Vero singkat padat jelas.


Amanda pun hanya bisa tertawa pelan dan lembut karena tingkah sang suami kalau udah ngambek gini.


Mereka pun segera menuju ke mansionnya dan bersiap untuk pergi berduaan saja tanpa Amanda tahu apa sebenarnya yang di rencanakan oleh sang suami kepadanya.


.


.

__ADS_1


NEXT.............................>


__ADS_2