Married With My Boss

Married With My Boss
Bersama Paman dan Bibi


__ADS_3

Haii readers kuu tersayang๐Ÿ™๐Ÿ˜™๐Ÿ’œ. I'm comeback๐Ÿ‘‹๐Ÿค—. Aku up lagi nih semoga kalian ga bosen - bosen sama cerita aku yaa:)๐Ÿ˜™๐Ÿ’œ. Oke, ini ceritanya semoga kalian suka๐Ÿ™. Hayukkk Sekuyyyyy๐Ÿ‘‹๐Ÿ˜‹โœŒ๏ธ.


Aku pun membantu Mama menyiapkan semua nya di meja makan. Selesai menghidangkan dan menyiapkan semuanya. Mama menghampiri Papa untuk memberi tahu kalau makanannya sudah siap.


" Pa, makanannya udah siap" ucap Mama memberi tahu.


" Oh oke Ma" jawab Papa.


Selesai memberi tahu, Mama pun kembali ke meja makan dan Papa berucap.


" Kak, ayo kita makan dulu! " ajak Papa pada Paman.


" Oh iya, ayo perutku juga sudah lapar" jawab Paman sambil tertawa kecil.


"Ah, iya ayoo" balas Papa.


Papa dan Paman pun berjalan menuju meja makan. Saat tiba di meja makan, Papa berucap.


" Wahh, wangi sekali bau makanannya, ahh aku jadii ga sabar buatt nyoba makanan ini" ucap Papa menggoda.


" Ahh, aku juga ga sabar" ucap Paman menambah.


" Ahh, Papa dan Paman bisa aja. Kalo gituu ayoo kita makan lagii, akuu juga ga sabar nih" balasku.


" Ayo, ayooo duduk!" ucap Mama pada semua orang.


Semua orang pun duduk di bangku masing - masing. Mama menyendokkan nasii dan lauk kepiring Papa. Begitu juga dengan Bibi, yang menyendokkan makanan kepiring Paman. Sementara aku sendiri menyendokkan nasi dan lauk ke piringku.


Setelah mengambil makanan masing - masing semua orang pun memakan makanan nya dengan tenang dan lahap. Saat makan Papa berucap,


" Wahh, enak banget makanannya aku jadi pengen nambah nih" ucap Papa


" Kalo enak tambah dong. Papa mau nambah?" tanya Mama.


" Iya, dikit lagii Ma" jawab Papa.

__ADS_1


Mama pun menambah nasi dan lauk kepiring Papa.


" Cieee, doyan apa laper tuuh?" ucapku menggoda Papa.


" Dua - duanya, hahahha" balas Papa sambil tertawa kecil.


"Hahahaha" ucap semua orang menertawakan Papa.


Setelah beberapa menit, kami semua pun siap makan. Aku membantu Mama dan Bibi mencuci piring sementara Papa sedang mengobrol diruang tamu bersama Paman.


Saat aku dan Bibi mencuci piring, Mama sedang menyiapkan cemilan untuk Papa dan Paman.


Setelah beberapa menit selesai mencuci piring Mama dan Bibi pun mneghampiri Papa dan Paman di ruang tamu. Sementara aku pergi ke kamarku.


Aku mengganti pakaianku dengan baju tidur. Selesai mengganti baju, aku merebahkan tubuku di kasur kesayanganku. Sambil bermain handphone, aku membuka WhatsApp disana sudah banyak pesan yang masuk. Yaitu pesan grup ku yang beranggotan 3 orang yaitu, aku, Jessica dan Gisella. Itu grup kami bertiga, bernama "GirlsSquad". Ada juga pesan dari grup kelas. Aku pun membuka pesan grup "GirlsSquad" ku. Di pesan itu Jessica sudah mengomel karena aku belum nongol dari pulang kampus sampai sekarang.


" Princess Adel dimana? Kami rindu nihh" ucap pesan Gisella


" Lagii haluin Oppa mungkin, karena dia sadar haluannya cuma mimpi, trus dia frustasi mungkin jadi stress" balas Jessica meledek.


" Kurang ajar lo Cik. Gada otak lo. Kalo Adel tauu bakal marah besar tuhhh, Wahh parah lo Cik, ntar gue ketawa aja dah kalo Adel udah nongol" balas Gisella


" Ehh iyaa yaa, dia bakal tauu kecuali kaloo dia jadii Orgil, gabakal tauu dia. Kan orgil ga buka hp, hhahaa" balas Gisella.


" Ehh btw Orgil apaan Sell??" tanya Jessica.


" Masa lo ga tauu sih Cik. Orgil itu, kepanjangan dari Orang Gila, hahhaa" jawab Gisella.


" Ehh, bege luuu, hahaha" balas Jessica.


Aku pun membalas pesan mereka.


" Dasar temen laknat lo semua๐Ÿ˜ก" ucapku sambil memberi emot marah


" Ehhhh Princess Adel dateng" jawab Jessica.

__ADS_1


" Welcome Adell Cantikku" balas Gisella.


" Dasar, Gaada Akhlak loo" jawab ku.


" Hehehe becanda Bossquuu" balas mereka sama.


" Udahh gue off duluu byee" ucapku


" Lo yang gaada akhlak, udahh ganggu gue lagii ena - ena malah pergi lagi, dasar bege lo" balas Jessica


" Ehh Cik, lo ena - ena? Ngapain aje?sama siapa? Dimana?" tanya Gisellaa


" Iya lagii makann nihh sama kucing gue, mau lo?" tawar Jessica.


" Idihh, gue kira ena - ena apaan, hahha" balas Gisella.


" Dasar omess loo" balas Jesica.


Setelah membaca pesan itu, aku duduk dibalkon kamar sambil mendengar lagu kpop kesayanganku. Aku merasakan angin yang sejuk menerpa kulit lengan ku.


Aku pun memikirkan sambil berucap.


" Hemm, kenapa ya gue ngerasa kaya ada yang aneh dengan Paman dan Bibi? Gue ngerasa ada sesuatu, tapi apa yaa? Udah la, bisa gila gue mikirin inii. Gabolee Suudzon Dell, Dosaa apalagi Suudzon sama keluarga sendiri" ucapku pada diriku.


Setelah beberapa menit duduk dibalkon aku kebawah, ingin melihat apakah Paman dan Bibi sudah pulang. Setelah sampai dibawah ternyata.....???


_____________________________________________________________________


Wahhh, ternyata kenapa itu??? Penasaran? Selaluu stay yaa dicerita aku.โœŒ๏ธ


Maaf typo bertebaran:v๐Ÿ™


Maapin yee kalo aku telat up nyaa:)Hehe๐Ÿค—๐Ÿ˜™โœŒ๏ธ. Semoga kalin ga bosen nunggu kelanjutan cerita aku๐Ÿ™๐Ÿ’™.


Terima Kasih sudah membaca๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ’™.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan Jejak dengan cara Komen๐Ÿ’ฌ, Like๐Ÿ‘ dan Klil Lovenyaโ™ฅ๏ธ


" TERIMA KASIH"๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ˜™๐Ÿค—.


__ADS_2